NEC Vs Omonia: Nijmegen Raih Kemenangan Kedua Beruntun dengan Penampilan Gemilang di Babak Kedua
Trenz Indonesia – 06 November 2026 | NEC Nijmegen berhasil meraih kemenangan kedua berturut-turut di Liga Europa setelah mengalahkan Omonia Nicosia dengan skor 3-1 pada pertandingan Kamis malam. Meski memulai pertandingan dengan performa yang kurang memuaskan, tim asuhan Dick Schreuder menunjukkan kebangkitan luar biasa di babak kedua untuk mengamankan tiga poin berharga.
Dalam laga NEC vs Omonia, tim Nijmegen menghadapi awal yang sulit. Omonia Nicosia berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu melalui gol Loïs Diony di pertengahan babak pertama setelah menerima umpan dari Panagiotis Andreou. Pertahanan NEC yang tidak solid memberikan ruang dan waktu berlebih kepada penyerang Omonia, membuat keunggulan 0-1 terasa nyata bagi tim tamu.
Situasi semakin rumit ketika pemain kunci NEC, Perr Schuurs, harus keluar lapangan karena cedera pada babak pertama. Perubahan formasi ini sempat menggoyahkan stabilitas pertahanan Nijmegen, namun mereka berhasil bertahan hingga turun minum.
Pertandingan NEC vs Omonia berubah total setelah istirahat. Kurang dari satu menit memasuki babak kedua, Brian Linssen menyamakan kedudukan dengan sundulan sempurna dari sepak pojok yang dikirim Tjaronn Chery. Momentum ini membawa perubahan signifikan dalam dinamika pertandingan.
Masuknya Dusan Tadic, pemain Serbia yang baru pulih dari cedera, memberikan dimensi baru dalam serangan NEC. Kehadiran Tadic terbukti sangat menguntungkan ketika timnya berhasil mencetak gol kedua melalui Clement Bischoff dari bola muntah hasil tepisan kiper Thomas Kaminski terhadap tembakan Tadic.
Kepercayaan diri yang terbangun mendorong NEC untuk terus menekan. Linssen mencetak gol ketiga setelah menerima umpan terobosan akurat dari Tadic, menyelesaikan pertandingan dengan akurat mengenai sisi dalam tiang gawang. Upaya Tadic menambah skor menjadi 4-1 di menit-menit akhir hanya tertahan oleh mistar.
Dengan hasil ini, NEC kini mengumpulkan tujuh poin dari empat pertandingan di Liga Europa dan berada dalam posisi sangat menguntungkan untuk setidaknya lolos ke babak play-off. Performa mengesankan di babak kedua pertandingan NEC vs Omonia menunjukkan tim mampu bangkit dari kesulitan dan menampilkan sepak bola berkualitas tinggi ketika diperlukan.
