HomeHiburanMusicJATIM Reggae Star Festival 2017 Usung Visi Kultural dan Sosial

JATIM Reggae Star Festival 2017 Usung Visi Kultural dan Sosial

Published on

Apa jadinya bila virus musik reggae yang mengusung visi cultural dan sosial, semakin mewabah dengan merambah ke berbagai daerah di Indonesia?

Trenz Music | Stadion Brantas di Kota Batu, Malang, akan menjadi area perhelatan event reggae terbesar di Jawa Timur. Acara bertajuk “JATIM Reggae Star Festival 2017” ini akan dihelat pada tanggal 16 Desember nanti.

JATIM Reggae Star Festival 2017” menjadi langkah awal dalam upaya membuat gebrakan untuk menebar virus virus Reggae Star Festival yang bervisi kultural dan sosial. Gebrakan ini terbersit dari suksesnya perhelatan reggae terbesar dan tereksis di Indonesia bertajuk “Bali Reggae Star Festival” yang telah dilangsungkan untuk kali ke tiga sejak dihelat pertama kali di tahun 2015 lalu.

Adalah Agung Ngurah, penggagas dan pelaksana Reggae Star Festival yang sukses menggelar Bali Reggae Star Festival hingga kali ke tiga, terbersit untuk memperluas event Reggae terakbar tersebut ke beberapa wilayah di Indonesia.

“Sukses di Bali, terbersit untuk memperluas perhelatan Reggae terbesar dan tereksi tersebut, dan tahun ini mendapat kesempatan untuk menularkan virus-virus Reggae Star ke Jawa Timur khususnya lewat kota Malang”, ujar Agung saat konferensi pers ‘Jatim Reggae Star Festival 2017’, yang dimoderatori oleh Buddy aCe dan berlangsung di Sallo Innyan Coffee, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa lalu (21/11/17).

“Tantangan menghelat Reggae Star Festival  berawal dari Tony Q di tahun 2015 untuk menghadirkan event Reggae dengan konsep berbeda yakni gimana berkumpul dengan satu visi besar yang tidak hanya hura-hura. Ada satu gerakan sosial di lingkungan yang outputnya membuat tong sampah yang disebar ke penjuru wilayah di Bali serta memberi kontribusi sosial di luar lingkungan” papar Agung.

“Ditahun 2015 Bali Reggae Star Festival melakukan aksi sosial di Panti Anak cacat dan 2016 melakukan aksi sosial terhadap pengungsi akibat erupsi gunung Agung di Bali”, jelas Agung.

Bali Reggae Star Festival tidak hanya melulu berkontribusi untuk sektor lingkungan dan sosial, namun juga mampu mendorong musik Reggae sebagai mediasi cinta damai baik tersirat dalam pesan maupun secara hidup keseharian.

“Kita harus peduli terhadap sesama  dan lingkungan kita. Selain itu, setiap orang yang turut membeli tiket berarti telah ikut berkontribusi. Dan harapannya bisa menyaingi festival-festival Reggae di dunia.” Lanjut Agung.

Sementara drummer Ferry Firdaus HK merasa berkepentingan untuk terlibat dan berpartisipasi di beragam event Reggae.

“Prisnsipnya musik Reggae dalam perjalanannya adalah nyawa di diri saya. Makanya saya punya cita-cita ingin suatu saat menjadi seseorang yang terlibat di kegiatan-kegiatan musik khusunya musik Reggae”, imbuh Ferry HK

“Semoga bangsa Indonesia selalu mensupport acara-acara Reggae”, harap Ferry lebih lanjut.

Menurut Bastian dari band Reggae Cozy Republik, didukung kondisi alam yang sejuk dan dingin, kota Malang bisa menjadi surga baru untuk musik Reggae di Indonesia.

“Sejarah mencatat, Malang adalah kota musik di Indonesia dan hingga kini musisi kalau belum pernah manggung di Malang, belum dianggap keren sebagai anak band” jelas Bastian Cozy.

“Seperti di Malang, beberapa kota lain di Jawa Timur banyak memiliki komunitas band-band Reggae, makanya event Reggae star Festival nanti akan mempersatukan Jawa Timur di Malang melalui Reggae” lanjut  Bastian.

“Tak berlebihan juga, dengan banyaknya komunitas penggemar musik Reggae di Jawa Timur terlebih di Malang, mimpi saya kelak Malang bisa ditasbihkan menjadi kota Reggae di Indonesia”, mimpi Bastian Cozy.

Tony Q Rastafara yang berhasrat ingin membuat museum Reggae di Indonesia menyatakan kalau Reggae sudah mendunia dan musik Reggae Indonesia harus lebih ada visi misinya.

“Berangkat dari kesenian, musik menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kita. Mengakomodir musik hingga menjadikan pariwisata  dan eforia baru melalui musik”, jelas Tony Q

“Jatim Reggae Star Festival bisa menjadi tolak ukur untuk pulau Jawa. Visi misinya, dengan musik in ibis amenciptakan pariwisata dan membantu ruang lingkup kita denga cara kita”, jelas pemilik nama asli Tony Waluyo Sukmoasih.

Dengan semangat dan keinginan yang sama, kota batu, Malang yang merupakan kota pariwisata berbasis musik, siap menghelat “Jatim Reggae Star Festival 2017” yang selain sebagai pelaku juga sekaligus mendorong terjaganya kearifan lokal, menempatkan potensi daerah berubah menjadi potensi nasional, baik dari segi seni, budaya termasuk potensi pariwisata.

Selain melibatkan musisi musisi Reggae ternama seperti Tony Q Rastafara, Cozy Republik, Steven Jam dan mantan vokalis band Monkey Boots yakni Denny Frust, serta Topan Rainbow Skanking Belitung, perhelatan “Jatim Reggae Star Festival 2017” yang akan menghadirkan warna-warni musik Reggae ini juga akan dimeriahkan oleh aksi beberapa band Reggae yang mewakili berbagai kota di Jawa Timur diantaranya Geranium Reggae Lumajang, Cah Reggae Jember, Tropical Forest Malang, Malang Dub Foundation dan masih banyak lagi.

Selain konser musik Reggae, perhelatan “Jatim Reggae Star Festival 2017” yang akan dimulai pkl 14.00 hingga akhir malam pada tanggal 16 Desember 2017 juga disemaraki oleh bazaar food and beverage, merchandise, komunitas dan pesta budaya. (Fjr) | Foto: Fajar

 

 

Latest articles

Hadirkan Ustadz Subki Al-Bughury, Ikatan Alumni SMP 45 Jakarta Gelar Gebyar Muharram 1448 H dengan Santunan Yatim

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Taklim Ikatan Alumni SMP...

Program Jumat Berkah Wartawan Pekan – 76 , Gandeng Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila Gelar Aksi Sosial untuk Warga Cibubur

Jakarta , Trenzindonesia.com - Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui...

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

More like this

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

Pikachu Goyang Dangdut Bareng Happy Asmara, “Kopi Dangdut” Siap Gegerkan Jakarta

JAKARTA — Penyanyi dangdut-pop Jawa Happy Asmara dipastikan menjadi sorotan utama dalam peluncuran album...