Trenz Indonesia
News & Entertainment

Darius Sinathriya Dan Donna Agnesia Jajal Kemampuan Expedition Himalaya Series

Bersyukur Bisa Mewujudkan Mimpinya Menjelajah Pegunungan Himalaya

260

Jakarta, Trenz Lifestyle | Sebagai penggemar olahraga, Darius Sinathriya ternyata tidak hanya menggemari olahraga sepakbola saja tapi juga olahraga ekstrem seperti olahraga ekstrem seperti naik motor ke destinasi wisata pegunungan yang membutuhkan tenaga dan keberanian yang ekstra.

Expedition Himalaya Series E 6772

Karenanya, ketika ia ditantang oleh produsen jam Expedition, untuk menjajal kemampuan jam Expedition Himalaya Series  E 6772 serta Expedition Himalaya series couple  E 6757 Titanium, sontak pasangan Darius dan Donna Agnesia semangat untuk mencobanya.

Expedition Himalaya series E 6772 dengan sentuhan kompas kecil yang dapat membantu para riders ketika kehilangan signal GPS, dapat memudahkan membaca kemampuan arah mata angin. E 6772 juga didasarkan pada arloji racing riders, dengan case full stainless steel berukuran 48mm dan bazel dial opening 36,5 mm yang merupakan konfigurasi kronograf 3-6-9 pertama dalam koleksi Himalaya series dan tahan air hingga 50 meter.

Expedition Himalaya series couple E 6757 Titanium

Sedangkan Expedition Himalaya series couple  E 6757 Titanium memang didedikasikan untuk pasangan yang hobby riding. E 6757 yang full titanium memiliki kekuatan 30% lebih kuat dari besi atau baja, ditambah dengan keunggulan  50% lebih ringan.

“Saya memang menyukai menjalani perjalan ekstrem, makanya ketika ditantang oleh manajemen Jam Expedition untuk melakukan perjalanan naik gunung Himalaya, saya langsung berangkat. Apalagi istri ikut, makin semangat,” ujar Darius ketika bincang dengan TrenzIndonesia di kawasan Jakarta Barat belum lama ini.

Oleh produsen jam kenamaan tersebut, selain dibekali motor yang siap menjalajah pegunungan yang berada di India, Darius dibekali jam couple seri E 6757, yang diharapkan bisa banyak membantu apabila tersesat diatas ketinggian 2000 kaki.

Darius

“Tadinya saya geli ketika dikasih jam yang ada kompas tapi masih analog, sementara sekarang kan udah jaman digital. Apa ya, bisa membaca arah dengan baik ya, itu pertanyaan besar kami berdua. Tapi pihak manajemen bilang, makanya saya bersama istri sebagai penguji cobanya,’ ujar Darius dengan wajah serius.

Sebagai brand ambasador jam terkemuka tersebut, pantang buat Darius dan Donna Agnesia untuk mundur, dengan persiapan yang matang, Darius akhirnya bisa mewujudkan mimpinya bisa menjalajah negara India serta pegunungan Himalaya selama 10 hari. “Seru, melelahkan, tapi menyenangkan. Karena kami berdua bisa mewujudkan impian bisa menjelajah salah satu pegunungan tertinggi di dunia,” papar pembawa acara olah raga di berbagai televisi swasta ini.

Selain itu, kata pembawa acara olahraga favorite pemilihan pemirsa pada ajang Panasonic Award 2007, 2009, 2010, 2011 ini, dirinya berhasil membawa misi produsen jam kalau dirinya bisa menjelajah pegunungan Himalaya dengan membuktikan kalau jam Expedition seri 6757 memang membantu selama perjalanannya.

“Kami bersama tim sempat tersesat, GPS mati, kabut sudah menyelimuti pegunungan dan jelang malam pula, apa nggak panik. Donna iseng, melihat kompas yang ada di jam yang ia kenakan. Akhirnya kami mencoba mengikuti petunjuk kompas dan benar, akhirnya kami menemukan tempat tujuan untuk istirahat,” kata Darius yang diamini Donna yang berada disebelahnya.

Darius & Donna Agnesia

Untuk itu, Darius dan Donna tidak ragu lagi dengan kemampuan kompas analog yang tertera di jamnya dan ia berharap bisa mendapat kepercayaan lagi untuk perjalanan menjalajah ke tempat yang ekstrem di penjuru dunia. “Saya pengen melakukan perjalanan yang lebih ekstrem lagi, semoga Expedition mau mensuport mimpi kami berdua,” pungkas Darius Sinathriya (Buyil)

Leave A Reply

Your email address will not be published.