Trenz Indonesia
News & Entertainment

Silahturahmi Dan Berbagi Paguyuban Waluya Kunjungi Wilayah Cianjur

Cianjur, Trenzindonesia | Melanjutkan agenda program yang telah dilakukan sebelumnya, Paguyuban Waluya kini mengunjungi wilayah Cianjur untuk acara Santunan “Silahturahmi Dan Berbagi”. 

Agenda yang ke-40 ini dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2024  di Kampung Cimalang RT.001/RW.006 Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur Jawa Barat. 

Sebelumnya rombongan Paguyuban Waluya ini berangkat dari kota Bogor pagi hari menuju Cianjur dan tiba di lokasi dua jam sebelum acara. 

Selepas shalat dzuhur tepatnya jam 13.00 WIB dimulai acara ini bertempat dikediaman Sandi Lukito yang juga anggota Paguyuban Waluya

Kegembiraan dan rasa haru dari 50 orang dari Anak Yatim dan Dhuafa hadir tersirat dalam acara “Silahtutahmi dan Berbagi” setelah mendapatkan santunan berupa paket dan uang. 

Tidak ketinggalan undangan lain dari Ketua RW, RT dan Ustadz setempat turut hadir bersama dalam eratan yang silahturahmi. 

Anggota Paguyuban Waluya dan para undangan di wilayah setempat (ft.ist)

 

“Puji syukur alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan ini merupakan acara kami yang ke-40 setelah 7 tahun berjalan,” ungkap Sekertaris Paguyuban Waluya, Edi Hermawan

Paguyuban Waluya agenda Silahturahmi dan berbagi ke-40 yang diadakan pada tahun 2024 yang telah terbentuk pada tahun 2017, beranggotakan mulai dari pedagang, juru parkir yang berada di area Pasar Kebon Kembang Bogor yang lebih dikenal Pasar Anyar Kota Bogor Bogor yang menjadi Basis Sekertariat Paguyuban Waluya

Dengan bentuk penggalangan dana yang terkumpul dari iuran para anggota dan di area pasar untuk disumbangkan di kegiatan sedekah Berbagi dan Silahturahmi ini pun tidak hanya dilakukan di wilayah Jawa Barat saja namun sebagian di Jawa Tengah

Pada kesempatan ini Sandi Lukito sebagai tuan rumah acara mengatakan, “antusias  warga setelah di adakan agenda Silahturahmi dan Berbagi sangat merasa senang sekali dan terharu karena memang acara seperti ini jarang sekali disana, mudah-mudahan ini memberi contoh dan menjadi motivasi untuk warga lainnya , khususnya warga yang mampu untuk berbagi kepada anak-anaj yatim dan dhuafa,” tuturnya.

Disisi lain Adi Ferdiansyah mengatakan sesaat dihubungi , “niat rekan-rekan Waluya bisa terwujud dan tercapai dan memberikan sesuatu dampak positif bagi insan yang ingin berbuat baik dan bisa menyisihkan haknya anak yatim karena dengan satu niat saja itu sangat baik apalagi sudah terealisasikan itu lebih baik dan tepat kepada sasaran.”

Jadi pada intinya semua anggota rekan-rekan sahabat Waluya, dari pedagang, juru parkir, pedagang keliling atau pun ada hamba Allah yang menyisihkan rejekinya itu bisa disalurkan melalui Paguyuban Waluya dan insyaAllah saya yakin bahwa Paguyuban Waluya ini mempunyai hati nurani yang sangat paham mendasar karena saya melihat visii misinya sungguh mulia, bijak dan kompak dan ketika mereka melakukan aktifitas sehari-hari mereka dapat menyisihkan pendapatannya untuk berbagi. Hal paling menarik dari Paguyuban Waluya ini, ketika mau melakukan santunan dalam persiapan dua hari mereka begitu antusias dan segera ingin terlaksana, mungkin ada suatu kesibukannya beraktifitas disisi lain santunan beribadah juga sekaligus refresing. InsyaAllah Waluya adalah Paguyuban yang bisa keberkahan suatu kebersamaan dan tidak memandang strata sosial,” sambung Adi Bagas sapaan akrab Ketua Umum Paguyuban Waluya

Kegiatan acara ini selesai pada sore hari, rombongan Paguyuban Waluya pun bertolak kembali ke Bogor berkonvoi bersama menggunakan roda empat dan sebagian roda dua. 

Perjalanan menuju Bogor dengan rute perjalanan melewati wilayah Puncak Pas Gunung Mas Bogor yang merupakan salah satu destinasi wisata, rombongan anggota Paguyuban Waluya pun menyempatkan untuk berhenti dan beristirahat yang merupakan destinasi wisata untuk bersantap ala Sunda disebut Ngaliwet, makanan disajikan secara memanjang  serta dimakan secara bersama sama

Para anggota Paguyuban Waluya saat makan bersama (ft.ist)

 

Untuk mengabadikan momen ini dan sambil menikmati panorama keindahan hamparan kebun teh dan sejuknya udara alam pegunungan Gunung Mas Bogor tidak ketinggalan  berfoto bersama sebagai bentuk salah satu kenang-kenangan. 

Foto bersama para anggota Paguyuban Waluya di Puncak Pas wilayah Gunung Mas Bogor (ft.ist)

 

Kepada tuan rumah yang kali ini acaranya di Cianjur, Saya mewakili rekan-rekan anggota sangat berterima kasih atas dibukakan pintu dan jamuannya. Semoga Waluya ini lebih baik, terus terjaga  menyaring mana baik dan kurang baik dan yakin keberkahan, kelancaran senantiasa selalu bersama mereka, karena pondasi yang sangat benar-benar menopang dalam suatu keadaan alam dan kondisi ekonomi dilindungi oleh keberkahan. Tentunya Paguyuban Waluya selalu menjaga niat yang baik, kekompakan dan benar-benar berpikir bahwa santunan anak yatin dan dhuafa ini memang suatu keharusan dan kewajiban sesama umat manusia, Mungkin itu saja yang bisa Saya sampaikan, mohon maaf telat kesan-kesan untuk masa depan dan tidak luput sangat berterimakasih untuk semua rekan-rekan semua yang turun di lapangan mengkoordinir suksesnya acara ini, dihaturkan terimakasih banyak,” pungkasnya.*** (Dali/Ft.Ist) 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.