HomeHiburanFilmAll Access to Rossa 25 Shining Years : Perjuangan Sang Single Mother

All Access to Rossa 25 Shining Years : Perjuangan Sang Single Mother

Published on

Kisah Menyentuh Sang Queen of Pop Indonesia

Jakarta, Trenzindonesia | Film terbaru yang mengisahkan perjalanan hidup Queen of Pop Indonesia, Rossa, dalam dokumenter “All Access to Rossa 25 Shining Years” berhasil mencuri perhatian publik dengan kisah yang begitu menyentuh hati.

Dokumenter ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi banyak orang, terutama para single mother yang dibuat menangis berjamaah oleh alur cerita yang begitu mendalam dan penuh emosi.

Kisah perjuangan Rossa sebagai single mother yang penuh semangat dan haru menjadi pengingat bagi kita semua tentang kekuatan cinta, semangat juang, dan pentingnya menyayangi orang terdekat. Film ini menggambarkan bagaimana Rossa membesarkan sang anak, Rizky Langit Ramadhan, setelah berpisah dari mantan suaminya. Banyak penonton yang merasa relate dengan perjuangan Rossa, seperti komentar akun Instagram @pujiastuti9948, “Gak terasa air mata mengalir saat menonton film ini… Apalagi saat momen Rizky meluk teteh di panggung. Teteh terima kasih sudah memberi pelajaran dari film ini bahwa perceraian bukanlah akhir dari sebuah kebahagiaan.”

Tidak hanya menyajikan perjalanan karier Rossa di dunia musik, film ini juga memperlihatkan sisi emosional dan rapuhnya. Akun Instagram @yenia_prl menambahkan, “Asliii kerennn sih film dokumenter ini dikemas epik, sisi-sisi emosionalnya Teh Ocha bener-bener ke-show-up, hebat dia ibu yang hebat penyanyi yang profesional, teman kerja yang baik, sebagai pasangan bucin parah ya. Tapi kembali lagi Teh Ocha manusia yang punya sisi rapuhnya juga. Semalem nonton beberapa part ikutan nangis, vibe nonton konsernya juga kerasa.”

All Access to Rossa 25 Shining Years” memberikan semangat bagi para single mother di seluruh Indonesia. Kisah Rossa menjadi bukti bahwa seorang ibu tunggal bisa meraih kesuksesan dan kebahagiaan. Film ini mengajak kita untuk berani melangkah maju dan mengejar mimpi, apapun rintangan yang ada.

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan sendiri kekuatan emosi yang dibawa oleh film Rossa. Ajak keluarga dan teman-teman untuk segera menonton di bioskop terdekat!

All Access to Rossa 25 Shining Years” dipersembahkan oleh Time International Films, diproduksi oleh Inspire Pictures bersama Sinemaku Pictures. Dalam film ini, Rossa juga menjadi produser eksekutif bersama Irwan D. Mussry, Prilly Latuconsina, P. Intan S. dan Yahni Damayanti. Sementara Umay Shahab, Inarah Syarafina, Sugi Compros, Alfreno Kautsar R. dan Boy Rianto Latu bertindak sebagai produser. (Da_Bon/Fjr) | Foto: Istimewa

Latest articles

Dari Lampung untuk Dakwah Digital: MPL Summit 2026 Buktikan Media Pesantren Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media pesantren kini tidak lagi...

Roy Romly Siapkan Single Anthem Filantropi, Dedikasi untuk Para Pejuang Kemanusiaan

Jakarta – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., atau yang akrab...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...

More like this

Roy Romly Siapkan Single Anthem Filantropi, Dedikasi untuk Para Pejuang Kemanusiaan

Jakarta – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., atau yang akrab...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...