Terbangun dengan rasa bersalah setelah bermimpi selingkuh dari pacar adalah pengalaman yang banyak dialami orang. Menurut para ahli mimpi, mimpi semacam ini jarang menjadi tanda bahwa seseorang benar-benar ingin berkhianat. Mimpi lebih sering dipahami sebagai cara alam bawah sadar menyampaikan rasa bersalah, kebosanan, atau kebutuhan yang belum terpenuhi.
Bukan ramalan, melainkan bahasa simbol
Dalam pengertian sederhana, mimpi terbentuk dari gambar, emosi, dan cerita yang disusun otak selama tidur. Isinya kerap berasal dari kehidupan sehari-hari, seperti orang yang dikenal atau peristiwa yang baru dialami, sehingga terasa nyata. Dalam mimpi itu, seseorang membayangkan kedekatan romantis atau hubungan intim dengan figur lain. Pengalaman tersebut bisa mengganggu, tetapi tidak dapat ditafsirkan secara harfiah sebagai keinginan atau pertanda.
Riset yang dirangkum British Psychological Society menyebut Dylan Selterman dan rekan-rekannya meminta 61 mahasiswa berusia 17-42 tahun mencatat mimpi setiap pagi selama dua minggu. Hasilnya, mimpi tentang perselingkuhan, baik yang dilakukan sendiri maupun oleh pasangan, berhubungan dengan tingkat keintiman yang menurun pada hari setelahnya.
Dilansir dari Healthline, para ahli menyebut mimpi selingkuh sering muncul dari rasa tidak puas secara emosi atau seksual, serta persoalan lama terkait perselingkuhan yang belum tuntas. Analis mimpi bersertifikat Lauri Loewenberg menyatakan, “Ini adalah sesuatu yang patut membuatmu penasaran, karena setiap hal dalam mimpi kita punya makna. Kemungkinan besar, alam bawah sadarmu sedang memberitahumu, atau mencoba memproses, sesuatu.” Menurut Loewenberg, orang lebih sering memimpikan pasangannya berselingkuh daripada memimpikan dirinya sendiri berkhianat.
Ketika yang berselingkuh dalam mimpi adalah diri sendiri, analis mimpi umumnya membacanya sebagai tanda rasa bersalah. Bisa jadi ia merasa berkhianat pada diri sendiri atau melanggar prinsip yang dijunjung. Contohnya, ia memberi keterangan tidak jujur soal agenda akhir pekan kepada pacar atau terlalu sibuk urusan kerja hingga jarang menjawab pesan. Ketidaknyamanan tersebut bisa hadir kembali sebagai adegan perselingkuhan di dalam mimpi.
Makna mimpi ini tidak tunggal. Stephanie Gailing, analis mimpi dan penulis The Complete Book of Dreams, seperti dikutip theSkimm, menyatakan bahwa mimpi semacam itu lebih sering mencerminkan kecemasan terkait daripada menjadi pertanda masa depan. Karena itu, mimpi paling tepat dibaca melalui emosi yang muncul saat bangun, sosok yang hadir dalam mimpi, dan kondisi hubungan belakangan ini. Manfaatnya adalah sebagai materi untuk mengevaluasi diri, bukan alasan panik. Penulis buku tafsir mimpi Theresa Cheung, seperti dikutip VICE, menyatakan, “Pikiranmu yang sedang bermimpi berbicara kepadamu dengan bahasa simbol.”
Rasa bersalah hingga kebosanan
Mimpi selingkuh biasanya dipicu oleh hal-hal dari kehidupan nyata yang terbawa ke alam bawah sadar. Terapis hubungan Jaime Bronstein, seperti dikutip Glam, menyatakan, “Ini tidak selalu berarti ada masalah dalam hubungan, karena mimpi cenderung berupa metafora dan tidak selalu mewakili apa yang tampak.”
- Rasa bersalah yang terpendam. Rasa itu tak melulu tentang cinta. Seseorang bisa merasa mengecewakan pacar, keluarga, atau dirinya sendiri.
- Kebutuhan emosional belum terpenuhi. Saat kebutuhan untuk didengar dan diperhatikan tidak terpenuhi, otak dapat mengalihkannya ke skenario bersama orang lain.
- Ketidakpuasan fisik atau keintiman. Mimpi kadang menandakan kebutuhan kedekatan fisik yang belum diutarakan kepada pasangan.
- Luka dari hubungan lama. Luka karena pernah disakiti atau menyakiti dalam hubungan sebelumnya dapat terbawa ke mimpi bila belum tuntas diolah.
- Masalah kepercayaan. Keraguan dapat muncul terhadap pasangan maupun terhadap kemampuan diri untuk setia.
- Stres dan kecemasan. Beban kerja, studi, atau persoalan uang bisa masuk ke mimpi dan tampil dalam kisah yang sama sekali lain.
- Kebosanan dengan rutinitas. Rutinitas yang membosankan dapat mendorong munculnya adegan tentang hal baru yang terasa “terlarang”. Menurut pembacaan ini, yang dibutuhkan adalah suasana segar, bukan sosok pengganti.
Langkah menyikapi mimpi selingkuh
Mimpi ini dapat dijadikan bahan evaluasi diri. Supaya simbolnya lebih mudah dipahami, berikut langkah yang dirangkum dari sumber yang sama.
- Tenangkan diri. Bernapaslah dan sadari bahwa mimpi berbeda dari kenyataan. Tidak ada kesalahan yang dilakukan hanya karena mengalami mimpi.
- Catat detail mimpi. Catat figur yang muncul, lokasi, serta perasaan begitu terbangun, seperti rasa bersalah, lega, atau bingung. Perasaan itu adalah petunjuk utama.
- Hubungkan dengan kondisi nyata. Cermati hal yang akhir-akhir ini memicu rasa bersalah, kejenuhan, rasa diabaikan, atau tekanan.
- Evaluasi hubungan dengan jujur. Periksa apakah komunikasi dengan pacar masih berjalan baik dan apakah ada kebutuhan yang belum diutarakan.
- Bicarakan perasaan, bukan mimpinya. Tidak perlu membuka isi mimpi secara rinci. Yang lebih penting adalah mengutarakan kebutuhan, misalnya keinginan untuk lebih sering berbincang santai.
- Selesaikan luka lama. Bila mimpi terkait mantan atau luka lama, beri ruang untuk proses pemulihan yang tuntas.
- Cari bantuan profesional bila perlu. Apabila mimpi datang berulang sampai mengganggu istirahat atau relasi, bantuan psikolog dapat menelusuri sumber persoalannya.
Mencatat mimpi selama satu-dua minggu dapat memperlihatkan kecenderungan. Seseorang bisa melihat apakah adegan selingkuh muncul ketika sedang tertekan atau berselisih dengan pacar. Pola seperti ini lebih informatif ketimbang menyimpulkan dari satu mimpi.
Pandangan Islam dan Primbon Jawa
Banyak orang di Indonesia mencari makna mimpi lewat agama dan budaya. Hadits riwayat al-Bukhari yang dikutip NU Online menyebut tiga jenis mimpi: bisikan hati, mimpi menakutkan dari setan, dan kabar gembira dari Allah. Mimpi perselingkuhan yang menimbulkan kegelisahan umumnya digolongkan sebagai mimpi buruk, atau bisa pula pantulan isi pikiran sendiri.
Karena itu, dalam pandangan Islam, mimpi semacam ini tidak mesti diyakini sebagai pertanda masa depan. Ada sejumlah adab setelah bermimpi buruk: meludah tiga kali ke arah kiri, memohon perlindungan Allah dari keburukan mimpi, membaca “A’udzu Billahi minasy-syaithanir-rajim”, berpindah dari tempat tidur, dan melaksanakan shalat. Hadits juga menyarankan agar mimpi buruk tidak disampaikan kepada orang lain. Dalam konteks hubungan, pengalaman itu bisa menjadi pengingat untuk menjaga hati dan memperbaiki perlakuan kepada pasangan, bukan pemicu kecemasan berlebihan.
Primbon Jawa yang banyak beredar umumnya tidak melihat mimpi selingkuh sebagai hal negatif. Mimpi kerap ditafsirkan sebagai lambang ketidakpuasan dalam hubungan, kebimbangan menghadapi keputusan penting, peringatan untuk lebih berhati-hati, atau isyarat perlunya
