Trenz Indonesia
News & Entertainment

Bakti Budaya Djarum Foundation Persembahkan Lakon Tabib Dari Timur

#NONTONTEATERDIRUMAHAJA

403

Jakarta, Trenz Edutainment | Menyusul  lakon bertajuk Laskar Bayaran yang dipersembahkan pada akhir pekan kemarin, program #NontonTeaterDiRumahAja oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, kembali mewarnai akhir pekan para penikmat seni dengan lakon yang bertajuk Tabib Dari Timur.  Lakon produksi Trio Kreatif Indonesia Kita yaitu Butet Kartaredjasa, Agus Noor dan almarhum Djaduk Ferianto ini akan ditayangkan pada Sabtu, 29 Agustus dan Minggu, 30 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB di website www.indonesiakaya.com serta channel YouTube IndonesiaKaya.

Lakon yang mengisahkan harapan rakyat akan pemimpin yang bisa membawa kemakmuran ini merupakan rekaman dari pementasan yang diselenggarakan pada 18 dan 19 Maret 2015 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dengan gaya komedi, dikisahkan pemimpin yang dinanti-nantikan itu akan datang dari Timur. Ia bagai seorang tabib, atau juru sembuh, yang akan menyembuhkan  bermacam penyakit bangsa yang kronis, terutama penyakit-penyakit sosial yang mewabah di ibu kota. Melalui tokoh tabib yang jenaka itu, bermacam persoalan di pusat seperti Jakarta, justru diurai hingga terlihat sisi kelucuannya.

“Selama ini cara kita memandang berbagai persoalan bangsa cenderung dari kaca mata pusat, berbagai persoalan yang terjadi di daerah cenderung dipahami dengan persepsi pusat sebagai kebenaran. Nah lakon Tabib dari Timur itu membaliknya,” ujar Butet Kartaredjasa, tim kreatif Indonesia Kita.

Pertunjukan yang disutradarai oleh Agus Noor ini berkolaborasi dengan koreografer asal Papua, Jecko Siompo dan Jeckos Dance Animal Pop Family. Selain itu Tabib Dari Timur didukung pula oleh oleh para komedian, seperti Arie Kriting, Akbar, Marwoto, Trio GAM, penyanyi Audrey Papilaya, beberapa sosialita seperti Vivi Yip, Flora Simatupang, F. Nadira, Fitri Wahab, Unkle B serta kelompok Jakarta Street Music sebagai penata musik.

Indonesia Kita mencoba memahami kembali Indonesia adalah sebagai sebuah proses berbangsa dan bernegara juga merupakan sebuah proses ke-Indonesia-an melalui jalan kesenian serta kebudayaan. Melalui lakon Tabib Dari Timur ini, kami menampilkan beragam budaya yang selama ini berada di wilayah pinggiran, atau yang selama ini terpinggirkan,” ujar Agus Noor, tim kreatif, penulis cerita sekaligus sutradara Tabib Dari Timur.

Lakon Tabib dari Timur ini semakin lengkap dengan koreografi artistik yang mengolah khasanah seni budaya Papua, di mana gerak yang bersumber dari tari-tarian Papua itu menjadi semakin dinamis dan unik ketika dimunculkan dalam gaya hip-hop dance. Jecko Siompo, adalah koregrafer kelahiran Papua yang dikenal sangat konsisten mengangkat idiom-idiom Papua dan khasanah gerak dari Indonesia Timur dengan karya-karya tarinya yang unik, kuat dalam gesture, penuh ritme serta energik.

“Selain menghibur, beragam rekaman pementasan yang ditayangkan dalam program #NontonTeaterDiRumahAja tiap minggunya juga kerap menyisipkan unsur budaya dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia. Semoga penayangan lakon Tabib Dari Timur ini dapat mewarnai akhir pekan serta memperkenalkan dan meningkatkan semangat cinta budaya cinta Indonesia ke hadapan para penikmat seni terutama generasi muda,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. (PR/Fjr) | Foto: Dok. Bakti Budaya Djarum Foundation

Leave A Reply

Your email address will not be published.