Trenz Indonesia
News & Entertainment

Rahayu Kertawiguna, Pantang Menyerah Hadapi Badai Pandemi Covid 19

301
Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara

Jakarta, Trenz Music | Sebelum badai Pandemi Covid 19 menerjang sendi industri musik Indonesia, bisnis musik sudah mulai sempoyongan dan itu banyak pengusaha industri musik gulung tikar dan banting setir ke bisnis yang lebih menjanjikan. Tapi badai itu tidak membuat label rekaman suara Nagaswara roboh, apalagi sampai ganti bisnis. Meski tertatih tatih, Rahayu Kertawiguna selaku CEO Nagaswara berusaha menjalankan roda bisnis musik yang sudah ditekuni selama 22 tahun. Bahkan ketika koleganya sesama pebisnis di industri musik menutup bisnisnya, Rahayu tetap optimis kalau bisnis akan kembali berjaya di masa depan

“Kami yakin, badai pasti berlalu. Yang penting kita terus berkarya, pantang menyerah menghadapi badai Covid 19 ini,” ujar Rahayu saat dihubungi via ponselnya.

Karenanya, salah satu dewan Kehormatan Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia ini tetap melaunching single-anyar yang dilantunkan penyanyi dibawah naungan Nagaswara Music.

Bahkan, ketika label lain tidak lagi memanfaatkan promo via media cetak dan online, Nagaswara tetap setia dengan media mainstream.

“Kami yakini media cetak dan online masih banyak yang membaca, makanya kami tetap memanfaatkan media cetak dan online untuk mempublish musik produksi Nagaswara,” ujar Rahayu.

Wajar saja kalau nama besar Nagaswara tetap eksis di industri musik Indonesia.

“Perjalanan panjang, jatuh bangun, terutama di masa-masa pandemi seperti sekarang, cukup menempa Nagaswara sebagai sebuah Label & Publishing bisa tetap bertahan di era digital.” ungkap Rahayu

Rahayu menambahkan, ditengah kesulitan lantaran wabah Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan, ia tetap bersyukur karena masih dipercaya ratusan artis untuk mengelola manajemennya.

“Karena kondisi PPKM yang terus diperpanjang, membuat kami harus menahan diri untuk tidak merayakan ulang tahun Nagaswara ke 22 dirayakan secara sederhana,” ujarnya

Kondisi industri musik kita sedang tidak asyik. Apalagi belakangan diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang sudah mendekati tahun kedua. Banyak Kegiatan-kegiatan artis yang selama ini menjadi penopang hidup, harus berhenti total. Industri musik berada di tengah suasana yang tidak terbaca terkait wabah virus mematikan secara global.

Untuk itu, menghadapi masa-masa sulit ini, Nagaswara menyesuaikan diri, dan terus berbenah, agar bisa tetap bertahan. Rahayu sebagai komandan akan memanfaatkan peluang bisnis musik secara digital sesuai perkembangan jaman.

Peluang dan angin segar tetap ada selama kita tetap optimis menjalaninya. Meski dalam beberapa bulan terakhir, seluruh karyawan Nagaswara harus menjalani tren baru bernama Work From Home atau WFH 100 persen!

“Kita bersyukur, hingga berusia ke 22 Tahun,  Nagaswara masih tetap beraktivitas dalam keterbatasan. Kami masih merilis lagu-lagu baru, bahkan memperkenalkan artis baru. Sekuat mungkin kita tetap berkreasi. Dengan cara itu kehidupan bisa terus dijalani.”, Pungkas Rahayu Kertawiguna. (Buyil/Forwan Indonesia) | Foto: Dok Buyil/Nagaswara

Leave A Reply

Your email address will not be published.