Trenz Indonesia
News & Entertainment

Didi Kempot Tinggalkan Ratusan Karya Untuk Dikenang. Rahayu Kertawiguna: Memiliki Jam Terbang Yang Sulit Untuk Tertandingi

541

Jakarta, Trenz Music I Berita meninggalnya Selasa (55/2020), pukul 7.30WIB, penyanyi campursari yang mempunyai julukan The Godfather of Broken heart Didi Kempot, di RS. Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah, cukup mengagetkan masyarakat pencinta musik bergenre campursari ini. Terlebih juga di mata Rahayu Kertawiguna, CEO NAGASWARA, Didi Kempot adalah sosok seniman yang luar biasa. Kepergian Didi telah meninggalkan karya untuk dikenang.

Di hari yang sama, Selasa (5/5) siang, Didi Kempot dimakamkan di TPU Dukuh Jatisari, Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur. Proses pemakaman Maestro Campusari berada di sebelah makam putrinya Lintang Ayutyas Prastri,yang wafat pada 25 Oktober 1995 di usia yang belum genap satu tahun ini. Sementara itu, selain pelayat ratusan masyarakat, juga turut hadir Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Ngawi Budi Sulistyono.

Jenazah Didi Kempot tengah berada di TPU Dukuh Jatisari, Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur. (Foto: Husein Sanusia/Tribunnews.com).

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Didi Kempot adalah seniman yang luar biasa. Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. Seniman mati meninggalkan karya untuk dikenang,” lirih Rahayu Kertawiguna lewat pesan pendek yang diterima Trenzindonesia.com, Selasa (5/4) siang.

Bersama NAGASWARA, Didi Kempot baru merilis singlenya yang berjudul “Tulung” Pada bulan April lalu. Meski bukan lagu baru, “Tulung” sangat relevan dengan kondisi sekarang. Secara umum, lagu tersebut menceritakan harapan kemanusiaan kita yang berharap pertolongan dari Yang Maha Kuasa.

Sebelumnya, penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo yang telah menulis sekitar 750 judul lagu ini, juga pernah merilis lagu-lagunya di NAGASWARA. Sebut saja, tahun 2002, menelurkan album “Didi Kempot Munajat Tresno“. Lagu “Cucak Rowo” yang berada dalam album tersebut diketahui sebagai salah satu hits penyanyi kelahiran Surakarta, 31 Desember  1966 itu.

“Sebagai penyanyi, Didi Kempot adalah sosok seniman yang komplit. Dia mampu menghidupkan budaya lokal dalam setiap lagu-lagunya di tengah generasi sekarang. Karya-karyanya bahkan digemari oleh segala lapisan masyarakat, ” jelasnya. Bahkan tambah Rahayu, “Didi Kempot yang mempunyai ratusan karya di dunia musik, dengan jam terbang yang dia dimiliki, rasanya sulit untuk bisa tertandingi dengan penyanyi atau musisi manapun di Indonesia.”

Sosok Didi Kempot juga dikenal sangat dermawan. Ia misalnya sempat mengumpulkan donasi sejumlah Rp.7,6 milyar lewat konser amal dari rumah yang juga ditayangkan di Kompas TV pada 11 April 2020. Uang tersebut diserahkan guna penanganan wabah Coronavirus (Covid-19) di tanah air.

“Ya, Didi Kempot sebelum meninggalkan kita semua telah memberikan kenangan untuk kita semua, ” tambah Rahayu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.