Sajikan Perpaduan Musik Pop, Spiritual, dan Psikedelik Bersama Kirana Setio, Pitahati, Panacka, dan Melisa Putri
Jakarta, Trenzindonesia | Program musik mingguan Main-Main di Cipete kembali hadir dengan episode ke-12 pada Senin malam (12/5) di Casatopia Cafe, Jakarta Selatan.

Acara ini menjadi panggung bagi musisi-musisi pendatang baru dari berbagai latar belakang genre dan kota. Dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno, edisi kali ini menampilkan Panacka, Kirana Setio, Melisa Putri, dan band asal Malaysia, Pitahati.
Malam musik dibuka oleh Panacka, grup pop asal Tegal, yang membawakan lagu-lagu dari album debut mereka “Manusia Manusia”. Album ini menawarkan perjalanan sonik tentang siklus hidup manusia, mulai dari kelahiran hingga akhir hayat, dengan nuansa pop yang ekspresif dan reflektif.
Penampilan selanjutnya datang dari Kirana Setio, solois berbakat yang memperkenalkan single terbarunya, “Bagiku Kaulah Segalanya”, hasil kolaborasi bersama The GRNM. Lagu ini merupakan versi terbaru dari karya klasik Anton Issoedibjo, yang sempat dipopulerkan oleh Zwesty Wirabuana pada 1983. Kirana berhasil menghidupkan kembali lagu ini dengan pendekatan modern yang tetap menghargai esensi aslinya.
Melisa Putri turut memberikan warna tersendiri dengan membawakan karya-karya bertema spiritual. Single terbarunya, “Padamu Ku Bersujud”, mengangkat tema ketulusan dan kepasrahan dalam hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Nuansa spiritual yang kuat dalam lagu ini menjadi penanda perkembangan musikal Melisa menuju dimensi yang lebih mendalam.

Sebagai penutup malam, band Pitahati dari Malaysia tampil dengan materi dari album terbaru mereka “Algoritma 432”, yang akan segera dirilis dalam format digital dan fisik. Sejak 2011, Pitahati dikenal dengan gaya khas Nusantara Rock, Art Rock, dan Psikedelik, yang memadukan elemen tradisional dan modern secara eksperimental.
Main-Main di Cipete merupakan program musik yang diselenggarakan setiap Senin malam di bawah naungan Reallist Management, kolektif musik yang didirikan oleh Enodimedjo. Acara ini digelar gratis tanpa tiket, memberikan ruang bagi para musisi muda untuk memperkenalkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas.
Bagi pecinta musik yang ingin mengetahui jadwal penampil mingguan, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi: @main.main.di. (Da_Bon/Fjr) | Foto: Istimewa
