Keluarga pedangdut Fitri Carlina tengah berduka. Ayah mereka, Tasrun Hadinoto, wafat dan meninggalkan sejumlah amanah yang harus dijalankan anak-anaknya, mulai dari tahlil tujuh hari sampai pengelolaan masjid dan Rumah Al-Qur’an di Banyuwangi.
Amanah itu disampaikan Nini Carlina usai prosesi pemakaman di kawasan Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (8/11/2026). Menurut Nini, ayahnya sudah merencanakan sendiri hal-hal yang mesti dilakukan keluarga setelah ia berpulang.
“Insya Allah sesuai dengan amanah Bapak. Jadi Bapak tuh kayak udah men-setting gitu ya, udah merencanakan, ‘Nanti kalau Bapak udah dipanggil pulang, tolong Bapak dibikin acara tahlil tujuh hari ya.’ ‘Terus bacain Bapak Yasin tiga kali.’ Jadi ini insya Allah kami akan menggelar tahlil di dua tempat, di Cibubur dan di Banyuwangi,” ujar Nini Carlina kepada KapanLagi.com.
Bagi Nini, pesan tersebut menjadi tanggung jawab yang harus diteruskan anak-anak Tasrun. Ia berharap semangat ayahnya dalam beribadah, bersedekah, dan menjaga silaturahmi bisa menjadi teladan bagi keluarga. Nini menyebut ayahnya sebagai ahli ibadah, ahli sedekah, ahli puasa, dan ahli silaturahmi, dan semangat itulah yang ingin ia teruskan.
Amanah mengembangkan Rumah Al-Qur’an
Dalam percakapan itu, Tasrun juga menitipkan tanggung jawab kepada Nini agar fasilitas ibadah dan pendidikan Al-Qur’an yang dibangun di Banyuwangi terus dikembangkan serta dikelola dengan baik.
“‘Nini terusin ya,’ gitu. ‘Nini kembangin, Nini makmurkan. Pokoknya di-manage yang bagus Rumah Al-Qur’annya.’ Bapak masih pengin ke sana lho, Nduk. Bapak masih pengin ke sana, masih pengin melihat peresmian katanya. Kan kemarin baru tasyakur ya, selesai pembangunan gitu,” kata Nini.
Selain urusan doa untuk mendiang, keluarga berusaha menjalankan pesan Tasrun soal masjid dan Rumah Al-Qur’an yang baru rampung di Banyuwangi. Fasilitas tersebut merupakan hadiah dari anak-anak untuk sang ayah.
Nini menyebut Tasrun sangat bahagia saat melihat hasil pembangunannya. Ayahnya sempat hadir dalam tasyakuran dan berharap bisa kembali berkunjung setelah peresmian. Percakapan tentang masjid dan Rumah Al-Qur’an itu pun menjadi salah satu obrolan terakhir yang intens antara Nini dan ayahnya.
“Jadi kebetulan alhamdulillah kami bisa membahagiakan Bapak dengan memberikan hadiah masjid dan Rumah Al-Qur’an di sana dan menjadi salah satu obrolan terakhir Bapak yang intens sama saya tuh berdua, ngobrol. Bapak bangga, Bapak senang dengan masjid dan Rumah Al-Qur’annya,” tuturnya.
