Trenz Indonesia
News & Entertainment

Sinetron “Celoteh Anak” Membantu Mengisi Kekosongan Produksi Film Anak di Indonesia

1,353

Jakarta, Trenzindonesia.com | Dalam produksi Sinetron ini, diperlukan sekitar lima belas pemain anak-anak berbakat dari usia SD dan SMP. Inez Production telah melakukan proses seleksi bakat melalui sesi casting, di mana puluhan anak telah mencoba menunjukkan kemampuan akting mereka.

Dari sekian banyak pilihan bakat anak-anak, terpilihlah lima belas anak yang dianggap memiliki kemampuan yang cukup untuk memainkan peran dalam “Celoteh Anak”. Nama-nama mereka antara lain: Aryanti, Ersa, Cindy, Erlan, Rafael, Andhika, Arya, Nadin, Japira, Loly, Jaena, Jaeni, Nabita, Kaesa, dan Ayira.

Menurut Bunda Inez Thea, rumah produksinya telah lama menjalin kerja sama dengan TVRI dan beberapa stasiun televisi swasta lainnya, terlibat dalam produksi Sinetron, Talkshow, Reality Show, Variety Show, dan lain sebagainya.

“Meski rumah produksi kami belum sebesar yang lain, yang memiliki banyak produksi streaming televisi jangka panjang, Inez Production tetap eksis untuk urusan produksi. Kecil-kecilan saja lah, yang penting tidak vakum,” ungkapnya kepada wartawan baru-baru ini, sambil memastikan bahwa upaya mereka akan tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar suatu hari nanti.

Sinetron “Celoteh Anak” disutradarai oleh Ervin Salamandra, seorang sineas muda yang telah terlibat dalam sejumlah proyek streaming di beberapa stasiun televisi.

“Kerja sama dengan Ervin bukanlah yang pertama kalinya. Pada bulan puasa tahun lalu, kami bekerja sama dalam reality show yang berjudul ‘Berkah Tadarus Ramadhan’ yang ditayangkan di TVRI. Melihat respons positif dari penonton, saya kemudian memberikan tanggung jawab penggarapan produksi kepadanya,” jelas Inez.

Meskipun belum banyak menggarap sinetron untuk usia anak SD dan SMP, Ervin Salamandra telah berhasil menunjukkan bakat seni peran anak-anak dalam beberapa drama untuk remaja atau dewasa.

“Dalam pengalaman saya sebagai sutradara, saya pernah mengerjakan peran anak-anak dalam drama untuk dewasa. Secara psikologis, pendekatan dengan anak-anak ternyata lebih menarik,” ungkapnya kepada wartawan.

Ervin menegaskan bahwa mengarahkan bakat seni peran anak-anak jauh lebih mudah daripada yang ia bayangkan, terutama bagi mereka yang memiliki bakat yang luar biasa.

Sinetron “Celoteh Anak” merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan tayangan anak-anak yang saat ini mulai menurun di televisi.

“Setiap hari, anak-anak disuguhi film-film animasi di berbagai stasiun televisi. Sedangkan sinetron atau film dengan genre yang sesuai untuk anak-anak sangatlah sedikit. Ketika saya diberi kesempatan untuk menggarap Sinetron anak oleh Bunda Inez, saya langsung menerimanya. Kebetulan saya sangat menyukai anak-anak,” tambahnya.

Sinetron “Celoteh Anak” menghadirkan legenda dan dongeng rakyat Indonesia serta dari negara lain. Beberapa di antaranya adalah kisah tentang Kabayan (Sunda/Jabar), Putri Mandalika (NTB/Lombok), Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat (Sumsel), Pangeran Amat Mude (Aceh), Bawang Merah, Bawang Putih (Riau), Sangkuriang (Sunda/Jabar), Malin Kundang (Sumbar), Jampang (Betawi/Jakarta), Ali Baba (Timur Tengah), dan lainnya.

Meskipun berbentuk dongeng dan legenda, sinetron ini disesuaikan dengan selera anak-anak masa milenial saat ini. Dikemas secara menarik seperti reality show, dengan adanya seorang pembawa acara yang mengarahkan alur cerita, atau dapat dianggap sebagai seorang pendongeng.

“Sinetron ini saya kemas secara kreatif, sehingga nantinya akan menjadi tontonan yang menarik dan menjamin bahwa anak-anak tidak akan merasa bosan. Bisa dibilang ini adalah dongeng versi milenial,” jelas Ervin.

Dalam produksi Sinetron ini, diperlukan sekitar lima belas pemain anak-anak berbakat dari usia SD dan SMP. Inez Production telah melakukan proses seleksi bakat melalui sesi casting, di mana puluhan anak telah mencoba menunjukkan kemampuan akting mereka.

Dari sekian banyak pilihan bakat anak-anak, terpilihlah lima belas anak yang dianggap memiliki kemampuan yang cukup untuk memainkan peran dalam “Celoteh Anak”. Nama-nama mereka antara lain: Aryanti, Ersa, Cindy, Erlan, Rafael, Andhika, Arya, Nadin, Japira, Loly, Jaena, Jaeni, Nabita, Kaesa, dan Ayira.

“Menurut saya, para pemain anak-anak dalam “Celoteh Anak” memiliki bakat yang luar biasa. Mereka berpotensi untuk menjadi aktor dan aktris besar yang mampu menggantikan generasi pemeran sebelumnya. Proses syuting sinetron ini akan dimulai pada tanggal 25 Oktober 2023,” pungkas Ervin.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.