Trenz Indonesia
News & Entertainment

ISYANA SARASVATI Pukau Konser INVITATION TO THE DANCE

198

Trenz Music | Dengan melantunkan dua karya klasik yakni karya Johann Strauss II (1825-1899) yakni Frühlingsstimmen – Walzer, Op 410, Serta karya Camille Saint-Saëns (1835-1921), yakni Danse Bacchanale, Isyana Sarasvati tampil memukau saat memeriahkan pertunjukan Invitation To The Dance yang dipersembahkan oleh Jakarta Concert Orchestra (JCO), Avip Priatna serta didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (31/1).

Lahir dan dibesarkan di kota Bandung pada tahun 1993 dari lingkungan keluarga pendidik, Isyana mulai diperkenalkan instrumen musik oleh ibunya pada usia 4 tahun. Sejak itu, musikalitas Isyana terus berkembang. Isyana telah mengusai sejumlah instrumen, antara lain piano, electone, flute, biola, dan saxophone, demikian juga bakat dan kemampuan vokal-nya telah nampak menonjol sejak usia sangat dini.

Isyana lulus dengan predikat Cumlaude (first class) sebagai Bachelor of Music (Honours) dari Royal College of Music (RCM) London, serta memperoleh Best Graduate Award dari Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) Singapore. Berdasarkan prestasi akademiknya, Isyana juga memperoleh penghargaan Embassy of Peru Award.

Isyana telah mencapai sejumlah prestasi, antara lain: Juara 1, Kategori Professional, Kompetisi Vokal Nasional Tembang Puitik Ananda Sukarlan, Indonesia (2013); Gold Certificate, 5th Bangkok Opera Foundation  Singing  Competition Bangkok, Thailand (2013); Juara 1, 6th Tan Ngiang Kaw/Tan Ngiang Ann  Memorial Vocal Competition, Singapore (2012); Pertukaran Pelajar ke Tainan National University of the Arts Tainan, Taiwan (2012).

Dalam perjalanan belajarnya sebagai soprano, Isyana berterima kasih atas supervisi dan  bimbingan yang sangat  intensif dari para pengajar profesional, terutama: Dr. Chen Hsing An Jessica (2013-2014), Mr Lim Yau (2013-2014), Lim Shieh Yih (2012), Joyce Khoo (2010-2012); Avip Priatna (2009-2010); dan Paulus H. Yoedianto (1998-2008).

Isyana mendalami instrumen electone di bawah bimbingan Luana Marpanda. Sejumlah prestasi yang telah diraih, antara lain: 3 kali Juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival (2005, 2008, 2011); termasuk 15 Semifinalis Yamaha Electone Concours tingkat Dunia di Jepang (2012). Disamping Electone, Isyana mendalami instrumen piano di bawah bimbingan Iswargia Sudarno. Isyana berhasil meraih sejumlah prestasi, antara lain: 2 kali Finalis  Yamaha Piano Kompetisi tingkat Nasional ; 4 kali menjadi Juara 1 Kompetisi Piano Jawa Barat. Sejak bulan Juni 2014, Isyana bergabung dengan Sony Music Entertainment, dan saat ini Isyana sedang mempersiapkan solo albumnya, yang dibuat bersama composer & arranger di Swedia. Isyana sudah merilis 2 single yang berjudul “Keep Being You” dan “Tetap dalam Jiwa”. (PR/TrenzIndonesia) : FotoL Dok. Imaged Dynamics

Leave A Reply

Your email address will not be published.