Trenz Indonesia
News & Entertainment

Indonesia Menari 2018 Dimeriahkan 4200 Penari

Digelar di 4 Kota: Jakarta, Bandung, Solo & Semarang

269

Trenz Edutainment | Dihelat untuk kali ketujuh, gelaran Indonesia Menari kian mendapatkan respon positif dari masyarakat pecinta seni budaya terlebih pecinta tarian tradisional Indonesia.

Terbukti, di tahun ini, acara yang kini bertajuk “Indonesia Menari 2018”, sukses digelar di 4 kota di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Solo dan Semarang, Minggu (11/11). Sebanyak 4.200 peserta ikut memeriahkan “Indonesia Menari 2018” yang terdiri dari perorangan, berbagai komunitas generasi muda, sanggar tari, komunitas pecinta tari, sekolah dan universitas di Indonesia, semuanya bersama-sama menari dan menunjukkan kemampuannya guna memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah.

Menjadi agenda tahunan yang dihelat sejak tahun 2012 lalu, “Indonesia Menari 2018” yang ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih dekat dengan tarian tradisional yang dikemas secara modern ini diselenggarakan oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, sebagai bentuk nyata kepedulian pada budaya Indonesia khususnya tarian.

“Kami melihat Indonesia Menari adalah kegiatan positif yang perlu dijalankan secara konsisten setiap tahunnya untuk mengajak berbagai jenis elemen masyarakat menari bersama sebagai bentuk nyata kepedulian pada budaya Indonesia khususnya tarian. Di tahun ke-7 penyelenggaraannya, semakin banyak permintaan dari para pecinta seni untuk menyelenggarakan Indonesia Menari di daerahnya dan setelah digelar secara serempak untuk pertama kalinya di 3 kota tahun lalu, kami menambah satu kota lagi, yakni Semarang tepatnya di Taman Indonesia Kaya yang baru saja diresmikan pada 10 Oktober yang lalu.”, ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

“Kegiatan ini ternyata disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat yang menjadi suatu penghargaan dan pemacu semangat kami untuk terus berusaha menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda untuk mencintai ragam musik dan tarian daerah,” lanjut Renitasari Adrian.

Di mulai tepat pkl. 13.00 WIB dengan konsep indoor, 4.200 Peserta yang memeriahkan “Indonesia Menari 2018” yang digelar bersamaan di 4 kota terdiri dari 1.500 peserta di Grand Indonesia, Jakarta, 1.200 peserta di 23 Paskal Shopping Centre, Bandung, 1.200 peserta di Mall The Park, Solo. Sementara sebanyak 300 peserta ikut memeriahkan  “Indonesia Menari 2018” di Taman Indonesia Kaya, Semarang, yang digelar dengan konsep out door dan baru dimulai pkl. 16.00 WIB.

Dimas-Beck-Ufa-Sofura-koreografer-Ify-Alyssa

Sementara beberapa pekerja seni juga ikut hadir dan turut menari bersama dalam kemeriahan Indonesia Menari 2018 di masing-masing kota. Mereka diantaranya adalah Aktor Dimas Beck dan Ify Alyssa di Jakarta; Bisma Karisma dan Gloria Jessica di Bandung, sedangkan Rafael dan Marsha Aruan ikut meramaikan Indonesia Menari 2018 di Solo.

Dikonsep oleh Ufa Sofura, perhelatan “Indonesia Menari 2018” dilangsungkan dengan bentuk tarian massal koreografi yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern dengan durasi 4 menit yang diiringi musik aransemen Pongky Prasetyo yang menggabungkan lagu daerah dari Riau (Soleram), Kalimantan Selatan (Ampar-Ampar Pisang), Jawa Tengah (Cublak-Cublak Suweng), dan Papua (Yamko Rambe Yamko).

Ufa Sofura sendiri telah menggeluti dunia tari sejak usia 17 tahun. Kecintaannya pada dunia tari membawanya mengikuti beberapa kursus tari singkat di luar negeri, seperti di Singapura, Jepang, Amerika Serikat, dan Jerman. Ketekunannya pada dunia tari juga mengantarkannya meraih beragam prestasi dan memberikannya kesempatan untuk ikut serta dalam berbagai pentas tari, baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga terpilih menjadi koreografer acara resepsi host country pertemuan tahunan 2018 International Monetary Fund (IMF) dan Kelompok Bank Dunia (World Bank) di Bali.

Penari yang memiliki nama lengkap Sofura Maulida ini memadukan gerakan tari tradisional dan mengemasnya secara modern. Para peserta dapat menyaksikan tutorial gerakan Indonesia Menari 2018 melalui www.indonesiakaya.com/indonesiamenari/2018/tutorial. Para peserta diwajibkan untuk mengikuti gerakan tari yang telah dikonsep, namun gerakan ini terbuka untuk dikreasikan oleh para peserta kelompok misalnya berkreasi di pola lantai/blocking, variasi tinggi rendah pada setiap gerakan.

“Saya bersyukur kembali terlibat dalam Indonesia Menari, dimana tahun ini dipercaya untuk menciptakan koreografi Indonesia Menari 2018 yang menggabungkan unsur tradisional dan modern dengan perbandingan yang seimbang.”, ujar Ufa Sofura, Indonesia Menari 2018.

Indonesia Menari 2018 menyediakan beragam hadiah yakni : Untuk kategori kelompok, Juara 1 mendapatkan Rp 25.000.000, Juara 2 mendapatkan Rp 20.000.000, Juara 3 mendapatkan Rp 15.000.000 dan Juara  Favorit mendapatkan Rp 10.000.000,-.

Ada juga hadiah 1 unit laptop 10 inch persembahan dari blibli.com yang dipersiapkan untuk 5 orang pemenang ketegori individu. Selain itu juga dipilih pemenang kostum terbaik untuk kelompok di Jakarta, Bandung dan Solo serta untuk 3 individu terpilih di Semarang yang diumumkan melalui akun instagram @indonesia_kaya pada Senin, 12 November 2018.

Subsidi yang diberikan kepada para pemenang Indonesia Menari ini dapat digunakan untuk kebutuhan kelompok tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Sanggar Andika, Juara 1 Kategori Kelompok Indonesia Menari 2016. Kelompok ini menggunakan subsidi untuk mendanai kostum dan keperluan lainnya untuk menjalankan misi budaya dalam memperkenalkan tarian Indonesia ke Taiwan dan ke Ceko. Di dalam negeri, mereka juga kerap mengikuti berbagai lomba tari tradisional dan baru saja menorehkan prestasi menjadi Juara 1 Lomba Jaipong.

Demikian juga dengan Rentak Harmoni yang meraih Juara Kelompok Favorit Indonesia Menari 2014 dan kembali mencoba peruntungan di Indonesia Menari 2015 dan berhasil meraih Juara 2 Kategori Kelompok. Mereka menggunakan hadiah ini untuk mendanai program musikal mereka dimana sebagian hasil penjualan tiket tersebut didonasikan untuk membantu pendidikan di daerah terpencil tanah air.

Sedangkan Sanggar Ratih Ayu yang meraih Juara 1 Kategori Kelompok Indonesia Menari 2013 menggunakan subsidi ini untuk kebutuhan kostum dan keperluan sanggar dalam mempersiapkan kelompok mereka ke berbagai kompetisi tari lainnya yang menorehkan sejumlah prestasi-prestasi baru bagi Sanggar Ratih Ayu.

Para-juri-dan-ikon-Indonesia-Menari-2018

“Ini merupakan penghargaan tersendiri bagi kami bagaimana subsidi yang diberikan kepada para pemenang Indonesia Menari ini membuka jalan bagi mereka untuk menorehkan berbagai prestasi lainnya. Semoga apa yang dilakukan oleh para pemenang Indonesia Menari ini dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai tarian nusantara,” tambah Renitasari.

Berikut adalah daftar nama pemenang Indonesia Menari 2018 untuk wilayah Jakarta:

Kategori Individu

Pemenang-Individu

Faiha Raisa Fitri

Muhamad Suharyanto

Befatia Aisarahmadani

Rizki Arfan

Nuke Fernanda

 

Kategori Kelompok:

Juara 1 Kategori Kelompok – SHIVA NATARAJA

Juara 1           : SHIVA NATARAJA

(mendapatkan Rp 25.000.000 dalam bentuk subsidi)

Juara 2           : PIC A BOO

(mendapatkan Rp 20.000.000 dalam bentuk subsidi)

Juara 3           : KENAR’S CREW

(mendapatkan Rp 15.000.000 dalam bentuk subsidi)

Pemenang Kelompok

Juara  Favorit  : SENITRA DANCE STUDIO

(mendapatkan Rp 10.000.000 dalam bentuk subsidi)

(PR/Fajar) | Foto: Dok. Bakti Budaya Djarum Foundation

Leave A Reply

Your email address will not be published.