Trenz Indonesia
News & Entertainment

Saiful SH Paparkan Dahsyatnya Sedekah dan Doa Pengemis, Dalam Program Nikmatnya Sedekah Di MNCTV

200

Jakarta, Trenz Edutainment | Beragam kisah inspiratif yang tersaji di program ‘Nikmatnya Sedekah’ yang tayang di layar kaca MNCTV dan bisa disaksikan setiap hari Senin – Jumat dari Pkl. 05.00 -.5.30 WIB.

Program ‘Nikmatnya Sedekah’, di pandu oleh Ustaz Yusuf Mansur bersama kedua putrinya Wirda Salamah Ulya Mansur dan Qumii Rahmatal Qulub Mansur. Selain diisi oleh kajian tausyiah, program ‘Nikmatnya Sedekah’ juga menghadirkan narasumber yang menginspirasi untuk berbagi pengalaman nyata tentang keajaiban sedekah kepada pemirsa dan mengajak untuk melakukan kebaikan bagi sesama manusia, serta sesi interaktif dengan pemirsa.

Seperti kisah inspiratih yang bisa diambil dari pengalaman nyata bapak Saiful, SH atau kini akrab dikenal dengan Mr. Bejo tentang keajaiban atau dahsyatnya bersedekah, di program ‘Nikmatnya Sedekah’ yang tayang di MNCTV, Rabu, 10 Maret 2021 pkl. 05.00 – 05.30 WIB.

Saiful, SH yang kini dikenal sebagai Pengamat Kebijakan Publik & Penggiat Investigasi Media Sosial yang kini juga menjabat sebagai Direktur Utama PT BNN (PT. Bromo Noto Negoro), Komisaris Utama PT SMI (PT. Sinar Media Indonesia), Komisaris PT BNN Bandung, dan Direktur Lintas Berita KIN ini, juga memiliki pengalaman luar biasa terkait keistimewaan bersedekah.

Saiful SH, terlahir dari orang tua petani yang sedehana di Tulung Agung, Jawa Timur. Selepas SMA, dirinya diajak seorang Kyai untuk kuliah di Lampung hingga lulus di tahun 2007 dan langsung menikah.

Kesedihan yang dialami adalah saat tak lama menikah, orang tuanya meninggal dunia. Bingung dan gundah ulana karena masih belum memiliki pekerjaan, Saiful teringat akan pesan Kyainya untuk mengutamakan sedekah. Sejak itulah Saiful mulai rutin mencari kotak amal untuk bersedekah seadanya yang dia miliki.

Sekitar tahun 2010, saat sedang naik motor, Saiful ketemu dengan seseorang yang sedang jalan kaki dengan penampilan seperti pengemis. Saiful pun menawarinya untuk naik motor bareng dan dengan uang sebesar Rp. 80 ribu yang ada dikantongnya, iapun mengajaknya makan. Dengan sisa uang Rp. 40 ribu yang tersisa, Saiful kembali mensedekahkan seluruh uang tersisa, kala orang tersebut memintanya buat ongkos. Dengan rasa gembira, pengemis tersebut menerima sedekah tersebut sambil tak lupa mendoakan Saiful untuk bisa punya mobil dan meraih sukses.

10 hari berselang sejak pertemuannya dengan pengemis tersebut, Saiful menemukan uang dalam kantong plastic yang setelah dihitung, nilainya mencapai Rp. 100 juta. Namun yang dilakukan Saiful adalah kembali menaruh kantong uang tersebut ketempat semula, dan selama 3 hari memeriksanya, ternyata uang itu masih ada ditempat semula. Menncari informasi,  tidak ada kabar yang merasa kehilangan uang, akhirnya Saiful membawa uang tersebut, yang kemudian sebesar Rp. 10 juta di sedekahkan dan sisanya dibelikan mobil untuk ijadikan usaha rental mobil.

Selanjutnya, meski perjalanan hidup tak semulus yang diharapkannya, Saiful tetap rajin dan mengutamakan untuk bersedekah. Hingga suatu saat, saiful juga pernah menolong seorang pengemis yang kemudian diantar ke terminal sambil

memberikan ongkos, lagi lagi dengan rasa gembira dan penuh syukur, pengemis itu juga membalasnya dengan doa agar kelak bisa menjadi orang terkenal.

Alhamdulillah, berkah bersedekah tersebut kini menghampiri hidup Saiful SH, yang mampu mandiri dan berkecukupan, bahkan terbilang sukses dengan memimpin beberapa perusahaan dan dikenal sebagai pengamat Kebijakan Publik & Penggiat Investigasi Media Sosial.

Menurut Ustadz Yusuf Mansur, ‘sesungguhnya orang susah itu, doanya makbul’.

“Kita harus mencari orang susah, karena doanya makbul. Orang lagi susah itu, hal kecil saja bisa membuatnya gembira. Nah..kapan sih doa kita dikabulkan? Ketika Gembira…Demi Allah. Ketika gembira…doa menyusul.. dan jangan lupa? Doakan yang lain..”, tegas pria yang dikenal dengan sebutan UYM, sekaligus menjadi pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, Cikarang Tangerang dan pengajian Wisata Hati.

Pada akhirnya, kala diminta Ustaz Yusuf Mansur untuk menyampaikan hikmah yang dirasakan di program ‘Nikmatnya Sedekah“, Saiful SH tetap mengingat apa yang pernah dikatakan oleh Kyai yang pernah menjadi guru panutannya, untuk tetap bersedekah meski sekecil apapun yang hanya bisa diberikan.

“Belajarlah dari hal yang paling kecil, dan utamakan untuk selalu bersedekah”, pungkas Saiful SH. (Fajar)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.