Trenz Indonesia
News & Entertainment

Teguh Julianto Berharap Film Uti Deng Keke Bisa Di Putar Di Bioskop di Kota Besar

281

JAKARTA, Trenz Film | Menyadari dunia akting atau film tidak bisa dijadikan sandaran masa depan, membuat Aktor kawakan Teguh Julianto buru-buru beralih profesi menjadi pebisnis ekspor impor sepatu di Pulau Bali. Hal itu yang membuat wajah ganteng Teguh menghilang dari gegap gempitanya industri film.

“Saya sadar betul kalau hasil dari berakting tidak bisa menjadi sandaran masa depan, makanya saya bersama keluarga sepakat untuk bisnis sepatu di Bali” ujar Aktor yang dikenal berkat film Si Manis Jembatan Ancol ini saat ngopi bareng trenzindonesia.com di salah satu cafe di Tebet belum lama ini.

20 tahun menepi di hiruk pikuknya industri film membuat pria dua anak ini kangen berakting di depan kamera film.

Teguh Julianto

“Kangen akting apalagi kalau melihat Anjasmara dan Dian Nitami di TV, kebetulan saya sudah pisah dengan istri, dan anak-anak sudah dewasa. Maka saya putuskan untuk kembali ke dunia film di Jakarta,” ujar Teguh Julianto dengan nada senang

Apalagi kembalinya Teguh Julianto disambut produser film Uti Deng Keke, Hartono Ko dari PT. Gema Production yang membutuhkan aktor kawakan sekaliber Teguh Julianto.

“Alhamdulillah pak Hartono Ko memberikan kepercayaan pada saya untuk terlibat di film Uti Deng Keke. Ini kesempatan emas yang tidak saya sia-siakan,” kata aktor yang belakangan wajahnya berseliweran di layar kaca SCTV lewat sinetron Love Story’The Series.

Yang membuat Teguh Julianto langsung menyambar tawaran main film yang juga dibintangi aktor kawakan Roy Marten, Mongol Stress, Gerry Iskak, Rency Milano dll ini, karena ceritanya mengedukasi masyarakat, terutama generasi Milenial dan muda, tentang pentingnya hidup bertoleransi dan cinta kepada NKRI.

Teguh Julianto

“Buat saya tidak mempermasalahkan besar kecilnya sebuah peran, yang penting ceritanya menarik memberikan pencerahan kepada yang menonton film. Apalagi setelah saya lama menghilang dari dunia film,” ujar Teguh panjang lebar

Karenanya, Teguh berharap film Uti Deng Keke bisa segera tayang di bioskop di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Karena dengan diputarnya film Uti Deng Keke di ratusan layar lebar, apa yang disampaikan lewat film ini segera tersampaikan ke masyarakat luas.

“Saya berharap film Uti Deng Keke bisa segera tayang di bioskop di kota-kota besar, sehingga edukasi lewat film ini sampai ke masyarakat luas,” tandas Teguh mengakhiri pembicaraan. (Buyil)

Leave A Reply

Your email address will not be published.