Trenz Indonesia
News & Entertainment

DisDik Kota Bogor Putuskan Perpanjang Masa Belajar Dirumah

450

Bogor, Trenz Edutainment | Pemerintah Kota Bogor, melalui Dinas Pendidikan (DisDik) Kota Bogor kembali memutuskan untuk memperpanjang masa belajar dirumah bagi para peserta didik, mulai tanggal 13 April 2020 hingga 29 Mei 2020 dan akan disesuaikan sesuai kebutuhan.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Walikota Bogor nomor 061/1334-UMUM,  tentang Perpanjangan Masa Belajar Di Rumah Bagi Peserta Didik PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB Dan Lembaga Pendidikan Non Formal Di Kota Bogor.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan Surat keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana nomor 13A tahun 2020 tentang ‘Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia’ serta Surat Keputusan Walikota Bogor nomor 900.45-214 tahun 2020 tentang ‘Wabah Penyakit Corona Virus Disease (COVID-19) sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan semakin meningkatnya yang terpapar virus COVID-19 di Kota Bogor’.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin yang dikonfirmasi TrenzIndonesia melalui selularnya, keputusan tersebut bisa diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan kondisi Kota Bogor kedepan.

“Mengenai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dirumah saja sesuai arahan dan anjuran pemerintah, untuk KBM pada prinsipnya diarahkan pada peningkatan kecakapan dan pengembangan bakat dan minat anak didik dan tidak membebani siswa dan orang tua baik secara Fisik,Mental dan Ekonomi”, jelas Fachrudin, Rabu (20/04/2020).

“Dan untuk tenaga pendidik juga tidak harus memberikan tugas terlalu banyak kepada siswa, sehingga bisa menimbulkan kepanikan dan rasa jenuh anak didik dan itu membuat orang tua menjadi khawatir, tapi lebih fokus pada memotivasi anak untuk tetap berada di rumah serta mengedukasi siswa agar senantiasa menjaga kesehatan dan melakukan pola hidup bersih dan sehat” lanjut Fachrudin

Kadisdik Kota Bogor, Fachrudin

Fachrudin juga menyatakan, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bisa mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19, karenanya disarankan untuk tetap berada di rumah

“Proses Kegiatan Belajar Mengajar dirumah disesuaikan dengan tingkat usia dan kelas siswa dan guru juga dianjurkan melakukan proses pembelajaran dengan menceklist atau mencatat kegiatan seperti Pemberian Tugas dari Guru (PR) atau dalam bentuk lain sesuai dengan kemampuan, kreatifitas dan akses yang dimiliki anak didik nya”, tambah Fachrudin.

Fachrudin kembali menegaskan, selama proses KBM dirumah tidak ada Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan Ulangan Akhir Semester, namun syarat kelulusan dan kenaikan kelas dibuat Formulasi sesuai dengan keadaan kondisi saat ini dengan tetap menjaga mutu pendidikan dan pembelajaran bagi peserta didik.

“Aktivitas belajar di rumah menjadi salah satu komponen penilaian bagi guru sebagai sarana pengganti ujian dan sasaran penilaian selama masa pembelajaran di rumah. Sekali lagi kita ikutin arahan dan himbauan Pemerintah agar di rumah saja dan jaga Pola Hidup Bersih dan Sehat” pungkas Fachrudin.  (dadi) | Foto: Dadi & Google.co.id

Editor: Fajar Irawan

Leave A Reply

Your email address will not be published.