Trenz Indonesia
News & Entertainment

LEMMON.ID Building Tawarkan Sarana Gedung Pertunjukan Serta Studio Live Recording Broadcasting.

Didukung Fasilitas Tata Suara Dan Tata Cahaya Yang Prima

391

Trenz Music | Tetap berkomitmen menjadi mitra pendukung industry media komunikasi dan entertainment yang dapat diandalkan, LEMMON.ID yang sebelumnya  berada di kawasan Hanggar, daerah Pancoran, Jakarta Selatan memperkenalkan lokasi terbarunya yag lebih strategis dengan fasilitas pendukung yang lebih mumpuni.

Dengan focus utama menyediakan studio sewa untuk pengambilan gambar, peralatan siaran, manajemen sistem pencahayaan dan semua yang terkait lainnya, LEMMON.ID Building yang kini berpindah lokasi ke Jl. Raya Pejaten No. 45 RT.8/RW.10, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terus berinovasi sekaligus menghadirkan atmosfir baru yang lebih fresh dan nyaman.

Seperti aktifitas sebelumnya dengan 3 studio LEMMON.ID di kawasan Hanggar yang kini sudah tidak aktif, keberadaan LEMMON.ID Building di lokasi terbarunya ini tetap di prioritaskan untuk penggunaan beragam kegiatan syuting program TV. Namun meski diiwacanakan sebagai uji coba, ternyata  LEMMON.ID Building seluas 2 x 3 meter persegi dengan area parkir yang luas ini juga bisa dimanfaatkan untuk gedung pertunjukan yang mampu menampung hingga 1.200 orang.

Setidaknya, beberapa waktu lalu, untuk kali pertama, LEMMON.ID Building telah membuktikannya dengan menjadi arena mini konser Indra Lesmana Project bertajuk  #ILP ShowCase – Scared Geometry, Rabu (27/6).

“Iya benar gedung ini akan dipakai untuk mini konsernya Indra Lesmana dan kawan-kawan. Karena tiga studio yang di Hanggar sudah tidak ada, jadi semua kegiatan syuting teve nantinya disini. Kali ini kita akan uji coba untuk konser musik,” jelas Ivan Sirlina, Direktur LEMMON.ID saat ditemui di gedung barunya di Pejaten Raya 25, Jakarta Selatan , dua hari sebelum pelaksanaan mini konser #ILP ShowCase – Scared Geometry, Senin (25/6).

Didampingi Wahyu Hidayat dan Lemmy Ibrahim, Ivan Sirlini menegaskan bahwa LEMMON.ID Building juga sangat layak untuk pelaksanaan konser musik.

Ivan Sirlini, Wahyu Hidayat & Lemmy Ibrahim

“Makanya, untuk menunjang mini konser Indra Lesmana Project agar mampu menghadirkan atmosfir konser yang megah dan mampu memberi kepuasan maksimal kepada penontonnya , Dan lewat dukungan dari divisi LEMMON.ID Lighting System, kami sudah menyiapkan lighting dengan puluhan lampu dari produsen ternama seperti Robe, SGM, Lupo, Arri, dan Chauvet serta dukungan Sound System dari  DSS Studio.” Ungkap Ivan.

Terbukti, meski menjadi ajang pertunjukan untuk kali pertama, LEMMON.ID Building yang dijadikan venue mini konser Indra Lesmana Project bertajuk  #ILP ShowCase – Scared Geometry mampu menghadirkan atmosfer megah yang spektakuler.

Meski menyajikan pertunjukan musik jenis baru dan tidak umum, namun Indra Lesmana yang tampil beda bersama band bentukannya yang bernuansa progressive metal dan progressive rock mampu menjawab rasa penasaran dan memberi kepuasan tersendiri bagi penonton yang hadir.

Konser sesuai title mini album perdanana, bertajuk “Scared Geometry”, Indra Lesmana Project  (ILP) dikomandoi Indra Lesmana (synthetizer) serta Karis dan Rayhan Syarif (gitar), Shadu Shah/Shadu nRasidji (bass), dan  Hata Arysatya (drum) serta Togar (vokalis) yang tampil memikat dengan lagu lagu barunya seperti I. Awakening (06.00), II. Acknowledge (06.12), III. Ascension (05.30), Acceptation (11.09).

Tentunya aksi memikat Indra Lesmana Project  didukung kualitas tata suara yang mumpuni, yang bahkan karenanya menurut Ivan apa yang tersedia di LEMMON.ID Building sudah mampu untuk dijadikan sebagai fasilitas live recording broadcasting. Terlebih tata lampu yang ditawarkan di konser tersebut mengemas konsep aliens dengan kualitas lampu yang prima. (Fjr/Trenz Indonesia) |Foto- Fajar,  Agus Blues, Edo dan Taufik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.