Trenz Indonesia
News & Entertainment

Belitung Timur: Industri Kreatif Berkembang Pesat dalam Timor de Belitong

210

BELITUNG TIMUR, Trenzindonesia | Belitung Timur emang keren banget, guys! Selain punya seni dan budaya yang bikin kagum, ternyata industri kreatif di sini juga terus berkembang loh! Dalam event seru ‘Timor de Belitong‘ yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 4 Juni 2023, Kabupaten Belitung Timur memamerkan kekreatifannya dalam acara Creative Fashion Show yang bikin mata kita terpana. Para fashion designer nggak cuma memanfaatkan limbah, tapi mereka juga ngebangun cerita di balik tampilan yang dipamerin sama generasi Z, nih!

Salah satu fashion designer keren, Novi Taylor, menampilkan tampilan ‘The Queen of Chinas‘ yang super menginspirasi. Tampilan ini terinspirasi dari perpaduan budaya China dan Belitung di masa lalu. Dulu, pada tahun 1293, ada armada Mongol yang terdampar di sebuah pulau yang namanya Gou-lan/Kau-lan (Belitung), dan keturunan mereka jadi penduduk asli pulau Belitung sampai sekarang. Nah, tampilan ‘The Queen of Chinas’ ini pakai bahan karung goni dan tikar lais yang dibentuk kayak kipas, jadi kesan orientalnya bener-bener keluar, guys! Ditambah lagi, ada tambahan tampah kecil yang manis di bagian depan bajunya dari tikar, dan tutup kepala caping tradisional yang dihiasi tali goni asli dan daun kering. Keren banget kan? Gabungan China dan pribumi jadi satu, kayak warga Belitung yang udah bersatu dalam satu pulau. Aksesorisnya juga nggak kalah oke, pake anting-anting yang dibuat dari tikar lais asli, dan hiasan dada dari bahan tikar dan buah cemara kering. Props-nya juga nggak kalah menarik, terbuat dari ranting kayu dan tampah. Total ada tujuh bahan yang digunakan dalam pembuatan kostum kreatif ini, yaitu goni, tikar lais, tampah, caping, daun kering, buah cemara kering, dan ranting kering.

Khalila Faiha Ramadhani, model yang mengenakan tampilan ‘The Queen of Chinas‘, mengaku bangga banget bisa jadi model buat Novi Taylor. Dia bilang, “Ikutan Creative Fashion Show kali ini sebagai cara buat promosiin industri kreatif dari subsektor fashion di kabupaten kita yang terus berkembang, nih!” Wah, dia emang keren, ya? Ini udah kali ke-12 dia jadi model, dan empat kali bareng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur, dan delapan kali lagi di catwalk umum. Dia juga ngerasa kalau dengan ikutan event-event gede seperti ini, dia bisa ngasah kemampuan modelingnya dan dituntut buat lebih kreatif dan sehat dalam bersaing.

Ngomong-ngomong, tampilan lain yang nggak kalah kreatif dan eksklusif adalah ‘Billitonite Costum‘ yang dipamerin sama fashion designer Robiyanto. Tampilan kreatif ini terinspirasi dari keindahan batu Satam yang merupakan batu khas dari Belitung yang pertama kali ditemukan di Buding pada tahun 1973. Busana kreatif yang anggun ini dirancang pake bahan dasar karung goni dan karung beras plastik AA, dengan setelan celana dan atasan yang dicat hitam sebagai filosofi dari warna batu satam. Penutup kepala yang digunakan pake terindak yang dicat hitam, dihiasi manik-manik dan batu satam kecil yang terbuat dari seteroform. Aksesorisnya nggak kalah oke, ada hiasan dada dari karung goni yang dihiasi dengan bunga cemara kering dan daun bakau kering. Di bagian pinggangnya, ada hiasan dari steroform yang dibentuk jadi batu satam. Props-nya juga nggak ketinggalan, ada properti di tangan yang memegang batu satam buatan. Total ada enam bahan yang digunakan, yaitu goni, karung beras AA, terindak, steroform, bunga cemara kering, dan bunga bakau kering. Wah, kreatif banget, ya?

Aisyah Putri Ramadhani, model yang memeragakan tampilan ‘Billitonite Costum‘, antusias banget dan dia juga latihan banget buat tingkatin kepercayaan dirinya. Dia bilang, “Yang penting, kita bisa berkreativitas dan promosiin industri ekonomi kreatif di kabupaten Belitung Timur!” Wah, semangat banget, nih!

Jadi, Belitung Timur emang nggak cuma punya laskar pelangi aja, tapi juga punya industri kreatif yang keren banget! Dengan acara ‘Timor de Belitong‘ yang penuh kreativitas kayak gini, semoga industri kreatif di sini terus berkembang dan semakin dikenal di seluruh Indonesia, bahkan dunia! (Kelana/Fjr) | Foto: istimewa

Leave A Reply

Your email address will not be published.