Trenz Indonesia
News & Entertainment

RATNA LISTY Jadi Pemburu Hantu

205

Trenz Profile |Kadang kegagalan bisa memberikan pintu karier yang lain. Setidaknya itu dialami penyanyi Ratna Listy,  usai kegagalannya membangun restoran bebek Jumbo, membuat Ratna berkenalan dengan seorang ahli supranatura yakni Panglima Langit.  “Ceritanya usaha restoran saya kan dikerjain orang,  nah karyawan saya sering kesurupan.  Terus saya panggil orang pinter, eh, dia memang mumpuni. Setelah kejadian itu, akhirnya saya dan Panglima Langit jadi sering ngobrol intensif dan kemudian saya belajar tentang pengobatan dengan non medis, “ujar Ratna ketika ditemui ditempat prakteknya di kota wisata Bekasi  Senin malam, (6/5)

Setelah belajar secara intensif, akhirnya Panglima Langit sebagai gurunya meminta Ratna untuk mempraktekan ilmu dari pria asal Aceh itu. “Saya jarang menurunkan ilmu kepada siapapun, tapi entah kenapa kepada Ratna saya justru bersemangat. Karena Ratna memang memiliki kemampuan itu,  hanya saja tidak di asah,”  ujar Paglima Langit.

Akhirnya Penyanyi asal Madiun Jawa Timur ini memberanikan diri untuk buka praktek. “Tapi saya masih harus didampingi, karena untuk melawan roh halus yang kuat, saya belum mampu,” ujar Ratna sambil memperlihatkan video ketika ia menyembuhkan  salah satu ustad yang kemasukan banyak mahluk halus untuk meyakinkan penulis.

Kemampuan Ratna mengusir penyakit yang ditimbulkan oleh mahluk halus menyebar luas.  Kemudian mantan Host Dua Dunia Trans 7 ini membuat program radio di radio milik pemda Bogor. “Awalnya pimpinan radio berobat kepada kita berdua,  eh, sembuh. Makanya kita berdua disuruh buat program pengobatan penyakit non medis. Untuk itu muncullah ide program namanya Ghostbusters,” papar Ratna

Lebih jauh Ratna mengatakan, kalau memang ada pasien yang tidak bisa datang karena penyakit lumpuh, atau alasan lain, Ia pun mau datang kerumah pasien. “Kalau memang ada orang yang butuh bantuan saya, dan kebetulan tidak bisa datang ke tempat praktik saya karena alasan penyakit, saya siap datang kerumah pasien,” ujarnya.

Soal biaya, Ratna tidak pasang tarif mencekik layaknya pengobatan non medis yang bertebaran dimana-mana. “Buat saya bisa membantu menyembuhkan penyakit saja sudah ibadah. Dan saya nggak munafik disini saya juga cari duit tapi tidak membabi buta, kalau memang pasiennya nggak mampu ya saya gratisin,”  pungkas Ratna Listy.  (ThressNo/TrenzIndonesia )

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.