Trenz Indonesia
News & Entertainment

Cheverly Amalia Di Mata Sahabat. Marissa Lalita: Tak Ingin Melihat Dia Berjuang Sendiri

820

Jakarta, Trenz Edutainment I “Barang siapa ikhlas bersahabat. Pasti persahabatan terjalin hebat”. Begitulah petikan gurindam lawas yang masih terus melekat dalam sanubari jiwa Marissa Lalita terhadap Cheverly Amalia, yang mana persahabatnya telah berjalan tak kurang dari 25 tahun lamanya.

Icha – Chevy

Boleh jadi, tahun 2015 menjadi tahun perpisahan Marissa dengan Cheverly yang menentap di Los Angeles. Lantaran terhadap sahabatnya, Marissa menuturkan, Cheverly ingin berkarir dan berkarya di dunia perfilman. “Saat itu, saya berpikir Cheverly mengambi keputusan berani, apalagi seorang perempuan sampai harus mewujudkan impian di negeri orang. Tapi kalau dia yakin, kenapa saya tak memberi dukungan itu,” papar Marissa pemilik gerai otomotif “29AutoCare” juga menjalankan bisnis distibutor pangan dan investor di berbagai bidang, kepada Trenzindonesia.com lewat WhatApps-videocall, Selasa (31/3) sore lalu.

Bahkan pemilik gerai otomotif  “29AutoCare” yang berlokasi di Jalan Kemang Selatan X, No.1, Jakarta Selatan, tepatnya disamping Panin Bank, Marissa menambahkan, merasa senang dan bangga dengan Cheverly yang mampu mewujudkan impiannya di dunia perfilman. “Iya saya melihat Cheverly dari sosmed, juga dari beberapa media yang mempublish. Paling tidak stay sampai lima tahunan di Amerika, artinya dia sudah merasa nyaman dengan dunianya,” ungkapnya.

Bahkan beberapa minggu terakhir, masih lewat media online, diakui Marissa, senang mendapat kabar kalau sahabatnya Cheverly mempunyai karya terbaru film The 3rd Guest besutan sutradara Sean Patrick Cannon. “Karena android inilah, jadi saya bisa sedikit tahu dengan Cheverly apa yang sedang dikerjakan di dunia film. Dan dengan android inilah juga yang membantu saya bisa berhubungan dan tahu kalau dia sudah berada di Jakarta,” kilah Marissa sambil memeluk handphone, sekana menggambarkan tak kuasa ingin segera berjumpa sang sahabat lamanya.

Cheverly Amalia yang tengah bekerja keras terhadap film The 3rd Guest hingga sampai ‘garis finish’ di layar bioskop, merupakan perjuangan berat, salah satunya karya filmnya harus terbentur dengan mewabah penyebaran virus Corona (Covid-19) di seluruh dunia. Karenanya di mata sahabat, Marissa mengungkapkan, ikut merasakan beban terberat, apalagi Cheverly bukanlah teman biasa, persahabatannya sudah melebihi dari saudara rasanya.

“Kalau mau dihitung-hitung pertemanan kita sudah berjalan 25 tahun. Jadi bisa dibayangkan bagaimana rasanya setelah sekian lama ngak ketemu dan tahun ini ketemuan lagi, ada sisi senang dan juga ada sisi ngak senangnya, dengan sedikit terhambatnya film The 3rd Guest karena bencana virus Corona,” paparnya

Untuk itulah terhadap Cheverly Amalia, lanjut Marissa, mengetahui ada seorang temannya yang tengah berkesenian ingin memberikan dukungan penuh. “Saya tak ingin melihat Cheverly harus berjuang sendiri. Mudah-mudahan dia tak patah semangat, meski harus terhadang wabah penyebaran Covid-19,” lirihnya dengan mata sedikit berkaca-kaca, menutup obrolan dengan Trenzindonesia.com lewat video call.

Leave A Reply

Your email address will not be published.