HomeNewsCommunityAkan Digelar Pameran Lukisan “Urban Humanity” Refleksi Kehidupan Pemulung

Akan Digelar Pameran Lukisan “Urban Humanity” Refleksi Kehidupan Pemulung

Published on

Cibubur, Trenzindonesia.com | Dalam era perkembangan perkotaan yang cepat, fenomena kemiskinan kota menjadi perhatian utama bagi banyak lembaga sosial. Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, dengan fokus pada kesejahteraan para pemulung, akan menggelar pameran lukisan berjudul “Urban Humanity” yang menggambarkan refleksi kehidupan mereka.

Dipandu oleh perupa berbakat Putra Gara, pameran ini dijadwalkan berlangsung di Sanggar Humaniora Perumahan Kranggan Jatisampurna Kota Bekasi mulai tanggal 5 hingga 12 Januari 2024.

Putra Gara, seorang perupa multitalenta yang juga seorang penulis, novelis, wartawan, dan penggiat seni budaya, akan memamerkan serangkaian lukisan perkotaan yang menyoroti kondisi kehidupan dan kepiluan para pemulung.

Karya seninya telah mengumpulkan pujian dari para kolektor terkemuka dan telah dipamerkan di berbagai galeri seni di seluruh Indonesia. Dengan konsistensi dan keberanian dalam ekspresi seni, Gara telah menjadi narasumber dalam berbagai seminar dan workshop terkait dengan dunia seni rupa dan kepenulisan.

Pameran ini juga menarik perhatian karena melibatkan pemulung secara langsung dalam proses kreatif melalui instalasi seni. Dalam kolaborasi unik ini, benda-benda sehari-hari milik para pemulung, seperti gerobak, karung, gancu, dan alat-alat lainnya, akan diubah menjadi karya seni yang mengandung makna mendalam.

Hal ini akan memberikan perspektif baru tentang kehidupan mereka dan mengilustrasikan pentingnya memberikan perhatian kepada mereka yang kurang beruntung di tengah kompleksitas kehidupan perkotaan.

Menurut Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, Eddie Karsito, pameran ini adalah dedikasi mereka untuk para pemulung yang telah dibina oleh yayasan. Lebih dari sekadar sebuah perhelatan seni, “Urban Humanity” akan menjadi pengingat akan kompleksitas kehidupan perkotaan dan mengundang pemirsa untuk merenungkan realitas sosial yang seringkali terabaikan.

Diharapkan bahwa pameran ini tidak hanya akan menjadi bentuk apresiasi terhadap seni, tetapi juga akan membangkitkan kesadaran akan isu-isu sosial yang mendesak.

 

 

Latest articles

Menjaga Marwah Pesantren, Gus Yahya dan Nyai Alissa Perkuat Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Lampung

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan anak dan lingkungan...

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

More like this

Senyum Anak-Anak Tambun Selatan Mengembang, 100 Nasi Boks Program Jumat Berkah Wartawan Ludes Dibagikan

Puluhan anak-anak di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tak mampu menyembunyikan kebahagiaan saat menerima nasi...

Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) Gandeng Ketua FBJ dan Owner Q Coffee, Salurkan 150 Paket Makan untuk Warga

JAKARTA – Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan...

Hadirkan Ustadz Subki Al-Bughury, Ikatan Alumni SMP 45 Jakarta Gelar Gebyar Muharram 1448 H dengan Santunan Yatim

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Taklim Ikatan Alumni SMP...