Film ‘Diponegoro Hero’ / Foto: Ist
Jakarta, Trenzindonesia.com | Dua abad setelah Perang Jawa meletus, kisah heroik Pangeran Diponegoro kembali dihidupkan melalui terobosan terbaru teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam film pendek berjudul “Diponegoro Hero”. Diproduksi oleh King Bagus dari Mars Media, film ini bukan sekadar tontonan biasa, melainkan sebuah penghormatan visual yang menggabungkan akurasi sejarah dengan inovasi digital.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya terhibur, tapi juga terinspirasi oleh semangat juang Pangeran Diponegoro,” ujar Bagus dalam peluncuran resmi di Jakarta.
Film berdurasi 30 menit ini dirancang khusus untuk memeriahkan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI dan akan tayang perdana secara terbatas hari ini sebelum dirilis gratis di platform Usky AI.
Kolaborasi Sejarah dan Teknologi
Dengan anggaran Rp200 juta, “Diponegoro Hero” menjadi film pertama di Indonesia yang memanfaatkan Generative AI untuk menciptakan narasi visual yang memukau. Tim produksi bekerja sama dengan Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra PADI) sebagai penasihat historis, memastikan setiap adegan tetap autentik dan sarat nilai perjuangan.
“Spiritualitas dan kepahlawanan Diponegoro kami angkat dengan pendekatan modern, agar relevan bagi penonton masa kini,” tambah Bagus. Film ini diharapkan menjadi medium edukasi yang menyegarkan, sekaligus mengajak publik merenungi makna kemerdekaan melalui lensa sejarah.
Tonton Gratis dan Rayakan Kemerdekaan
Setelah tayang perdana, “Diponegoro Hero” dapat diakses tanpa biaya, menjadikannya salah satu karya patriotik yang mudah dijangkau masyarakat. “Mari kita refleksikan kemerdekaan dengan menghidupkan kembali semangat para pahlawan,” ajak Bagus.
Dengan sentuhan AI dan kedalaman cerita, film ini tidak hanya menargetkan pencinta sejarah, tetapi juga generasi digital yang akrab dengan teknologi. Siapakah yang akan menyangka bahwa Diponegoro bisa “berbicara” kepada kita di era modern seperti ini?
