Imam Darto mengatakan film horor komedi Hungry Ghost Festival produksi MVP Pictures membawa pesan agar penonton tidak melupakan leluhur. Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di XXI Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (12/10). Menurut Imam, pesan tersebut lahir dari riset panjang ke sejumlah daerah dan negara.
Riset panjang dan konsultasi budaya
Imam menjelaskan riset dilakukan ke Bangka, Singkawang, Medan, serta Singapura, Hong Kong, dan Malaysia. “Risetnya panjang Mas, asli,” ujar Imam Darto. Tim juga berkonsultasi dengan konsultan budaya Tionghoa, Calvin, untuk merangkum benang merah cerita.
Saat meninjau Bangka, Imam melihat tradisi itu berlangsung seperti pesta rakyat. Ia menegaskan Hungry Ghost Festival bukan sekadar festival untuk bersenang-senang.
Makna di balik tradisi
Menurut kepercayaan itu, setiap tahun pintu gerbang akhirat dibuka dan arwah turun ke dunia. Orang yang masih hidup memberi makan serta persembahan, termasuk untuk kakek dan buyut. “Jangankan sama yang masih hidup, yang udah mati aja kita enggak boleh lupa,” ungkap Imam Darto.
Tim menemukan kalimat “semua makhluk berhak bahagia” ketika berada di Bangka. Imam memaknai kalimat itu sebagai pengingat bahwa para leluhur layak dikenang. Ia menyebut pesan ini dekat dengan kebiasaan banyak orang yang kerap lupa berziarah.
Jadwal tayang dan cerita
Hungry Ghost Festival berkisah tentang Raka (Endy Arfian), sosok perfeksionis dan disiplin yang kecewa hingga kehilangan jati diri. Dalam perjalanan yang bersinggungan dengan tradisi itu, Raka didampingi Tintin (Aci Resti) dan Bobby (Fajar Nugra) untuk mencari sesuatu di sebuah daerah.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 26 November 2026.
