Trenz Indonesia
News & Entertainment

Film The Lawyer Pokrol Bambu

Cermin Hukum Kita, Dilucukan

76

Jakarta, Trenz Film |Kita pernah mengenal serial tv berjudul LA Law mengambil ide dan cerita dari sistem hukum dan para pelakunya di kota Los Angeles, California Amerika Serikat. Menjadi tontonan favorit karena pemirsa dipuaskan bagaimana lika liku kebenaran itu ditegakkan. Dalam serial itu dibumbui mengenai kehidupan pribadi para pelaku hukum, khsusunya pangacara di negara yang mengagungkan demokrasi itu.

Ide dan cerita yang sama namun beda negara, di Indonesia kisah kehidupan pengacara dan aparat hukum dipotret dan dikemas dalam film berjudul The Lawyer Pokrol Bambu arahan sutradara Azar Fanny.

Erwin Kallo selaku produser di depan wartawan mengatakan, dia mengambil saru angel cerita dari latar belakang hukum di Indonesia. Banyak cerita menarik yang ada kehidupan hukum kita namun jarang orang tahu,”ujar Erwin Kallo, di bilangan Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Mei 2019. “Film ini dapat memberikan pilihan untuk warga Indonesia selain film horor dan komedi,” katanya lebih lanjut.

Ide pembuatan film ini berawal dari kekhawatiran Erwin Kallo terhadap sistem hukum Indonesia, “Hasrat untuk berbicara tentang hukum Indonesia. Mengkritik hukum cuma bisa lewat film karena kalau lewat media sosial nanti kena UU ITE. Maka dari itu, kalau mau mengkritik biayanya mahal,” tuturnya.

Film The Lawyers Pokrol Bambu mengisahkan tentang lika-liku kehidupan pokrol bambu (pengacara jalanan) dan pengacara kaya raya. Nantinya, mereka akan dihadapkan oleh peliknya kasus perselingkuhan. “Ada sentilan-sentilan untuk pemerintah. Mengajarkan masyarakat tentang kehidupan hukum dan pengacara. “Kami berfokus memberikan ilmu pengetahuan terutama hukum dan menceritakan bagaimana cara kerja di pengadilan,” pungkas Erwin Kallo.

Aktor senior Roy Marten yang ikut berperanan dalam film ini mengakui bahwa baru kali ini sepanjang karirnya memerankan sosok seorang pengacara.”Peran saya sebagai RM Wicaksono, seorang pengacara sukses dengan kehidupan yang glamour, seperti Hotman Paris Hutapea, kurang lebihnya seperti dia,”kata Roy menyebut nama pengacara kondang yang kerap berpenampilan flamboyan itu.

Meski ini merupakan pengalaman pertamanya memerankan sosok pengacara, ayah Gading Marten itu mengaku tidak kesulitan karena sudah familiar dengan cara kerja dan seluk beluk kehidupan pengacara. “Adik-adik saya banyak sekali yang pengacara, jadi saya tahu kayak apa kehidupan pengacara,” ujarnya.

“Kalau saya melihat apa yang ingin disampaikan dalam film ini bahwa dunia pengacara kayak gini lo, itu potret dari dunia pengacara. Sangat menarik. Banyak hal yang kita tidak lihat, masalah yang enggak kita tahu, tapi ternyata sangat menarik dunia ini,” ujarnya.

The Lawyer Pokrol Bambu merupakan film bergenre hukum dan pengacara pertama di Indonesia. Dibintangi oleh Roy Marten, Dicky Chandra, Jerio Jeffry, Kartika Berliana dan Dika Anggara film ini dipastikan tayang serentak di seluruh bioskop Tanah Air pada 16 Mei 2019. (D2/TrenzIndonesia)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.