Mimpi alis dicukur sebelah kiri kerap membuat orang bertanya-tanya setelah terbangun. Dalam tafsir populer di Indonesia, mimpi ini dipercaya sebagai pertanda kebahagiaan yang muncul berkat peran besar si pemimpi. Dari sisi psikologi, simbol yang sama dibaca sebagai cermin citra diri dan keinginan untuk berubah.
Pertanda baik dan tafsir sisi kanan
Menurut tafsir populer, kebahagiaan yang dikaitkan dengan mimpi alis kiri dapat terwujud dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun pertemanan dekat. Kebahagiaan itu disebut datang karena peran si pemimpi cukup besar. Sebagai gambaran, seseorang yang sedang berjuang menyelesaikan proyek bersama tim dapat membaca mimpi ini sebagai dorongan bahwa usahanya akan membuahkan hasil yang menyenangkan bagi banyak orang.
Sebaliknya, mimpi mencukur alis kanan dipercaya sebagai tanda datangnya masalah rumit. Meski begitu, masalah itu disebut bisa berubah menjadi peluang jika dihadapi dengan berani. Tafsir populer ini bukan kepastian dan lebih tepat dijadikan penyemangat.
Kamus mimpi berbahasa Inggris memberi pembacaan yang lebih reflektif. Mencukur alis dalam mimpi sering dianggap mencerminkan kegelisahan mengenai jati diri, pandangan terhadap diri, serta kendali atas gambaran pribadi. Simbol tersebut dapat menyangkut cara seseorang tampil di hadapan publik, perasaan mudah terluka, atau hasrat berubah. Ada pula tafsir yang menyebut mencukur sebelah alis sebagai keputusan menanggalkan gengsi atau harga diri terkait penampilan untuk sementara, misalnya ketika seseorang mengambil keputusan yang tidak dipahami orang lain. Tafsir primbon menawarkan harapan, sementara pendekatan psikologis mendorong refleksi.
Fungsi alis dan makna psikologis
Dilansir dari Medical News Today, mimpi merupakan kisah dan gambaran yang dibentuk pikiran ketika seseorang tidur. Aktivitas bermimpi disebut berguna, salah satunya untuk membantu otak mengolah informasi yang terserap sepanjang hari. Alis merupakan rambut yang tumbuh di atas mata dan berfungsi menahan keringat, air, serta kotoran agar tidak langsung mengenai mata. Bagian ini turut membentuk ekspresi ketika seseorang merasa kaget, marah, atau sedih. Karena itu, alis dalam tafsir mimpi kerap dihubungkan dengan wibawa, gambaran diri, dan penampilan di hadapan orang lain.
Dari sisi psikologi, mimpi cukur alis dapat mengandung beberapa kemungkinan makna:
- Hasrat untuk berubah. Karena alis membingkai wajah dan membantu menyampaikan emosi, perubahan pada alis dalam mimpi dapat dibaca sebagai keinginan memperbarui atau menegaskan identitas.
- Rasa rentan. Mencukur alis membuka bagian wajah yang biasanya dirawat; dalam tafsir psikologis, ini dapat menggambarkan perasaan tidak terlindungi dalam kehidupan nyata, seperti kehilangan pelindung sosial.
- Ingin memegang kendali. Tindakan mencukur dilakukan dengan sengaja, sehingga dapat menunjukkan upaya mengatur penampilan atau situasi hidup, termasuk melepas citra lama.
- Khawatir dianggap salah. Mimpi itu dapat mewakili rasa takut tampak bodoh di hadapan orang lain atau merasa keputusan sendiri tidak dipahami dan kurang dihargai.
- Siap memulai lagi. Alis terkait dengan cara seseorang tampil di hadapan orang lain; mencukurnya dalam mimpi dapat ditafsirkan sebagai keinginan memulai lembaran baru.
- Perlu merawat diri. Sejumlah tafsir menyebut mimpi ini sebagai pengingat untuk menyediakan waktu bagi perawatan fisik dan emosional.
Variasi mimpi dan siapa yang mencukur
Dalam tafsir populer, terutama primbon Jawa, mimpi cukur alis dibedakan berdasarkan bentuk dan jalan ceritanya. Cukur alis hanya sebagian, menurut primbon Jawa, dihubungkan dengan risiko nama baik tercoreng, kerugian, atau kegagalan. Jika alis dicukur hingga habis, tafsirnya berupa dampak buruk dari kelalaian yang bisa mendatangkan sejumlah hambatan. Kamus mimpi Inggris juga mengaitkan cukur alis hingga habis dengan persoalan, rencana yang terhambat, serta kegagalan yang bisa berdampak pada keuangan.
Alis yang dalam mimpi memanjang kemudian dicukur dihubungkan dengan kemunduran, khususnya finansial; tafsir ini kerap menjadi pengingat untuk membenahi pencatatan keuangan. Cukur alis dengan silet dibaca sebagai isyarat bahaya, tetapi sisi positifnya dapat menjadi peringatan agar lebih waspada saat bertindak.
Siapa yang mencukur alis dalam mimpi juga memengaruhi maknanya. Bila dalam mimpi Anda mencukur alis sendiri, tafsir populer menyebut adanya rahasia yang dijaga ketat; apabila terasa berat, sebaiknya dibagi kepada orang yang dipercaya. Jika orang lain yang mencukur, mimpi dapat menunjukkan kecemasan yang ditekan, walau ada pembacaan lebih positif: besarnya kepercayaan kepada orang itu. Mimpi mencukur alis orang lain dibaca sebagai tanda bahwa si pemimpi dipercaya dan diandalkan, dengan catatan agar tidak terlalu ikut campur dalam urusan orang lain. Cukur alis yang terjadi tanpa sengaja, menurut psikologi, bisa menggambarkan hilangnya kendali atas gambaran diri di hadapan orang lain. Sementara itu, sengaja mencukur alis dan merasa lega dapat menandakan hasrat untuk membuat perubahan besar.
Langkah memahami mimpi
Para penafsir mimpi menyarankan agar seseorang mengingat detail mimpi sebelum menarik kesimpulan. Tafsir yang lebih spesifik disebut bergantung pada rupa, arah, ukuran, dan warna alis dalam mimpi; setiap unsur dinilai penting untuk mendapatkan pembacaan yang lebih akurat. Mimpi tak perlu menjadi acuan mutlak saat mengambil keputusan; dalam praktiknya, mimpi lebih berguna untuk bahan refleksi.
Sigmund Freud, dalam buku The Interpretation of Dreams, menulis, “Tafsir mimpi adalah jalan utama menuju pengetahuan tentang aktivitas bawah sadar pikiran.” Carl Jung, dalam Civilization in Transition, menyatakan bahwa dalam diri setiap orang ada sosok lain yang tidak dikenal. Goldman, dikutip dari mindbodygreen, menjelaskan bahwa ketika bermimpi, otak memilah informasi untuk disimpan atau dilupakan. Peneliti mimpi Antti Revonsuo, dalam salah satu episode Shrink Rap Radio, menyatakan, “Bermimpi itu seperti simulasi dunia.”
Ada beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan setelah bermimpi alis dicukur:
- Segera catat mimpi, termasuk sisi alis yang dicukur, alat yang digunakan, dan siapa yang mencukur.
- Sadari emosi yang muncul, apakah takut, lega, menyesal, atau tidak merasakan apa-apa saat dan setelah adegan cukur alis.
- Kaitkan mimpi dengan situasi nyata, seperti sedang menjalani perubahan besar, merasa dihakimi, atau baru membuat keputusan penting.
- Pertimbangkan sisi agama. Dalam Islam, tidak setiap mimpi bermakna; ulama membaginya menjadi mimpi baik dari Allah, mimpi buruk dari setan, dan mimpi yang berasal dari pikiran sendiri.
- Ambil sisi positif: tafsir yang baik dapat menjadi semangat, sedangkan tafsir yang kurang baik dapat menjadi pengingat untuk lebih waspada.
Mengacu pada Psychologist World, mimpi mengenai objek atau hal tertentu dapat menggambarkan kepribadian sekaligus beban pikiran seseorang. Bila mimpi serupa datang berulang dan menimbulkan kecemasan, pola tidur serta kadar stres sebaiknya diperhatikan.
