Trenz Indonesia
News & Entertainment

Resensi Film “Jendela Seribu Sungai”

Mengalir Bersama Mimpi dan Cita-Cita

333

JAKARTA, Trenzindonesia | Film “Jendela Seribu Sungai” merupakan karya yang mendidik, menghibur, dan penuh inspirasi.

Cerita film ini mengajarkan kepada penonton tentang kekuatan dan ketekunan dalam menggapai mimpi dan cita-cita.

Resensi Film "Jendela Seribu Sungai"Mengikuti perjalanan tiga anak, Bunga, Arian, dan Kejora, film ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki tekad yang kuat untuk meraih cita-cita. Mereka semua dibimbing oleh Bu Guru Sheila, seorang pendidik yang sangat memahami dan mendukung mimpi serta harapan anak-anak tersebut.

Namun, keinginan mereka seringkali tidak sejalan dengan kenyataan yang ada. Arian, anak yang memiliki ayah seorang seniman kuriding, justru tidak ingin mewarisi keahlian tersebut. Kejora, sebaliknya, bercita-cita menjadi seorang dokter, namun ayahnya memiliki trauma terhadap dokter Puskesmas dan tidak setuju dengan pilihannya. Sedangkan Bunga, yang memiliki bakat menari, tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya karena kondisi cerebral-palsy yang dideritanya.

Namun, meski menghadapi tantangan dan rintangan, seribu sungai dalam film ini terus mengalirkan mimpi dan harapan. Sungai menjadi simbol kehidupan yang akan menghidupkan impian anak-anak tersebut.

Film ini mengajarkan kepada penonton tentang pentingnya tidak menyerah dalam menghadapi halangan dan terus berjuang untuk mewujudkan mimpi. Cerita yang mendalam ini mengingatkan kita bahwa meskipun terkadang mimpi kita bertentangan dengan harapan orang lain atau kenyataan yang ada, kita tetap dapat mengalir seperti sungai yang kuat dan mengubah impian menjadi kenyataan.

Melalui pesan-pesan yang disampaikan, film “Jendela Seribu Sungai” menginspirasi penonton untuk tidak pernah menyerah dan terus berjuang meraih cita-cita. Dengan kualitas produksi yang baik dan pemeranan yang kuat dari para pemainnya, film ini berhasil menyampaikan pesan-pesan positif dengan pengemasan yang menghibur.

Film ini juga menghadirkan visual yang menarik, termasuk pengambilan gambar di berbagai lokasi, seperti sungai-sungai yang indah, kota Banjarmasin, dan pegunungan Meratus. Selain itu, soundtrack yang menyentuh hati, “Selalu Ada Jalan” yang dinyanyikan oleh Ian Kasela, menambah keseluruhan pengalaman menonton menjadi lebih berkesan.

Diharapkan film “Jendela Seribu Sungai” dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada penonton, terutama anak-anak, untuk tidak pernah berhenti bermimpi dan berjuang menggapai cita-cita. Film ini akan dirilis pada tanggal 20 Juli 2023 di bioskop-bioskop terdekat.

Pemain Jendela Seribu Sungai

Agla Artalidia (Bu Guru Sheila), Bima Sena (Arian), Sheryl Drisanna (Bunga), Halisa Naura (Kejora), M.Dhiki Syafi’i (Ganang), Mathias Muchus (Awat), Ariyo Wahab (Abah Arian), Ibrahim ‘Baim’ Imran (Damang Isman), Olla Ramlan (Uma Arian), Ajil Ditto (Arian Dewasa), Bopak Castello (Daim), Elma Istiana (Mama Bunga).

Penampilan Khusus: H. Ibnu Sina, Ian Kasela

 

Tim Produksi & Kreatif

Sutradara: Jay Sukmo

Produser: Avesina Soebli & Aris Muda

Produser Eksekutif: H Ibnu Sina

Produser Kreatif: Mathias Muchus

Ko-produser: Agus Suhardi

Produser Pendamping: Zulfaisal Putera & Hevi Novianti

Produser Lini: Ipunk Purwono

Cerita: Miranda Seftiana & Avesina Soebli

Skenario: Swastika Nohara

Lokasi Syuting: Kota Banjarmasin, Loksado

Rumah Produksi: Radepa Studio/ 2023

OST FILM JENDELA SERIBU SUNGAI

Judul: Selalu Ada Jalan

Penyanyi: Ian Kasela

Pencipta: Moldy

(Fjr) | Foto: Google.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.