Trenz Indonesia
News & Entertainment

DIANA ANDIANY Siapkan Buku Fotografi Jejak Warna Diana

87
DIANA ANDIANY

Depok, Trenz Lifestyle | Sekian lama menggeluti dunia modelling, membuat Diana Andiany ingin melengkapi sekaligus mendokumentasikan aktifitasnya dalam sebuah buku fotografi.

Keputusan membuat buku fotografi tersebut diinisiasi dari sebuah diskusi ringan namun serius bersama fotografer Hendra Lesmana yang juga merupakan founder dari Rumah Photo MUA dan Model (RPM).

Guna menunjukan keseriusannya, maka segala bentuk persiapan dari, kostum hingga konsep pemotretan pun dirancang sedemikian rupa. Bahkan selain melakukan pemotretan di studio, keduanya pun memilih Garut sebagai lokasi pemotretan yang berkonsep outdoor.

“Semuanya dilakukan untuk mencapai hasil yang optimal, pun untuk menambah kesan lebih dalam, aku menggandeng “DOGDAG METALWORKS” sebagai penunjang asesorisnya,” ujar Diana.

Menurut peraih gelar ‘The Best Unic Costume JFC’ (Jember Fashion Carnaval) itu, kebanyakan model jarang memperhatikan soal asesoris dalam penampilannya.

“Namun bagi saya, selain kemampuan bergaya, perlengkapan pendukung juga sangat dibutuhkan,” tambah pemilik event organiser Fireworks ini.

Lebih jauh, mengenai persiapan buku fotografinya, Diana menjelaskan bahwa kolaborasinya bersama Hendra Lesmana, adalah rangkaian seni yang sudah dipersiapkan secara matang, sehinga dalam prosesnya diharapkan akan mendapat pencapaiannya semaksimal mungkin.

“Walaupun saya harus sadar, bahwa sebagai manusia saya pasti memiliki kekurangan, dan karenanya bersama Opa Hendra, kami saling mengisi,” tuturnya.

Menyambung Diana, menurut Hendra, sesi pemotretan yang dilakukannya, adalah berangkat dari konsep minimalis yang akan menekankan rasa keanggunan dalam perwujudannya.

Penggunaan asesoris seperti topi, dan berbagai tambahan material lainnya dimaksudkan agar ada corak tegas namun tetap feminin.

Hendra Lesmana

“Di buku foto itu, aku akan langsung tegas pada unsur penataan cahaya, yang menyudutkan beberapa elemen seperti ‘full body‘ secara sudut jepret, tujuannya, sapuan cahaya akan lebih dominan dibagian tertentu,” ungkap Hendra.

Bagi fotografer yang pernah aktif di beberapa media massa ini, pembuatan buku fotografi yang diberi tajuk ‘Jejak Warna Diana‘ itu, akan condong menterjemahkan kolaborasi seni ke dalam setiap pengambilan gambarnya.

“Artinya, kami masing-masing mengendurkan ego kami sebagai seniman, sehingga perpaduan dua karakter akan lebih terlihat pada saat pemotretan berlangsung, dan kolaborasi ini terasa ketika jepretan demi jepretan sedang berlangsung. Pokoknya asik deh,” ungkap Hendra.

Dalam sesi pemoretan yang didukung setting tata cahaya oleh Raja Iman itu, rencananya akan diluncurkan pertengahan November tahun ini.

“Bahkan kalau memungkinkan, pada acara peluncuran nanti akan dibarengi dengan sesi pameran,” demikian Hendra. (PR/Fjr) | Foto: Dok. RPM

Leave A Reply

Your email address will not be published.