Trenz Indonesia
News & Entertainment

Rudi Harsa Tanaya dan ReJo 99 Indonesia Ikrarkan Tekad Untuk Jokowi 2 Periode

225

Trenz News | Sekitar 400 relawan yang hadir dan memeriahkan  acara Deklarasi Relawan Joko Widodo 99 (ReJo 99) menyatakan ikrar bersama untuk “Jokowi 2 Periode”,

Menurut H. Rudi Harsa Tanaya, Ketua ReJo 99,  sebutan Rejo 99 itu berawal dari kesatuan juang sejumlah simpatisan hingga kader partai yang pernah ikut bersama memenangkan PDI Perjuangan pra 99. Juga, ikut  bersama mendampingi Jokowi saat gelaran Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014.

“Jadi mayoritas yang mendeklarasikan ReJo 99 itu memang lebih pada mantan pengurus PDIP sejak tahun 99”, jelas Rudi Harsa, usai acara Deklarasi Relawan Joko Widodo 99 (ReJo 99) di Bogor Nirwana Residence, Bogor, Jum’at (27/4).

Saat itu, acara Deklarasi Relawan Joko Widodo 99 (ReJo 99) di Bogor dihadiri oleh Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dr. Drs. H. Anton Charliyan MPKM, Calon Wakil Walikota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, Ketua DPRD Kota Bogor H. Untung Maryono SE, ‘Jokowi KW 2’ atau Reza Sri Mulyadi, dan beberapa tokoh penting lainnya. Selain itu hadir juga relawan dari DPP Kota Bogor, serta perwakilan ReJo 99 dari DPC Kabupaten Bogor, DPC Kota Depok, DPC Bekasi, DPC Kabupaten Bandung Barat, DPC Kota Bandung, DPC Kabupaten Bandung, DPC Kabupaten Cianjur, DPC Kota Sukabumi, DPC Kabupaten Sukabumi, DPC Garut, DPC Majalengka, DPC Tasikmalaya, DPC Kabupaten Kuningan, DPC Kabupaten Purwakarta, DPC Kabupaten Subang, DPC Kabupaten Karawang dan lainnya. Tampak pula perwakilan dari Kokolot Bogor (Forkind) Forum Komunikasi Independen serta BMI (Banteng Muda Indonesia).

Ikrar ReJo 99 sendiri dibacakan oleh Toto Singodipo yang didampingi H. Rudy Harsa Tanaya,  SKP Silaban, Benny Damanik, Ade, Teti, Suryana, Bambang, Yanti, Siska serta seluruh yang hadir di acara Deklarasi Relawan Joko Widodo 99 (ReJo 99).

Jokowi, bagi kami merupakan inspirasi anak bangsa di negeri ini yang telah mengenalkan makna kepemimpinan selaras nilai Pancasila yang berpihak pada rakyat.

  1. Dia, Jokowi merupakan seorang sosok pemimpin muslim yang bhinekais.
  2. Memanusiakan sesama anak bangsa tanpa membedakan latarbelakang, memilih setia hidup sederhana dan menjauhkan diri dari kemewahan dan gemar blusukan demi mengikat silaturahmi semangat bersaudara.
  3. Berkomitmen menjaga persatuan NKRI dari perpecahan ditengah deraan fitnah, cibiran hingga hujatan para pembencinya.
  4. Mengedepankan musyawarah sebagai ciri ketimuran bangsa Indonesia.
  5. Membudayakan sikap kepedulian sosial, berbagi pada sesama, sesuai sila kelima Pancasila.

Hadirnya Jokowi, juga menyadarkan bangsa ini bahwa, seorang pemimpin tak harus lahir dari kalangan berada. Hal itu dibuktikan dari perjalanan karirnya yang berangkat dari rakyat jelata.

Jokowi, yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo berasal dari keluarga sederhana.

Beragam kesulitan ekonomi pernah dilalui saat masa kecilnya. Jokowi kecil pernah membantu orang tuanya berdagang, mengojek payung, hingga jadi kuli panggul untuk membiayai keperluan sekolah dan uang jajannya sendiri hingga akhirnya mengenyam pendidikan di Universitas Gajah Mada, jurusan kehutanan.

Pada tahun 2005, Jokowi mulai terjun ke dunia politik. Ia diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan maju sebagai calon walikota Surakarta karena dianggap sebagai sosok yang sukses dan pintar. Cerita sukses seorang anak rakyat jelata diawali Jokowi saat ia menang dalam pilkada di Solo dengan prosentase suara sebesar 36,62%.

Perubahan drastis pun dilakukan Jokowi untuk Solo, hanya dalam waktu singkat. Beberapa pencapaian hebatnya adalah keberhasilan membangun pasar tradisional baru, termasuk pasar barang antik dan pasar peralatan rumah, membangun city walk sepanjang 7 km dengan trotoar lebar untuk pejalan kaki sepanjang jalan utama Solo, membangun Solo Techno Park, yang membantu mendukung proyek mobil Esemka Indonesia, dan masih banyak lainnya.

Prestasi itu membuat Jokowi diajukan untuk jadi gubernur ibu kota Jakarta pada tahun 2012 dan menjadi presiden setelah unggul di pilpres 2014 silam. Pada era kepemimpinan Jokowi sebagai Presiden RI, beragam kemajuan pun dirasakan semua bangsa. Dan, hal itu menegaskan, perjalanan kita anak bangsa bersama Jokowi untuk mensejahterakan negeri harus diteruskan.

Karenanya:

Relawan Jokowi 99 Indonesia Ikrarkan

Dengan ini, kami yang saat ini berdiri disini, relawan Jokowi (Rejo) 99 yang berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumai, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Majalengka dan seterusnya, menyatakan ikrar bersama :

  1. Akan mengawal Jokowi di pencapresan 2019
  2. Akan setia bersama berjuang dari kita, oleh kita, untuk Indonesia, dengan kepemimpinan Jokowi.
  3. Menyatakan sumpah bersama menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 45 dan keutuhan NKRI.
  4. Menegaskan, satu kebulatan suara, Jokowi 2 periode

Masih menurut H. Rudi Harsa Tanaya, awalnya kami berdiskusi soal PilPres 2019 mendatang untuk Jokowi 2 Periode.

“Kita bisa merasakan dan melihat prestasi Jokowi sudah cukup banyak yang berhasil, misalnya di Jawa Barat ada Bocimi dan lainnya. Dengan beragam prestasi yang dihadirkan oleh Jokowi, kita ingin Jokowi dua periode. Sementara sebelumnya saal PilPres 2014 lalu, di Jawa Barat Jokowi kalah suara. Kita ingin untuk periode kedua ini pak Jokowi bisa menang di Jabar. Rejo 99 ini masih punyak waktu setahun lebih, targetnya Jokowi tetap menang tapi juga tidak kalah di Jabar”. Papar Rudi Harsa.

“Kita juga sedang berjuang utk Hasanah, sementara kalo kita berbicara Jokowi 2 periode di JaBar menang, maka akan lebih mudah bila dukungan kita kepada Hasanah juga bisa berhasil. Karena target utama Rejo 99 bersama sama partai dan lainnya adalah untuk mendukung calon yang diusungnya”, tambah pria kelahiran Bogor, 20 Agustus 1950 ini.

“Meski di sponsori oleh alumni PDIP angkatan 99, namun ReJo 99 ini terbuka, tidak bawa nama partai dan siapapun yang memang mau berjuang dan membantu untuk Jokowi 2 Periode, Alhamdulillah ikut sama kita, makanya kita disebut relawan”, jelas mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat untuk periode 2005 -2010 serta tahun 2010 -2012.

Berikut Susunan Pengurus ReJo 99 Indonesia

Propinsi Jawa Barat

Ketua                            : H. Rudy Harsa Tanaya

Wakil Ketua 1             : SKP Silaban

Wakil Ketua 2             : Toto Singodipo

Wakil Ketua 3             : Edy SP

Wakil Ketua 4             : Dodot

Wakil Ketua 5             : Jefry Ricardo

Wakil Ketua 6             : Dede Maesyaroh

Wakil Ketua 7             : Suryana

Wakil Ketua 8             : Supriyadi

Wakil Ketua 9             : Alamsyah

Wakil Ketua 10           : Siska Sagita

 

Sekretaris                    : Bambang Indarto

Wakil Sekretaris 1     : Beni Damanik

Wakil Sekretaris 2     : Yanti Susanti

 

Bendahara                   : Bambang Gunawan

Wakil Bendahara       : Togu Manalu

 

Dideklarasikan di Bogor Jawa Barat, karena selain Bogor menjadi DPP ReJo 99, namun ReJo 99 menjadi kelompok relawan yang fokus berjuang untuk kemenangan Jokowi di Jawa Barat.

“Pemikiran saya ReJo 99 memang di Jabar, agar Jokowi menang di Jabar, tapi kalo dapat respon dari daerah lain ya Alhamdulillah bisa jadi Rejo Indonesia”  pungkas H. Rudi Harsa Tanaya. (Fajar) | Foto: Fajar & Dok. ReJo 99

Leave A Reply

Your email address will not be published.