Reno Fahreza menuturkan perjalanan bermusiknya bersama Loh Kok Tum Band. Bagi Reno, musik menjadi ruang berekspresi sekaligus jalan membangun hubungan dengan para pendengar, seperti diceritakannya kepada KapanLagi.com.
Liam Gallagher sebagai inspirasi
Reno menyebut Liam Gallagher, vokalis Oasis, sebagai salah satu inspirasinya. Menurut Reno, karakter vokal dan gaya panggung Gallagher terbilang khas.
Di luar panggung, ia memandang pengalaman hidup berperan penting dalam membentuk diri. Hal-hal seperti menjaga loyalitas, ketulusan, dan komitmen pada apa yang dijalani disebutnya sebagai bagian dari proses itu.
Kerja sama dan dinamika di dalam band
Bermusik bersama Loh Kok Tum Band, kata Reno, bukan sekadar soal tampil di atas panggung. Prosesnya juga mencakup kerja sama dan dinamika antarpersonel. Identitas band, menurutnya, terbentuk dari karakter setiap anggota, komunikasi yang terjaga, serta komitmen untuk terus berkarya.
Reno menilai perbedaan pendapat merupakan hal wajar dalam proses kreatif. Apabila disikapi dengan keterbukaan dan saling menghargai, perbedaan itu dapat memunculkan perspektif baru. Pengalaman bersama band pun menjadi bagian dari perjalanan yang terus ia syukuri.
Saat ini Loh Kok Tum Band tengah menyiapkan sebuah single yang masih dalam tahap pengerjaan. Reno berharap karya tersebut turut mendorong perkembangan band dan menjangkau lebih banyak pendengar. Baginya, bermusik bukan semata mengejar pencapaian di atas panggung; konsistensi berkarya dan kesan yang ditinggalkan musik bagi pendengarnya menjadi hal yang ia utamakan.
