Jakarta, Trenzindonesia.com | Langkah berani kembali diambil brand alat musik global Meinl. Mereka resmi memperpanjang kontrak drummer muda berbakat, Dica Melo—sebuah keputusan yang bukan sekadar simbolis, tetapi terbukti membawa dampak nyata terhadap penjualan dan penetrasi pasar generasi baru.
Strategi Baru Industri: Dari Senior ke Gen Alpha

Keputusan ini diungkapkan oleh Head of Marketing Communication Trimusika Group, Hendra SK, yang menegaskan bahwa perpanjangan kontrak dilakukan setelah evaluasi menyeluruh.
Menurutnya, lanskap industri musik kini tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya brand lebih mengandalkan musisi senior sebagai wajah produk, kini pendekatan tersebut mulai bergeser ke talenta muda yang lebih relevan dengan pasar, khususnya Gen Alpha.
“Dica bukan hanya soal skill, tapi juga koneksi dengan audiens,” menjadi garis besar strategi yang diusung.
Efek Nyata: Penjualan Naik dan Pasar Meluas
Kolaborasi sebelumnya antara Meinl dan Dica Melo terbukti bukan sekadar gimmick pemasaran. Hasilnya konkret: peningkatan penjualan produk sekaligus perluasan jangkauan pasar ke segmen yang lebih muda.
Endorsement yang diperpanjang mencakup berbagai lini produk, mulai dari stick drum, brush, hingga alat perkusi—kategori yang memang dekat dengan pemain pemula hingga intermediate.
Keberhasilan ini menegaskan satu hal: kedekatan emosional dengan audiens kini sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri.
Diferensiasi: Drummer Perempuan Jadi Nilai Lebih

Dalam industri yang masih didominasi pria, kehadiran Dica sebagai drummer perempuan muda menjadi nilai diferensiasi tersendiri. Selain memperkuat citra brand yang inklusif, langkah ini juga memberi warna baru dalam strategi branding.
Pendekatan ini menciptakan positioning yang lebih segar dan relevan, terutama bagi generasi muda yang semakin menghargai representasi dan keberagaman.
Peluang Besar: Dari Stick ke Cymbal Profesional
Kerja sama ini tidak hanya menguntungkan brand, tetapi juga membuka jalur karier lebih luas bagi Dica. Jika performanya terus konsisten, peluang untuk terlibat dalam lini produk lain—termasuk cymbal profesional—terbuka lebar.
Sebuah langkah yang bisa mengantarkannya ke level lebih tinggi di industri musik global.
Sonic Energy dan Tren Sound Healing
Selain lini perkusi konvensional, Meinl juga tengah mengembangkan seri Sonic Energy—produk yang berkaitan dengan frekuensi suara untuk relaksasi dan kesehatan.
Tren sound healing yang kian populer, termasuk di Indonesia, membuat lini ini menjadi salah satu fokus pertumbuhan brand. Produk ini menyasar gaya hidup modern yang menggabungkan musik dengan wellness.
Dica Melo: Cepat Bersinar, Tetap Rendah Hati

Bagi Dica, pencapaian ini bukan hal kecil. Dalam waktu sekitar lima tahun belajar drum, ia sudah berhasil menjalin kerja sama dengan brand internasional.
Ia mengaku nyaman menggunakan produk Meinl, terutama karena membantu mengurangi risiko cedera pada tangannya yang sensitif. Namun, ia tetap menegaskan komitmennya untuk terus berkembang dan tidak cepat puas.
Dalam perjalanan bermusiknya, Dica terinspirasi oleh drummer legendaris Indonesia, Gilang Ramadhan—sebuah pengaruh yang membentuk karakter permainannya hingga saat ini.
Adaptasi Jadi Kunci
Kolaborasi Meinl dan Dica Melo menjadi gambaran jelas arah baru industri musik: adaptif, relevan, dan berorientasi masa depan.
Di era sekarang, keberhasilan tidak lagi semata ditentukan oleh pengalaman panjang, tetapi juga oleh kemampuan menjalin koneksi dengan generasi baru—pasar yang akan menentukan arah industri ke depan.
