Jakarta, Trenz Music |Ratusan musisi drum dan perkusi berbakat kembali menunjukkan kebolehannya dalam meminkan alat musik pukul, di ajang IDPFEST 2019. Salah satunya adalah Aisha Soraya Zahira.
Aisya Soraya Zahira (10) berhasil pecahkan rekor menggebuk drum terlama dengan catatan waktu 10 jam 6 menit 15 detik, di Bengkulu, Minggu (30/12/2018). Keberhasilan ini dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).
“Saya senang di ajak Oom Ekki ikut acara IDPFEST kali ini. Saya jadi banyak mengenal teman-teman drumer dari seluruh Indonesia,” ujar Aisyah saat temu Wartawan jelang pembukaan IDPFEst 2019 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta, Kamis (28/3).
IDPFest 2019 sendiri bakal digelar dari tanggal 28-31 Maret 2019 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki. Selain pemain perkusi dan drum, acara ini juga dimeriahkan oleh Tari Kabasaran dari Sanggar Bapontar Sulawesi Utara dan petikan Sape (gitar Dayak) yang berkolaborasi dalam satu panggung.
Pada event IDPFEST tahun ini juga digelar berbagai acara diantaranya: Kompetisi Kolaborasi Drum & Perkusi, Kompetisi Drum, Pameran Alat Musik, Drum & Perkusi Indonesia, Ansambel Perkusi Difabel, Indonesia Drum & Perkusi Orkestra, Penghargaan dan Penampilan Musisi, Drummer & Perkusionis Legendaris Indonesia serta beberapa acara lainnya.
Menurut Direktur IDPFest, Ekki Soekarno, pihaknya juga memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk memperlihatkan kemampuan mereka bermain drum.
“Perkusi ini bagus untuk penyandang disabilitas. Bisa melatih kesabaran dan sensor ritmik mereka,” kata Ekki.
Ekki menambahkan, Indonesia memiliki seniman dan kelompok seni perkusi di berbagai daerah. Kelompok perkusi yang akan tampil dalam IDFest 2019 ini datang dari cabang IDP di 13 provinsi, antara lain dari Aceh, Bengkulu, Nunukan dan berbagai tempat lainnya.
“Kita harus menjaga kelestarian kesenian ini. IDPFest adalah salah satu cara kami untuk menjaganya,” tandas Ekki Soekarno. (Boeyil/Fjr) | Foto: Fajar
