HomeHiburanMusicDayu AG Laporkan Maheswara Musik ke Polisi: Diduga Gunakan Lagu “Tabah” Tanpa...

Dayu AG Laporkan Maheswara Musik ke Polisi: Diduga Gunakan Lagu “Tabah” Tanpa Dibayar Sejak 1994

Published on

Jakarta — Pencipta lagu sekaligus produser dan penyanyi Dayu AG resmi melaporkan bos Maheswara Musik Lo Siong Fa alias Paku ke Bareskrim Mabes Polri . Laporan itu dilayangkan lantaran Dayu AG mengaku tidak pernah menerima hak ekonomi atas karya terkenalnya, lagu “Tabah”, sejak pertama kali dirilis pada 1994.

Didampingi kuasa hukum Arianto Hulu dari Indonesia Police Watch (IPW), Dayu menyebut bahwa selain lagu Tabah, terdapat tujuh album karya lain yang juga belum pernah diberikan keuntungan apa pun kepada dirinya.
“Lagu ini dibuat tahun 1994, bahkan sempat meraih penghargaan pada 1995. Tapi sampai hari ini klien kami tidak pernah menerima sepeser pun haknya. Tidak ada kontrak tertulis, tidak ada izin penggunaan, tapi karyanya justru beredar di YouTube dan berbagai platform digital,” ujar Arianto Hulu kepada media,di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Selasa (11/2).

Menurut Arianto Hulu, pada awal kerja sama, kesepakatan hanya dilakukan secara lisan. Saat itu Dayu AG mengaku masih sangat polos dan hanya berharap karyanya bisa dikenal publik.

“Klien kami hanya bilang, kalau ada untung ya dibagi, kalau tidak ya tidak apa-apa. Tapi setelah lagunya sukses dan mendapat penghargaan, hak ekonomi itu sama sekali tidak pernah diberikan,” jelasnya.

Upaya kekeluargaan sebenarnya sudah dilakukan berulang kali. Dayu bahkan sempat menghubungi istri terlapor serta mengirimkan somasi langsung ke alamat rumah Paku. Namun hingga lebih dari lima bulan berlalu, tak ada tanggapan.
“Ruang mediasi sudah kami buka selebar-lebarnya. Kami datang langsung, kirim somasi, tapi tidak pernah direspons,” tambah Arianto .

Dalam laporan tersebut, pihak Dayu menjerat terlapor dengan Pasal 113 Undang-Undang Hak Cipta, terkait penggunaan karya tanpa izin meski lagu Tabah sudah terdaftar resmi di Kementerian Hukum.

Meski menempuh jalur hukum, Dayu AG menegaskan masih membuka pintu damai.
“Harapan kami sederhana. Duduk bersama, sepakati angka, dan bayarkan hak klien kami. Kami sangat terbuka untuk mediasi,” tutup Arianto.

Latest articles

Hadirkan Ustadz Subki Al-Bughury, Ikatan Alumni SMP 45 Jakarta Gelar Gebyar Muharram 1448 H dengan Santunan Yatim

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Taklim Ikatan Alumni SMP...

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

More like this

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

Pikachu Goyang Dangdut Bareng Happy Asmara, “Kopi Dangdut” Siap Gegerkan Jakarta

JAKARTA — Penyanyi dangdut-pop Jawa Happy Asmara dipastikan menjadi sorotan utama dalam peluncuran album...