Trenz Indonesia
News & Entertainment

Ariy Arka Melepas Kegelisahan Rusaknya Alam dan Lingkungan Lewat Puluhan Karya Busana Bertitel Kemelut

435

Jakarta, Trenz Life Style I  perancang busana Ariy Arka merasa gelisah dan prihatin akan keadaan alam dan lingkungan yang semakin morat-marit, merana dan tidak karuan belakangan ini.

Namun demikian, Nampak tak ingin berpangku tangan dengan desainer fashion pemilik label “abee” (dibaca: â.bĕ) ini. Ariy akui, dororngan kreatif sebagai seorang perancang mode mampu mencari jalan keluar dan menumpahkan kegelisaan dan ketidakberaturan itu dalam bentuk karya busana yang diberi tajuk “KEMELUT”. 

“Serbuan virus, kerusakan hutan, dan bencana alam seperti banjir, kebakaran itu sedikit banyak akibat ulah manusia,”ungkap Ariy kepada Trenzindonesia.com disela-sela gelaran Fashion Rhapsody mengangkat tema Harmoni Bumi, yang diadakan sejak 26 – 29 Februari 2020 lalu.

Perhelatan fashion yang berlangsung di Opus Ballroom, The Tribrata, Jakarta, Ariy Arka yang menjadi salah satu penggagas acara yang menjunjung tema peduli lingkungan dan telah diperkenalkan sejak setahun lalu. Kali ini, Ariy menyuguhkan sebanyak 48 set busana, terdiri 36 outfit pria, menjadi fokus utama karya, berdampingan dengan 12 outfit wanita.

Lewat perhelatan Harmoni Bumi, busana yang disajikan di atas panggung mengusung tema harian yang berbeda. Pada hari ketiga, abee mempersembahkan karya tema Secret Forest yang menggambarkan saat bumi tegah mengalami kehancuran itu sejalan dengan tema kemelut yang ditampilkan di hari yang sama.

Carut marut perasaan sang desainer tergambar melaului aplikasi bordir bermotif abstrak dan geommetris yang dibuat dari sisa-sisa bahan dan dibubuhkan secara acak, semrawut di bagian punggung, dada, dan lengan busana yang memiliki paduan warna kelam seperi merah marun, biru pekat, hijau botol berpadu dengan warna-warna ringan secmacam cokelat muda, krem, dan putih. Lebih jauh, Ariy menambahkan pula motif printing hasil produksi sendiri untuk menguatkan gambaran idenya.

Motif bordir yang ditampilkan menunjukkan keahlian Ariy dalam mengolah dan meluaskan bordir unggas; ayam jago, burung kakak tua, yang sudah dikenal sebagai signature style abee.

Kegalauan juga dituangkan melalui pemilihan bahan. Ariy kui, memadukan tekstur dan ketebalan bahan yang berbeda seperti beludru, rajut, denim, twill, organdi, tulle serentak dalam satu tampilan.

Siluet lurus, serta longgar bergaya sweet style dan sudah menjadi gaya khas abee menguatkan kesan koleksi. Tampil dalam terusan blus longgar dengan padaan rok berkantong besar atau celana komprang, jaket parka, atau jaket bomber yang bergaya androgyn tersedia pula dalam versi untuk mereka yang berhijab.

Untuk aksesoris tas menjadi si pencuri perhatian karena kalau menilik lebih jauh tas-tas berukuran medium, large, dan over sized itu terbuat dari beragam sisa bahan seperti terpal, karung plastik, twill, denim, dan sebagainya.

Penampilan koleksi KEMELUT selain merupakan Peragaan Tunggal perdana abee dan menjadi penanda sewindu ekstitensi abee di dunia mode Indonesia. “Hari ini juga sebagai penanda untuk memperkenalkan logo baru label ku,” singkatnya.

Logo lama “Abee by Any Arka”kini berubah menjadi “ab” dalam warna merah, dan jika dilihat secara terbalik mirip angka delapan, dengan tulisan “abee” di bawah logo. [Foto-foto: © Eddy Bogel / Trenzindonesia.com]

Leave A Reply

Your email address will not be published.