JF3 Fashion Festival kembali membawa karya desainer Indonesia ke Korea Selatan melalui dua ajang, yakni B-Fashion x M8 Showroom di Seoul dan Busan Fashion Week 2026. Langkah ini melanjutkan kerja sama JF3 dengan Korea Selatan setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Metropolitan Busan pada 2025.
Rangkaian program tersebut tidak berhenti pada penampilan di panggung internasional. JF3 menyebut keikutsertaan ini membuka akses lebih luas bagi para desainer untuk bertemu buyer dan pelaku industri, membangun jejaring, serta menjajaki peluang kolaborasi dan bisnis di pasar Asia.
Koleksi yang dibawa ke Seoul dan Busan
Di Busan, LAKON Indonesia menghadirkan “HARSA”, koleksi 20 look yang menandai delapan tahun perjalanan merayakan kerja para perajin. Nama itu diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti kebahagiaan, dan diposisikan sebagai penghormatan bagi pembatik, pembordir, penjahit, serta semua tangan yang terlibat. Di bawah arahan kreatif Irsan, koleksi ini memadukan batik dan bordir tangan dengan material katun, satin, dan organza dalam siluet ringan, elegan, dan kontemporer.
Hartono Gan membawa “HEARTBEAT”, koleksi 12 look yang terinspirasi estetika 1990-an dan memori awal sang desainer tentang dunia fashion. Siluetnya klasik dengan garis bersih, terkonstruksi, dan minimalis. Kemeja, jaket berbahan silk, celana formal-kasual, hingga setelan jas gender-neutral diolah sebagai busana yang versatile dan tidak lekang oleh waktu.
SOFIE memperkenalkan koleksi baru bertajuk “INTERSECT” yang mempertemukan tradisi dan gaya hidup urban lewat material linen, semi-wool, cotton, serta batik. Tampilannya dirancang modern, fungsional, dan relevan bagi konsumen muda, dengan narasi persilangan budaya, tradisi dan modernitas, serta struktur dan kebebasan di atas runway.
Sementara itu, Adrie Basuki kembali mengusung “Jantung Nadi” di Seoul. Koleksi 12 look ini merefleksikan kehidupan, harapan, dan pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui perpaduan Batik Jantung Nadi, Kain Marmer, dan Kain Benang. Pendekatan circular fashion diterapkan dengan mengolah sisa tekstil menjadi material baru yang memiliki karakter sekaligus nilai estetika.
Menurut JF3, sebagian besar karya yang dipresentasikan merupakan hasil restyling dari koleksi JF3 Fashion Festival 2026, disesuaikan dengan ruang presentasi, audiens, dan kebutuhan pasar yang berbeda. Partisipasi di Korea Selatan ini juga menjadi bagian dari tema besar “Recrafted: Shaping the Future” yang menekankan pentingnya mengolah kembali potensi kreatif, craftsmanship, dan identitas budaya Indonesia agar relevan dan berdaya saing di industri fashion internasional.
Dua tahap gelaran
Rangkaian acara di Korea Selatan digelar dalam dua tahap. Pada 24–26 Oktober 2026, LAKON Indonesia, SOFIE, dan Adrie Basuki hadir di B-Fashion x M8 Showroom yang berlokasi di About Project Lounge, Lotte World Tower, Seoul. Gelaran kemudian berlanjut ke Busan Fashion Week pada 29 Oktober 2026 di BEXCO, Busan Exhibition and Convention Center, dengan menampilkan LAKON Indonesia, SOFIE, dan Hartono Gan.
Thresia Mareta, Advisor JF3 Fashion Festival sekaligus Founder LAKON Indonesia, mengatakan, “JF3 Fashion Festival hadir untuk membuka jalan dan memberikan peluang bagi para desainer serta brand untuk berkembang.” Ia menambahkan bahwa peluang tersebut perlu dimanfaatkan, diolah, dijalani, dan dikembangkan oleh masing-masing desainer dan brand. Harapannya, apa yang diberikan JF3 menjadi modal untuk membangun relasi, memperluas potensi pasar, dan mendorong perkembangan brand secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Chairman JF3, Soegianto Nagaria, menuturkan, “Industri fashion yang kuat membutuhkan proses dan dukungan yang konsisten berkelanjutan.” Menurutnya, JF3 berupaya menghubungkan kreativitas desainer dengan peluang bisnis dan akses pasar yang lebih luas. Kehadiran di B-Fashion x M8 Showroom dan Busan Fashion Week disebutnya sebagai langkah konkret untuk memperkenalkan potensi fashion Indonesia sekaligus mempererat hubungan dengan pelaku industri Korea Selatan.
Soegianto menyatakan harapan agar kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi industri fashion kedua negara.
