HomeNews7 SUMMITS IN 100 DAYS Upaya Menjadi Ekspedisi Pendakian Tujuh Gunung di...

7 SUMMITS IN 100 DAYS Upaya Menjadi Ekspedisi Pendakian Tujuh Gunung di Indonesia yang Tercepat

Published on

Di puncak Gunung Lawu

Trenz News| Mantan Menteri Pertanian di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Anton Apriyantono, beserta Tri Hardiyanto dan Mila Ayu Hariyanti, akan menjadi tiga pecinta alam Indonesia yang bertekad untuk menjalankan ekspedisi bertajuk 7  Summits  in  100  Days guna menorehkan sejarah baru di dunia pecinta alam.

Rencana pemberangkatan Tim  ekspedisi  7  Summits  in  100  Days,  sebuah  ekspedisi pendakian  tujuh  gunung  tertinggi  di  seluruh  Indonesia, akan dimulai pada Selasa, 10 Oktober 2017. Dengan membawa misi untuk  mempromosikan  pariwisata  dan  pelestarian  alam  Indonesia,  ekspedisi  ini  akan  menjadi ekspedisi yang tercepat yang pernah dilakukan selama ini.

“Ide awal ekspedisi ini dari keinginan saya untuk menjadi perempuan pertama yang mendaki tujuh gunung tertinggi di Indonesia dalam waktu yang tercepat. Kemudian, saya diskusikan dengan mas Tri, dan dia juga punya keinginan yang sama,” ujar Mila, yang juga aktif sabagai atlit softball ini.

“Kami juga melihat banyak pendaki gunung Indonesia berlomba-lomba untuk mendaki gunung tinggi di luar negeri sebagai tolak ukur keberhasilan. Namun, kenapa bukannya berlomba untuk mompromosikan gunung di Indonesia?”

Menurut Mila, gunung-gunung di Indonesia lebih menarik dan memiliki semua karakteristik gunung dunia, dari gunung berapi aktif, pasif bahkan yang bersalju. Dunia pun juga mengakui keindahan alam Indonesia yang ditunjukkan oleh UNESCO yang menetapkan untuk melindungi taman-taman nasional Indonesia, misalnya taman nasional Lorenst di Papua.

Try Out di Gunung Kinabalu, Malaysia

“Pada saat kami selesai latihan bersama, mereka bilang ingin berbuat sesuatu untuk mempromosikan pariwisata gunung di Indonesia. Ya saya dukung. Berhubung sama-sama punya hobi naik gunung, akhirnya kami sepakat untuk membuat ekspedisi pendakian tujuh gunung tertinggi di Indonesia ini,” aku Anton Apriyantono, mantan Menteri Pertanian periode 2004-2009 yang didapuk menjadi ketua ekspedisi 7 Summit in 100 Days ini. “Saya bangga kepada Mila dan Tri, masih muda tetapi sudah bersikap nasionalis dengan ide untuk mengharumkan nama Indonesia melalui ekspedisi ini.”

“Lewat misi ini, tim kami akan mencoba mendokumentasikan potensi pariwisata gunung di Indonesia yang nantinya kami juga akan melakukan kerjasama dan promosi  lewat media karena memang banyak sekali kelebihan gunung-gunung di Indonesia” ujar Anton saat temu mediapeluncuran ekspedisi ‘7 Summits in 100 Days” di Bluegrass Bar & Grill, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/10).

“Kami juga akan melakukan misi pelestarian lingkungan hidup selama tim ekspedisi ini melakukan pendakian gunung”, lanjut Anton.

Ekspedisi ini ditargetkan akan menghabiskan waktu selama 100 hari yang akan menjadi rekor tercepat dalam ekspedisi pendakian tujuh gunung tertinggi  di Indonesia. Rekor sebelumnya dipecahkan pada tahun 2015 yang menghabiskan waktu selama tujuh bulan untuk menaklukkan ketujuh puncak tertinggi di  seluruh  Indonesia.  Ketujuh  gunung  tersebut  antara  lain  Gunung  Kerinci  di  Sumatera,  Gunung Semeru  di  Jawa,  Gunung  Bukit  Raya  di  Kalimantan,  Pegunungan  Latimojong  dengan  puncak Rantemario di Sulawesi, Cartenzs Pyramid di Papua, Gunung Binaiya di Kep. Maluku, dan Gunung Rinjani di Kep. Nusa Tenggara.

Try Out di Gunung Parang

Tim ini telah melakukan persiapan sejak bulan Februari 2017 dan telah merampungkan setiap rencana perjalanan  untuk  masing-masing  gunung  tersebut.  Mengenai  persiapan  finansial,  tim  ekspedisi  ini didukung oleh TPS Foods yang menjadi sponsor utama. Selain itu, tim ini juga menjalin kerjasama dan sponsor  dari  Sinar  Mas,  Bank  Mandiri,  Bank  Mega,  Bakrie  and  Brothers  dan  beberapa  produk pendakian lokal, seperti AVTECH dan Consina. “Tahap persiapan lainnya, kami rutin mempersiapkan diri dengan berlatih fisik dan teknik, serta melakukan try out ke beberapa gunung di Indonesia,” aku Tri Hardiyanto.

Ekspedisi ini diharapkan dapat mempromosikan pariwisata dan pelestarian alam Indonesia yang akan ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan dalam dan luar negeri yang bekunjung ke tujuh gunung tertinggi di Indonesia ini  dan semakin meningkatnya kesadaran pelestarian lingkungan gunung dan rasa memiliki alam gunung-gunung di Indonesia. “Selain itu, kami juga ingin memecahkan rekor pendakian tercepat tujuh gunung tertinggi Indonesia untuk kategori tim, pria termuda, wanita termuda dan pria tertua,” pungkas Tri. (pr/Fjr) | Foto: Dok.Fleishmanhillard

Latest articles

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Suarakan Isu Lingkungan dan Kritik Sosial

Jakarta – Grup musik legendaris Slank resmi merilis album studio ke-26 bertajuk Republik Fufufafa...

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Kaset 80an Retro Groove Tour 2026 Sukses Guncang Yogyakarta & Semarang, Bawa Ribuan Kenangan Manis Era 80-an Kembali Hidup

Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Tip Tap Toe Cafe, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (5/6/2026),...

Royalti Memanas! Ratusan Musisi dan Pencipta Lagu Siap Kepung Kemenkum, Tuntut Hak Ekonomi Dikembalikan

JAKARTA — Konflik tata kelola royalti musik di Indonesia memasuki babak baru. Sekitar 400...

More like this

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Royalti Memanas! Ratusan Musisi dan Pencipta Lagu Siap Kepung Kemenkum, Tuntut Hak Ekonomi Dikembalikan

JAKARTA — Konflik tata kelola royalti musik di Indonesia memasuki babak baru. Sekitar 400...

Jay Kondangin Rilis Single Terbaru 2026 “Sudah Ada Penggantiku”, Kisah Cinta yang Berakhir Pilu

Jakarta ,Trenzindonesia.com – Penyanyi Jay Kondangin kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui single...