Trenz Indonesia
News & Entertainment

24 Outfit Bertemakan Radiant Karya Yulia Fandy Menggunakan Pewarna Alami

275

Jakarta, Trenz Life Style I Perancang busana Yulia Fandy tidak pernah menyana bahwa petani-petani di perkebunan karet nun jauh di pelosok di daerah Kampung Negri Agung, Tanjung Rambang, Prabumulih, Sumatera Selatan, telah menjalankan kepedulian lingkungan dengan memanfaatkan sisa-sisa daun dan buah karet yang luruh menjadi pewarna alami untuk tekstil.

Bukan hanya dari pohon karet, mereka juga memanfaatkan sisa-sisa kulit tanaman (kandis, nanas, semar kubung, duku, manggis, dan rambutan), buah (rambutan, pinang), daun luruh (karet, mahoni, mangga, mentoa, simpur), dan sisa serbuk kayu (leban, cempedak, kayu nangka). Bahkan sisa daun pewarnaan masih dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman. Sisa kayu jadi bahan bakar, dan kulit nanas jadi pakan ternak.

Jiwa Yuia tersentuh didera rasa kagum, ia bertekad ingin membantu kegiatan yang perlu dilestarikan dan langsung berinisiatif untuk ikut memanfaatkan teknik pewarna sampah kebun petani itu.

“Saya meminta dan mengarahkan petani untuk melakukan pencelupan tie dye hingga mencapai warna dan motif sesuai impian saya. Kebetulan waktu itu saya tengah mencari bahan yang cocok untuk menggarap sebuah berkenaan dengan pergelaran Fashion Rhapsody: Harmoniy Bumi The Show,” ujar Yulia salah satu pendiri Fashion Rhasody, sebuah wadah yang menggagas kepedulian akan alam dan lingkungan dari sudut mode.

Hasil pewarnaan yang cantik dan mengagumkan itu dimanfaatkan Yulia menjadi bahan utama karya terbaru untuk label Yulia Fandy dengan titel “Radiant” dan  dipersembahkan dalam peragaan Fashion Rhasody; Harmoni Bumi The Show, di Opus Ballroom The Tribrata Jakarta, Sabtu (29/2) lalu.

Harmoni Bumi The Show yang berjalan sejak 26-29 Februari 2020 menyajikan karya-karya perancang busana yang mendukung pelestarian bumi. Setiap hari disajikan daily theme yang berbeda. Adalah Savana, Silk Lagoon, Secret Forest, Wysteria, begitu pun Yulia, karya Radiant menyitir semangat tema Wysteria, tentang alam yang mulai bertumbuh kembali menyongsong kehidupan.

24 outfit koleksi Radiant hadir dalam palet warna tanah seperti krem, cokelat muda, terracotta, cokelat pekat menjelma menjadi yang kasual, baju koktail, hingga gaun malam hingga beragam siluet.

Hal ini, menunjukkan bahwa memanfaatkan teknik pewarna alami bias menghasilkan sebuah karya yang cantik yang dapat dikenakan untuk berbagai occasions, untuk semua orang termasuk para perempuan pemakai hijab.

Sang desainer juga bertemu dengan orang-orang yang mengesankan hati karena sepak terjang mereka melalui profesi masing-masing. Yulia menjadikan mereka muse untuk ikut menampilkan koleksi Radiant, sebut saja; Renita Sari, Metta Arista, VB Rudy, Alifya Arkana, dr. Shella Pratiwi, dan Nesa Aqila.

“Saya berharap apa yang saya rasakan dan persembahkan dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama, atau malah lebih baik,” tutup Yulia si pemilik jenama “Yulia Fandy” untuk lini utama dan busana ready-to-wear YEEF” (dibaca yĕ. ĕf) itu. [Foto-foto: © Eddy Bogel / Trenzindonesia.com]

Leave A Reply

Your email address will not be published.