Trenz Indonesia
News & Entertainment

Sambut Bulan Pemuda 2018: Kemenpora Ajak Pemuda Bersatu Lahirkan Inovasi

Kemenpora Ajak 28,000 pemuda bersatu bacakan ikrar Sumpah Pemuda dalam acara puncak Youth Expo dan Festival.

18

Trenz News | Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak ribuan pemuda berprestasi Indonesia untuk bersatu dan lahirkan inovasi dalam acara puncak menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-90 bertajuk “Bangun Pemuda, Satukan Indonesia.” Lebih dari 1,000 pemuda berprestasi dan 150 organisasi kepemudaan di Indonesia berkumpul pada Minggu (28/10) untuk mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di halaman utama Kemenpora Senayan, Jakarta. Mereka adalah kaum pelajar yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai organisasi yang membentuk karakter pemimpin para pemuda dalam melahirkan inovasi untuk kemajuan bangsa.

Lewat pidato yang disampaikan oleh Asrorun Ni’am Sholeh, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk bersatu, lahirkan ide dan gagasan inovatif yang mampu membangun dan membawa kemajuan bangsa. Inilah pesan utama “Bangun Pemuda, Satukan Indonesia” yang ingin disampaikan lewat acara puncak ini.

“Kerja keras para pemuda harus kita serap sebagai energi untuk bangsa. Apalagi, saat ini Indonesia sedang mengalami bonus demografi generasi muda. Ini jelas menguntungkan karena lewat ide-ide kreatif dan pemikiran inovatifnya, merekalah yang menjadi penentu kemajuan bangsa,” ujar Asrorun Ni’am Sholeh, Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora.

Dalam acara puncak ini, Kemenpora juga mengajak tak kurangnya 28,000 pemuda untuk berkumpul pada Minggu (28/10) sore di Gelanggang Olahraga Velodrome, Rawamangun, untuk ikrarkan kembali Sumpah Pemuda, sebagai tonggak perjuangan dan persatuan bangsa 90 tahun silam.

Puncak acara bertajuk “Youth Expo and Festival” ini juga diisi oleh berbagai pameran wirausaha, talkshow, perlombaan dan karnaval kepemudaan dari berbagai komunitas di seluruh Indonesia, seperti Reog Ponorogo, Kapoeira, serta berbagai tarian dan kesenian daerah yang dibalut dalam kostum yang meriah. Sebagai penutup acara, disuguhkan penampilan istimewa dari  empat musisi ibukota, seperti Coklat, Kotak, Tipe-X, dan Republik serta Donasi Pemuda Indonesia untuk Gempa Lombok, Palu, dan Donggala.

Sejak awal Oktober, Kemenpora telah menggelar berbagai kegiatan dengan tujuan untuk meningkatkan inovasi dan keahlian pemuda dalam pembangunan nasional, antara lain: ‘Pekan Pemuda Kreatif’, ‘Apresiasi Wirausaha Muda Berprestasi’, ‘Apresiasi Difabel Berprestasi’, ‘Pemuda Mandiri Membangun Desa’ (PMMD), dan ‘Kota Layak Pemuda’.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh pemenang dari berbagai kategori ini kemudian juga diberikan penghargaan pada malam Tasyakkur Sumpah Pemuda di Balai Samudera, Jakarta Utara, 29 Oktober malam. Salah satu penghargaan yang akan diberikan adalah Pemuda Pelopor yang diikuti 49 finalis terpilih yang berprestasi dalam lima bidang, yaitu:  ‘Sumber Daya Alam’; ‘lingkungan dan pariwisata’; ‘bidang pangan’; ‘bidang pendidikan’; ‘bidang inovasi teknologi; serta bidang agama, sosial dan budaya’.

Kemenpora menegaskan berbagai rangkaian kegiatan ini lebih dari sekedar seremonial semata, melainkan diharapkan dapat memacu pemuda dalam kegiatan kepeloporan dan kesukarelawanan di lingkungannya masing-masing. “Puluhan ribu pemuda ini akan menjadi agen perubahan bagi komunitasnya. Jika ada indikasi adanya potensi kerawanan sosial, cepat ambil peran. Cegah agar tidak menimbulkan masalah sosial lebih luas.  Demikian juga jika ada anak-anak yang seharusnya bersekolah tetapi dia tidak bersekolah, ambil prakarsa,” tegas Niam. (PRNewswire/TrenzIndonesia) | Foto: dok. PRNewswire

Leave A Reply

Your email address will not be published.