Trenz Indonesia
News & Entertainment

Dimas Salamun, Dari Ngamen Hingga Sukses Di Karier Bermusik

131

DEPOK, Trenz Music | Ternyata perjalanan karier Dimas Salamun menjadi penyanyi beken penuh liku dan kepahitan. Layaknya pemuda desa yang bermimpi menjadi seorang penyanyi rekaman yang terkenal, Dimas pun berjuang dari nol. Bermula dari mengikuti ajang pencarian bakat di Jambi, ia masuk babak final dan berhak masuk babak selanjutnya di Jakarta. Tapi setelah sampai di Jakarta, ajang tersebut ternyata cuma penipuan belaka.

Dimas Salamun

“Terlanjur sudah di Jakarta, tentu malu saya pulang kampung. Saya pilih tinggal di Jakarta. Karena nggak memiliki biaya untuk hidup di Jakarta, akhirnya saya menggelandang. Bekerja apa saja yang penting bisa bertahan hidup,” ujar Dimas Salamun ketika ditemui di Kantor TAPro Musik di Harjamukti Cimanggis Depok Kamis Malam  (13/10/2022)

Untuk bertahan hidup, Dimas ngamen atau jual sayur dan untuk tidur, pria asal desa Sarolangun, Jambi ini terpaksa harus memilih beristirahat dari Masjid ke Masjid dan Pom Bensin.

“Setiap orang tua Telpon, saya katakan saya hidup bahagia, padahal untuk makan saja susah. Pernah saya makan nasi basi,” ujar Dimas.

Akhirnya kehidupan cowok yang wajahnya mirip dengan orang Korea ini mulai menemui titik terang dengan mendirikan grup band Patriot. Sebagai senjata memasuki industri musik Indonesia, Patriot menggelontorkan single Kebelet Kawin dan Sakit’Hati  karya Dimas. Dengan tembang yang bernuansa pop Melayu, membuat namanya mulai dikenal luas. Apalagi single Sakit Hati disaksikan hingga 4.5 Juta penonton YouTube. Sayangnya ketika band nya mulai popular, berbagai persoalan pun muncul, hingga Dimas memilih untuk keluar dari band Patriot.

“Yang membuat saya keluar, karena teman-teman mulai tidak profesional. Terlalu ikut campur masalah pribadi, jadi lebih baik saya pilih bersolo karier,” kata pria yang memiliki nama KTP Rudi Hartono ini.

Pria kelahiran 18 Maret 1991 ini mengawali karier solonya dengan menjadi You Touber pada 2018 akhir dengan subscriber 280 ribu dan sampai dapat YouTube Play Button atau penghargaam creator YouTube.

“Kemudian saya membuat single Kau Tulang Rusukku dan Bawalah Diriku dengan menghasilkan income dua ratus juta selama 2 tahun,” jelas Dimas

Namun Ujian datang lagi, wabah Corona melanda dunia termasuk Indonesia. Agar bisa bertahan hidup, semua barang berharga pun ia jual.

“Akhirnya saya hijrah ke Solo, semua ini saya lakukan untuk mencoba sesuatu yang baru. Saya menjadi penyanyi karaoke, Alhamdulillah bisa banyak ketemu orang penting Negeri ini,” kata Dimas panjang lebar.

Dimas kemudian menemui Agi Sugiyanto, CEO Proaktif Musik Grup, yang sejak tahun 2017 membimbingnya untuk menjadi penyanyi profesional.

“Oleh TAPro saya dikontrak eksklusif dan sudah menghasilkan 14 single. Alhamdulillah single Istana Bintang trending topik dengan ditonton lebih dari setengah juta penonton,” ungkap Dimas lega.

Oleh Agi Sugiyanto, Dimas juga disodorkan tembang sukses milik Grup band ST 12 seperti Cari Pacar Lagi dan Puspa.

“Karakter vokal Dimas Salamun cocok bawakan tembang milik ST 12. Makanya begitu kami unggah di Channel TAPro, langsung trending topik,” ujar Agi Sugiyanto bangga.

Dimas berharap tembang-tembangnya yang ia luncurkan bareng TAPro Musik selalu trending topik, sehingga eksistensi nya di industri musik kembali bangkit.

“Saya berharap single-single yang diproduksi TAPro Musik bisa trending topik terus, sehingga karier saya sebagai penyanyi solo bisa mencapai puncak popularitas,” pungkas Dimas Salamun. (Buyil/Fjr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.