Trenz Indonesia
News & Entertainment

Baim Rilis Album ke-6 Wasowekete is a Waluwa

332

Trenz Music | Tepat 20 tahun sejak bersama grup musik ADA band merilis album perdananya bertajuk ‘Seharusnya’ (1997), Baim kembali merilis album anyarnya sekaligus  album solo yang ke-6 yakni “Wasowekete is a Waluwa”.

Sebuah Judul album yang unik namun berkesan buat Baim, kata Wasowekete is a Waluwa sendiri bukanlah diambil dari perbendaharaan kata yang ada namun diambil dari celotehan yang sering terungkap dari Zoey anak kedua Baim dan Artika Sari Dewi, Puteri Indonesia 2004 yang dinikahinya ditahun 2008 lalu.

“Wasowekete is a Waluwa adalah celotehan panjang yang sering saya dengar dari Zoey, saat melihat pelangi yang hadir usai hujan” ujar Baim saat merilis album “Wasowekete is a Waluwa” di Foodism Kemang, Jakarta, Jum’at (17/11).

Wasoswekete is a Waluwa memang merupakan ungkapan perasaan bahagia Zoey ketika hujan datang, lalu mereda dan muncul pelangi. Bisa difilosofikan, Wasowekete is a Waluwa (Pelangi Usai Hujan) mengandung arti sebuah harapan atau optimisme, bahwasannya seberat apapun masalah yang dihadapi, pasti akan usai dan berakhir dengan bahagia. Pelangi Usai Hujan inilah yang menjadi ide sekaligus judul lagu yang dinyanyikan Baim berdua putri sulungnya Sarah Abiela Ibrahim alias Abbey (7 tahun).

“Tema lebih memberi semangat pada siapapun, jangan menyerah, lebih optimis dan selalu ada pemecahan masalah” jelas Artika Sari Dewi penulis lirik Wasowekete is a Waluwa.

“Celotehan terpanjang dari Zoey yang sering diingat, wasowekete is a waluwa, bermakna disaat sedih nanti akan ada sesuatu yang indah /pelangi)” lanjut Artika.

Wasowekete is a Waluwa” merupakan album solo ke 6 Baim. Sebelumnya Baim pernah merilis album “Fresh” (2002); “Nafasku” (2004); “Terbaik Untukmu” (2006); “Perfeksionis” (2009) dan album instrumental gitar bertajuk “Chaotic Gemini” yang dirilis ditahun 2011 lalu.

Dibawah naungan label Big Indie NAGASWARA, album solo ke 6 Baim bertajuk “Wasowekete is a Waluwa” terdiri  dari 8 lagu (5 lagu baru, 2 lagu remake dan 1 lagu aransemen baru) yang hampir semuanya mengusung tema tentang cinta yang universal, yakni: ‘Mending Jangan’, ‘Kutemukan Cinta Lagi’, ‘You Were There’, ‘Jika Kau Kekasihku’, ‘Dalam Pelukmu’, ‘Jangan Menyerah’, ‘Pelangi Usai Hujan (Wasowekete is a Waluwa)’ Feat Abbey + Zoey dan ‘You Were There’ (piano version).

Single ‘You Were There’ yang liriknya ditulis oleh Andrew Philip Buckle merupakan hits dari album “Nothing But The Truth” dari grup musik asal Australia Southern Sons,  yang dirilis pada tahun 1992. Lagu ‘You Were There’ merupakan lagu favorit Baim yang juga pernah berharap akan dapat menyanyikan ulang lagu tersebut dan akhirnya baru kesampaian setelah 25 tahun kemudian lewat album “Wasowekete is a Waluwa”.

Selain lagu ‘Pelangi Usai Hujan (Wasowekete is a Waluwa)’ yang dinyanyikan Baim bersama kedua putrinya Abbey + Zoey, ada juga lagu bertajuk ‘Mending Jangan’ yang merupakan karya kolaborasi Baim bersama Andre Harihandoyo (AHSP).

 Masih kental dengan nuansa pop, lagu-lagu di album “Wasowekete is a Waluwa”  sangat easy listening dengan didominasi berbagai sound gitar.

“Saya sangat concern untuk memainkan musik saya, dengan bunyi-bunyian dan sound yang tidak berisik dan membuat orang enggan pindah channel dengan sedikit balutan yang lebih bluesy” papar Baim yang juga dipanggil Bebe saat bergabung di The Dance Company bersama Riyo (Aryo Wahab), Wega (Pongky Barata) dan Embot (Nugie).

“Kini saatnya untuk tenang, berbuat sesuatu untuk santai dan bisa menikmati dengan keluarga saya”, lanjut Baim.

“Semoga album Wasowekete is a Waluwa bisa memuaskan rasa rindu pada karya musik saya dan diterima semua pecinta musik tanah air”, pungkas Baim. (Fjr/TrenzIndonesia) | Foto: Ihsan dan Fajar

Leave A Reply

Your email address will not be published.