Trenz Indonesia
News & Entertainment

Bagus Sunjoyo : BBKFP Akan Perluas Pasar Internasional dan Launching Wisata Terbang Di Tahun 2020

Direktur Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP)

295

Banten, Trenz News | Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) yang Berlokasi di JL. Raya STPI Curug-Legok. Tangerang. Banten, merupakan lembaga pemerintah yang menyediakan layanan untuk kalibrasi udara maskapai penerbangan baik sipil maupun militer.

Dan, sejak dikukuhkan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) oleh Kementerian Keuangan pada 2016 lalu, Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan terus mengembangkan lini bisnis lain di samping lini bisnis utama, yaitu kalibrasi fasilitas bandara.

Menurut Direktur BBKFP Kemenhub, Bagus Sunjoyo, di tahun 2020 ini, BBKFP telah menetapkan target PNBP sebesar Rp 120 miliar.

Bagus Sunjoyo

“Tapi dengan adanya Pandemi Covid-19 ini kita mengajukan untuk dievaluasi. Soalnya  baik itu AirNav Indonesia, Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II yang menjadi customer utama kita boleh dibilang semua tiarap lantaran penumpang dan frekuensi penerbangannya merosot. Makanya pemerintah pun memberikan solusi dengan memberikan penundaan selama 2 bulan terhadap pelaksanaan kalibrasi,” jelas Bagus Sunjoyo,  saat menerima kunjungan silaturahmi dari tim Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, di kantornya, Curug, Tangerang, Banten, Kamis (18/6/2020).

Masih menurut Bagus, selama ini pelanggan BBKFP memang masih didominasi oleh perusahaan dalam negeri seperti tersebut di atas, namun sejak tahun 2019 pihaknya juga membidik pelayanan kalibrasi ke pasar internasional.

“Tahun lalu BBKFP sudah menangani kalibrasi di Timor Leste dan pasti rutin akan menggunakan kita. Lalu tahun ini Vietnam juga sudah mengajukan tapi karena kondisi Pandemi seperti ini jadi sementara ditunda,” ujarnya.

Saat ini, BBKFP Kemenhub memiliki fasilitas sebanyak 9 pesawat kalibrasi terdiri atas 2 helikopter, 1 jet, dan 6 jenis pesawat king air. “In syaa Allah tahun depan mau nambah 1 jet,” bebernya.

Bagus melanjutkan, selain pelayanan kalibrasi atau perawatan pesawat, pihaknya juga  men-charter-kan pesawat dan menyewakan simulator yaitu alat untuk training penerbang yang setipe dengan pesawat milik BBKFP.

“Kita juga punya satu simulator pesawat. Costumer mancanegaranya dari Australia, Filipina, Vietnam, Iran, Irak, dan India. Sedangkan dari dalam negeri antara lain TNI AL dan swasta. Harga sewa simulator kita 430 dolar AS per jam,” tambahnya.

Selain itu, Bagus juga menerangkan kalau pihaknya juga tengah menggodok paket-paket wisata terbang dengan tujuan untuk memperkenalkan fasilitas yang dimiliki BBKFP sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dalam kemasan wisata tentang apa saja yang dikerjakan BBKFB agar masyarakat cinta dunia dirgantara.

Bagus Sunjoyo, Direktur BBKFP Kemenhub.

“Jenis paketnya antara lain paket terbang di simulator, paket edukasi pekerjaan kalibrasi dan alat-alat yang digunakan BBKFB, paket lihat dan selfi di pesawat, serta paket terbang dengan pesawat di sekitar area”, jelas Bagus.

“Target pasarnya mulai pelajar SMP hingga mahasiswa dan umum. Timnya sudah kita bentuk. Tahun ini juga, paket -paket wisata terbang BBKFB akan kita launching,” pungkas Bagus. (Teks & Foto: Fjr / Humas FORWAN Peduli Wartawan2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.