Trenz Indonesia
News & Entertainment

Formula Pictures Dan CFC Rilis DVD A Shaun the Sheep Movie : Farmageddon

236

Jakarta, Trenz Film | Diera digital yang memudahkan semua pihak untuk mengakses segalanya lewat media sosial serta media daring, ternyata masih ada peluang untuk bisnis fisik, seperti compac disc (CD). Peluang tersebut dimanfaatkan Formula Pictures bekerjasama CFC (California Fried Chicken) untuk merilis DVD Film Original A Shaun the Sheep Movie : Farmageddon di Indonesia.

Serial komedi animasi asal Inggris, Shaun the Sheep telah jadi satu tontonan favorit anak-anak di layar kaca. Shaun si Domba ini bahkan telah diangkat ke layar lebar lewat Shaun the Sheep Movie (2015).

Sukses tersebut telah menginspirasi hadirnya film sekuel berjudul A Shaun The Sheep Movie : Farmageddon, yang rilis serentak di seluruh dunia sejak awal Februari 2020.

Harry Sampurna selaku Direktur Formula Pictures, mengatakan bahwa cerita Farmageddon berisi edukasi yang menghibur anak-anak.

“Lewat contoh visualisasi cerita, anak-anak akan lebih mudah mempelajari teladan, ketimbang nasihat secara verbal. dapat mempelajari teladan dengan lebih mudah,” ujar Harry Sampurna saat di temui di CFC Bangka, baru-baru ini.

Sementara serial animasi domba W adalah salah Satu tontonan favorit anak-anak. Pada 2015, tokoh ini diangkat ke layar lebar lewat ”Shaun the Sheep Movie”yang mendapatkan banyak pujian dari para kritikus. Di tahun ini kembali hadir sequel anyarnya ”Farmageddon”.

Dibuat dengan pasar anak-anak, film baru ini cukup menghibur, khas dengan tampilan tanpa dialog dan hanya berisi gumaman para karaktemya sepanjang 86 menit, apa pun yang disajikan di film ini bisa cukup mudah dicerna anak-anak. Bahkan orang dewasa pun bisa menikmatinya.

Farmageddon” sangat menyenangkan untuk ditonton karena penuh komedi yang terkadang terasa absurd, judulnya sendiri merupakan gabungan Farm (peternakan/téerfariian) dan Armageddon (judul referensi dari film bencana yang melibatkan antariksa). Penyampaian Film ini sangat ramah dengan anak-anak dan dibawakan dengan sangat menghibur. Selain itu, ”Farmageddon‘” juga memiliki nilai-nilai kekeluargaan dan persahabatan tanpa memandang status ataupun ras (dalam hal ini fisik/rupa karena Shaun adalah domba sedangkan Lu-La adalah alien). Melalui film ini, penonton khususnya anak-anak dapat mempelajari teladan yang lebih mudah ditangkap lewat gambar hidup. Dan satu hal lagi, dalam film ini kita diberikan pesan moral untuk tidak melakukan bullying terhadap sesama yang bisa mengakibatkan efek negatif jangka panjang. Film ini dibuat dengan teknik stop motion, teknologi dalam dunia animasi yang menggunakan potongan-potongan gambar yang dibuat seolah-olah menjadi berhubungan satu sama lain sehingga membentuk suatu gerakan atau cerita.  (Buyil)

Leave A Reply

Your email address will not be published.