Trenzindonesia | Kemenangan Marc Marquez, di Australia tetapi Martin unggul di posisi teratas . selisih 20 poin dengan sisa tiga pertandingan putaran terakhir musim MotoGP 2024 kini saatnya paddock menuju utara untuk Grand Prix Thailand.
Jorge Martin (Prima Pramac Racing) mengungguli Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) dengan 20 poin, Marc Marquez (Gresini Racing MotoGP) tetap bersaing di Australia dengan Enea Bastianini (Ducati Lenovo Team) di sani bersiap untuk bertarung di Buriram, yang dipertaruhkan saat 37 poin lainnya diperebutkan.
Martin akan merasa percaya diri saat memulai balapan, setelah menang dua kali di Buriram tahun lalu dan baru saja memperlebar keunggulannya di Phillip Island Australia tahun ini meskipun ia disalip dalam balapan Grand Prix.
Jika Bagnaia memenangkan setiap Sprint dan balapan yang tersisa diatas Martin akan menyalip keunggulan pembalap Spanyol itu dengan selisih empat poin saja. Bukan posisi yang buruk sama sekali, ia juga tahu seperti kita bahwa semuanya bisa berubah dalam sekejap.
Bagnaia juga tahu itu dan dapat melihatnya lebih menguntungkannya sebagai pebalap, Ia juga tahu ia mungkin harus mengambil beberapa risiko untuk mengejar, yang mungkin lebih mudah dilakukan. Namun, perlu membuat risiko itu terbayar menjadi hadiah. Tahun lalu di sini ia menguji coba menyalip dua lawan satu di luar lintasan yang kemudian diterapkan di Jerez musim ini, jadi mungkin bisa terjadi lagi saat ini.
Lalu ada Marc Marquez. Setelah bangkit dari awal yang buruk untuk berduel dengan Martin di lap terakhir di Phillip Island Australia dan ini akan membuatnya percaya diri dan ia sudah menang di sini dua kali, tidak perlu melihat klasemen, karena sudah tahu bahwa peluangnya kecil dan tampaknya puas hanya dengan mencoba dan melihat ke mana arahnya. Di Phillip Island, ia berada di tangga teratas dan tepat di antara duo di puncak perebutan gelar. Ia dapat memainkan peran penting dalam sisa tahun 2024, meskipun namanya tidak akan muncul di trofi saat Valencia tiba.
Sementara itu, Bastianini kini hampir kalah dalam pertarungan di atas kertas, seharusnya ditujukan kepada rekan setimnya. Namun, ia masih merupakan pembalap yang dapat meraih kemenangan untuk dirinya sendiri. Bisakah ia memperbaiki penampilannya di Buriram sebelumnya dan mengalahkan lawan-lawannya di depan?
Tahun lalu di Buriram, Brad Binder (Red Bull KTM Factory) pembalap Afrika Selatan itu lolos bersama Martin dan Bagnaia. Batas lintasan menggigitnya di putaran terakhir tetapi ia melewati garis finis di urutan kedua, dan setelah menempati posisi kedua di Tissot Sprint. Mengingat startnya yang memukau di Phillip Island, dapatkah ia kembali bertarung? Pedro Acosta (Red Bull GASGAS Tech3) harus dinyatakan fit jika ia ingin melakukannya juga, setelah mengalami kecelakaan pada hari Sabtu yang membuatnya absen dari balapan di Australia.
Meskipun ada insiden di Sprint, Maverick Viñales (Aprilia Racing) mengambil tepat di belakang Binder. Bisakah ia terus melaju ke posisi lima besar dan seterusnya? Dan bisakah rekan setimnya Aleix Espargaro menang kali ini? Raul Fernandez (Trackhouse Racing) meraih hasil lebih baik di Australia dengan posisi sepuluh besar pada balapan utama lebih dekat dengan Viñales, jadi ia juga ingin mengulanginya. Lorenzo Savadori akan mrnggantikan Miguel Oliveira karena masih absen balapan.
Sementara itu, Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) tidak bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dari Australia jaraknya tidak jauh jauh dari Bagnia, seperinya akan bangkit lagi di Thailand saat ia tampil terakhir tahun ini sebelum operasi bahu. Di sisi lain, rekan setimnya Marco Bezzecchi hasil dengan kecepatan yang kurang dari yang dijanjikan, jadi ia akan berusaha memperbaikinya. Begitu pula dengan Alex Marquez (Gresini Racing MotoGP) pada GP Australia yang sulit saat ia berusaha memperbaiki performa dan keberuntungannya.
Sementara itu, Franco Morbidelli tampil solid tetapi ia belum cukup bersaing di posisi terdepan selama beberapa putaran. Ia akan mengincarnya setelah meraih podium Sprint di Misano. Jack Miller (Red Bull KTM Factory Racing) dan Augusto Fernandez (Red Bull GASGAS Tech3) juga mengincar poin.
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), terus bangkit saat Yamaha berupaya untuk maju. P9 di Austrlia itu merupakan finis bagus di depan beberapa pembalap terkenal di sekitarnya. Ia juga harus bangkit dari kualifikasi yang buruk. Rekan setimnya Alex Rins memiliki akhir pekan yang bertolak belakang dalam hal kualifikasi. Keajaiban untuk masuk ke sepuluh besar dan mencetak beberapa poin setelah meraih di P13. Thailand akan menjadi tontonan yang menarik di trek lain yang berbeda dan dalam kondisi yang sangat berbeda.
Di Honda, ada banyak hal yang bisa ditonjolkan. Johann Zarco (CASTROL Honda LCR) memimpin untuk finis tepat di belakang Miller, dan Luca Marini (Repsol Honda Team) memiliki akhir pekan terbaiknya di Honda sejauh ini dalam hal hasil. P10 di Sprint hanya selisih sedikit dari perolehan poin dan P14 di GP menghasilkan beberapa poin lagi, dan itu adalah kualifikasi terbaiknya bersama pabrikan. Rekan setimnya Joan Mir mengalami kecelakaan, dan keadaan sedikit berubah karena sekarang giliran Takaaki Nakagami (IDEMITSU Honda LCR) yang ingin bangkit dalam pertarungan setelah GP Australia yang lebih sulit, demikian seperti dilansir dari laman resmi.
Jadwal Sprint Dan Race GP Thailand 2024
Sabtu, 26 Oktober 2024
08:40-09:10 – Moto3 – Latihan 2
09:25-09:55 – Moto2 – Latihan 2
10:10-10:40 – MotoGP – Latihan Bebas 2
10:50-11:05 – MotoGP – Kualifikasi 1
11:15-11:30 – MotoGP – Kualifikasi 12:50-13:05 – Moto3 – Kualifikasi 1
13:15-13:30 – Moto3 – Kualifkkasi 2
13:45-14:00 – Moto2 – Kualifkkasi 1
14:10-14:25 – Moto2 – Kualfikasi 2
15:00-16:00 – MotoGP -13 Laps – Sprint
Minggu, 27 Oktober 2024
10:40-10:50 – MotoGP – Pemanasan
12:00 – Moto3 -19 Laps – Race
13:15 – Moto2 – 22 Laps – Race
15:00 – MotoGP – 26 Laps – Race
111 poin untuk tiga putaran akhir pekan yang akan menentukannya 37 poin berikutnya akan diperebutkan akhir pekan ini di PT Grand Prix Thailand, dan itu bisa menjadi titik balapan di Malaysia. Buriram bersiap menyambut olahraga paling seru di dunia dengan salah satu tikungan terakhirnya yang paling menegangkan untuk segala yang dipertaruhkan. *** (dali/fi.ist)
