Trenz Indonesia
News & Entertainment

Yorick the Movie

Tontonan Menghibur Yang Inspiratif

120

Jakarta, Trenz Film | Kisah perjuangan seorang bocah bernama Yorick yang hidup serba terbatas dan kekurangan namun mampu membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin di dunia ini, menjadi inspirasi dari film bertajuk “Yorick The Movie” yang ceritanya diangkat dari novel setebal 336 halaman karya Kirana Kejora bertajuk ‘Yorick’ yang diterbitkan  PT. Nevsky Prospekt Indonesia pada tahun 2018, dengan nomor ISBN 978-602-528-830-2.

Memang berdasarkan cerita inspiratif yang diambil dari kisah nyata tokoh bernama Yorick  tersebutlah, yang juga menginspirasi Dexandra Bayu sebagai produser, dan Kin Fathuddin selaku produser eksekutif  guna mengalih mediakan dalam format layar lebar.

Maka lewat Nevsky Pictures, Bandung dengan mengusung motto, keberanian yang akan mengantarkan pada kesuksesan, di produksilah film “Yorick The Movie”. Demi menghasilkan sebuah tontonan yang menghibur sekaligus menginspirasi maka untuk penggarapannya dipercayakan kepada Pepi Chappy dengan melibatkan para pemain diantaranya Andryan Bima, Ratna Riantiarno, Epi Kusnandar, Meghantara dan Nina Kozok. Sementara untuk penataan musiknya dipercayakan kepada Tya Subyakto.

“Film Yorick The Movie diangkat dari kisah nyata ihwal perjuangan seorang anak laki-laki bernama Yorick, dari desa kecil di Kecamatan Panjalu, Ciamis hingga mampu menjadi orang sukses, diharapkan mampu memenuhi ekspektasi penontonnya”, ujar Dexandra Bayu, di Jakarta, Selasa (11/12) sore.

Selain semangat juang Yorick, inspirasi lainnya adalah selalu ada orang lain dibalik sukses seseorang. Itu juga yang terjadi pada Yorick kecil yang hidup dan besar dalam kondisi serba kekurangan hanya bersama Mak Encum, neneknya yang buta huruf.

Berdasarkan novelnya, kemiskinan dan kesulitan menjadi sebuah situasi yang akrab dengan kehidupan seorang anak laki-laki bernama Yorick  yang berasal dari sebuah desa kecil di Kecamatan Panjalu, Ciamis. Keterbatasan dan hidup berbeda dengan teman teman seusianya membuat Yorick senantiasa merasa rendah diri. Satu satunya yang membuat Yorick kuat adalah peran Mak Encum yang tak pernah berhenti mengajarkan bahwa setiap orang bisa mengubah hidupnya. Pelajaran berharga yang kelak Yorick mampu menemukan makna petuah, “Apa yang tidak membunuhmu,  membuatmu menjadi kuat“.

“Buktinya, meski sejak kecil hidup Yorick tidak menentu, menggelandang di jalan tanpa tujuan. Kemandirian, dan nilai nilai budi pekerti dari Mak Encum dia pegang dengan teguh,” kata Ratna Riantiarno.

Berani hidup jujur, rajin, konsisten, dan pantang menyerah, berhasil membuat Yorick mengubah rasa kelaparan, hinaan, dan keterpurukan menjadi sesuatu yang positif, hingga dia berhasil melewati seleksi alam: yang terkuat yang menang.

Ditinggal neneknya saat berusia 11 tahun, derita semakin lekat dengan Yorick, yang harus bekerja serabutan hanya demi bertahan hidup, dari mencuci piring, mencuci sepeda motor, kuli angkut, servis komputer, sampai akhirnya menjadi programer IT.

Yorick terlatih berjuang mengandalkan seluruh kemampuan yang dimilikinya, bukan hanya untuk bertahan hidup, namun juga untuk terus bisa maju” tambah Ratna Riantiarno.

Namun tak ada yang sia sia, Yorick berhasil menunjukan bila hasil akhir tidak akan mengkianati proses yang harus dilaluinya. Tak pernah patah arang, itulah prinsipnya. Hingga kini, bisnisnya berkembang menjadi jaringan bisnis besar di berbagai negara.

Buktinya, sebagaimana yang didapatkan sekarang. Bocah malang yang hanya diasuh neneknya itu, bisa membangun usahanya sendiri. “Rumusnya sederhana, beberapa kali terjatuh, tak membuatnya patah, apalagi menyerah,  justru sebaliknya, semakin menjadikan semangatnya membesar,” imbuh Ratna Riantiarno.

Epi Kusnandar menyatakan bila nilai nilai perjuangan hidup yang harus dilalui dan dirayakan Yorick, dapat menjadi kaca benggala bagi pembaca novel Yorick, penonton film Yorick the Movie, sekaligus aplikasi Yorick.

“Karena membaca novel Yorick,  juga menonton film Yorick the Movie, yang bernarasi tentang orangorang yang tak pernah mau menyerah, dan kalah oleh badai kehidupan, adalah membaca dan menonton panggung perjuangan.”, papar Kirana Kejora.

Sementara menurut Pepi Chappy selaku sutradara, kisah Yorick adalah kisah kita sebagai manusia. Jadi, “Menonton Yorick adalah menonton diri kita sendiri,”, tegas Pepi.

Sedangkan Meghantara yang dipercaya untuk memerankan tokoh Yorick, mengaku sangat tersanjung dilibatkan dalam film yang inspiratif ini.

Yorick menurut gue, yang telah berbicara langsung dengan orangnya. Adalah sosok yang luar biasa. Karena dia mampu bertarung dengan kehidupan, dengan segala keterbatasannya. Kalau ada orang yang mampu bersahabat dengan badai, ya Yorick,” jelas Meghantara.

Bagi Meghantara, banyak kehidupan yang pilu dan penuh sembilu yang harus dilewati sosok Yorick, dari kecil. Sampai akhirnya sekarang Yorick benar-benar menjadi orang yang sangat sukses. “Meski kita ngga akan ngeh kalau dia sangat kaya raya sekali, berkat perjuangan hidupnya,” lanjut Meghantara.

“Ini kisah menginspirasi dari manusia bermental baja. Yang akan menjadi pembelajaran pembaca novel dan penonton filmnya”, tambahnya.

Rencananya, film Yorick The Movie yang membawa pesan bahwa semua orang, tanpa terkecuali, layak untuk sukses. Meski memiliki keterbatasan finansial juga fisik sekalipun ini, akan edar dalam waktu dekat dan bersiap tayang di 5 Negara. Dari Indonesia, Singapore, Hongkong, Brunei, dan Malaysia.

Proses syuting “Yorick The Movie”, mengambil lokasi di Rusia yakni di St Petersburg, tempat dimana Yorick asli pernah meluangkan masa kerjanya. Sedangkan untuk di Indonesia, lokasi syutingnya dilakukan di Ciamis dan berbagai kota di Jawa Barat, tempat dimana Yorick banyak melewati masa masa kecilnya.

“Di Rusia, syutingnya selama 18 hari dan lokasinya di St Petersbug, tapi landingnya di Moskwa, di bandara Domodidovo”, jelas Pepi Chappy.

Menjadi menarik, sosok Yorick tak hanya hadir dalam format novel dan film layar lebar, namun juga tersedia dalam format aplikasi.

Aplikasi yang dapat terkoneksi dalam satu genggaman. Dengan beragam fitur di dalamnya.  Seperti E – Novel, Music, Creative Trade. Di laman resminya juga banyak fitur ditemui.  Dari ftur Pembelajaan novel, tiket presale dan masih banyak lagi. (PR/Fjr) | Foto : Istimewa, IG Yorick The Movie & Google.co.id

Leave A Reply

Your email address will not be published.