Trenz Indonesia
News & Entertainment

YASMINE Warnai Dunia Musik Anak Lewat Single Album Ayamku

312
Yasmine

Depok, Trenz Lifestyle | Menjalani hobi sebagai model dengan bergabung di Rumah Photo MUA dan Model (RPM), Depok, namun belia Yasmine (8) juga menunjukan talentanya dalam menekuni bidang tarik suara.

Dan single album “Ayamku” garapan pencipta lagu Sunarone, yang diluncurkannya, menjadi awal bagi pemilik nama lengkap Yasmine Kusuma Sandhita, dalam melakoni langkah seninya sekaligus turut mewarnai dunia musik anak Indonesia.

Keinginan yang kuat, untuk menyalurkan bakatnya di dunia vokal, membuat gadis yang lahir dari pasangan A. Priyono Aryanditho dan Santi Yuningsih ini rela membagi waktu untuk rekaman sepulang sekolah. “Memang capek, tapi aku tetap ingin menjadi penyanyi, meski begitu aku lebih mengutamakan sekolah, ujar gadis penggemar coklat ini.

Sementara menurut ayahandanya, Priyono, mengatakan jika sebagai orang tua, dirinya akan mendukung setiap kegiatan putrinya tersebut. “Dan itu sudah komitmen kami sebagai orang tua,” tambah Priyono.

Yasmine Kusuma Sandhita

Sekalipun diakuinya, kadang suka kasihan kalau Yasmine terlihat letih atas sejumlah kegiatannya, tapi memang semua itu adalah proses yang mesti dilalui puterinya. “Dan itu membuktikan jika kami tidak mengkatrol Yasmine. Meski sebagai orang tua tetap saja kami sering terenyuh, habis mau bilang apa, Yasmine yang minta,” ujar Priyono.

Bahkan menurut Hendra Lesmana yang merupakan Founder Rumah Photo MUA dan Model (RPM) yang menaungi beberapa artis rekaman, mengungkapkan dibutuhkan fisik yang kuat, ketika anak seusia Yasmine akan terjun ke dunia rekaman.

“Bagaimana tidak, selain sibuk dengan tugas sekolah, Yasmine pun dituntut jadwal rekaman singlenya. Bahkan tidak jarang dia mesti mengerjakan PR sekolahnya, di sela-sela kegiatannya di studio,” ujar Hendra.

Hendra Lesmana

Namun begitu, kata Hendra dirinya akan memberikan keluwesan soal ‘take vokal‘ anak anak seusia Yasmine. “Jika terlihat letih maka saya berikan istirahat, bahkan tidur pun saya izinkan, tujuannya agar vokal yang direkamnya bisa optimal,” pungkas Hendra.

Bukan berarti RPM tidak profesional dalam soal jadwal, namun, menangani artis pendatang baru itu beda dengan mereka yang sudah beberapa kali ikut terlibat dalam produksi rekaman.

Mereka butuh adaptasi dengan dunia barunya, misalnya suasana studio rekaman berikut peralatan yang ada di studio. Sehingga ketika take vokal, paling tidak mereka sudah lebih nyaman.

Sementara menjelaskan rencana ke depan, Hendra mengungkapkan, untuk Yasmine akan terus dilatih di dunia tarik suara, tanpa meninggalkan dunia modelingnya. (PR/Fjr) | Foto: Dok. Rumah Photo MUA dan Model

Leave A Reply

Your email address will not be published.