“Bicara soal kualitas, tak lepas dari SDM dan pelayanan”, jelas Eunike Martanti atau akrab disapa Nike, owner Dieng Kledung Pass Hotel & Resto, Wonosobo, Jawa Tengah, saat menjadi salah satu pembicara dalam acara Ngobrol Bareng di Selasar IBTC (Inbound Tourism Community) bertajuk “Berwisata Aman di Era New Normal” via Zoom Meeting, Senin (1/6/2020) malam.
Dieng Kledung Pass Hotel & Resort sendiri, lanjut Nike juga menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut sekaligus berdamai dengan new normal.
“Kedua hal itu harus lebih bisa diperhatikan. Selain disiplin diri untuk staff, kita juga harus menjaga kenyamanan tamu,” ujarnya.
“Tentunya disesuaikan dengan masa new normal ini. Teknologi saat ini dapat dimanfaatkan untuk mendukungnya,” tambahnya.
Terkait SDM, sampai sejauh ini di Dieng Kledung Pass Hotel & Resort, tidak ada pengurangan maupun penambahan.
“SDM kami yang ada harus taat pada protokol kesehatan sesuai new normal untuk kenyamanan para tamu juga,” jelasnya.
“Tapi karena new normal, pengurangan kursi dan pengaturan jarak meja, tentu kita akan atur ulang,” ungkapnya.
Kapasitas meeting room yang sebelumnya sekitar 120-150 orang, karena menyesuaikan dengan new normal menjadi sekitar setengahnya.
“Tetapi kita masih ada taman yang cukup luas, yang dapat digunakan untuk MICE, tentu dengan tetap memperhatikan physical distancing,” terangnya.
Mengenai harga menu di resto Dieng Kledung Pass belum ada kenaikan.
“Kita masih menyesuaikan yang ada, sambil berharap semuanya normal kembali dan perekonomian kembali bergairah,” pungkasnya.
Pemandangan Dua Gunung
Daerah yang berada di ketinggian antara 1400 – 1500 meter di atas permukaan laut (Mdpl) ini, berbatasan dengan Kota Wonosobo.
Keistimewaan hotel yang memiliki 32 kamar ini, 16 di antaranya menghadap Gunung Sindoro dan 16 kamar lainnya ke arah Gunung Sumbing.
Pemandangan gunung yang menawan, dapat dinikmati tamu dari teras yang ada di masing-masing kamar.
Juga tersedia 5 kamar dengan pemandangan taman yang indah.
Masing-masing kamar dilengkapi dengan televisi, air dingin, air panas dan tentu saja sarapan pagi.
Uniknya, semua kamar di hotel ini menggunakan AC alam yang bebas dari polusi. Maklum udaranya cukup dingin dan sejuk, rata-rata temperaturnya 17 – 21 Celcius.
Partisipan Ngobrol Bareng ini bukan hanya dari GM hotel, pengusaha tour & travel, dan transportasi wisata, pun komunita serta media, antara lain trenzindonesia.com & travelplusindonesia.. (Fjr/adji kurniawan) | Foto; Dok.djie & google.co.id