Trenz Indonesia
News & Entertainment

Dirjen Veri Akui Kemendag Genjot Pasar Rakyat Ber-SNI Strategi Pemulihan Ekonomi

62

JAKARTA, TRENZINDONESIA, — Kementerian Perdagangan menggenjot pasar rakyat berstandar nasional sebagai salah satu strategi pemulihan ekonomi Indonesia.

Alasannya, pembangunan & revitalisasi SNI Pasar Rakyat tidak hanya fisik melainkan juga nonfisik seperti pengelolaan pasar yang nyaman.

“Kementerian Perdagangan, melalui Badan Standardisasi Nasional, melakukan pendampingan pasar rakyat ber-SNI untuk meningkatkan pengetahuan & keterampilan pengelola pasar rakyat terkait manajerial, lingkungan, penerapan protokol kesehatan & digitalisasi pasar,” ujar Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggrijono, didampingi Direktur Standardisasi & Pengendalian Mutu, Dyah Palupi, Kamis (9/12/2021).

Tujuannya, sambung Dirjen Veri, pengelolaan pasar rakyat agar lebih profesional bagi kenyamanan pengunjung, serta memacu daya saing untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pengembangan pasar rakyat sesuai Peraturan Pemerintah nomor 29 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan dimana Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah membangun, memberdayakan, dan meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat,” urai Veri Anggrijono disela-sela mendampingi Wamendag Jerry Sambuaga meninjau pameran usaha kecil menengah di Rumah Dinas Walikota Padang Panjang, Fadli Amran, Rabu (8/12/2021).

Pameran menghadirkan 10 pelaku UKM khas Kota Padang Panjang bidang makanan–minuman & busana antara lain batik, bordiran, songket, kerajinan kulit, kopi bubuk, jahe bubuk, keripik sanjai, kerang keju, kue, serta produk olahan susu, didukung transaksi nontunai menggunakan aplikasi QRIS.
Anugerah SNI

Sementara Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, meyakini revitalisasi pasar rakyat sesuai SNI mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional sebagai imbas dari kebijakan pandemi Covid19.

“Salah satu strategi Kementerian Perdagangan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional 2021 adalah penguatan pasar dalam negeri melalui revitalisasi pasar rakyat,” ujar Wamendag Jerry, dalam rilis diterima Media, Kamis (9/12/2021).

Alasannya, konsep revitalisasi pasar rakyat tidak hanya sekadar pembenahan bangunan fisik melainkan juga nonfisik terkait pengelolaan pasar dan integrasinya dengan sektor lain.

Revitalisasi fisik dan manajemen pasar rakyat, katanya, berpedoman pada SNI Pasar rakyat yaitu SNI 8152:2021 sebagai hasil pembaruan dari edisi tahun 2015 dengan penambahan persyaratan yang mengakomodasi situasi dan perkembangan zaman. Di antaranya terkait digitalisasi dan aktivasi pasar, pengelolaan berkelanjutan, & penerapan protokol kesehatan.

“Pada 2015–2020, pemerintah telah membangun dan merevitalisasi 5.491 pasar rakyat dari total 16.175 pasar rakyat di seluruh Indonesia,” ujar Wamendag usai menyerahkan anugerah SNI Pasar Rakyat kepada tujuh pasar dipusatkan di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (8/12/2021).

Ke-7 pasar rakyat itu Pasar Pusat Padang Panjang di Sumbar; Pasar Gentan Sleman di Jawa Tengah; Pasar Cisalak Depok di Jawa Barat; Pasar Gunung Batu Bogor di Jabar; Pasar Bauntung Banjarbaru di Kalsel; Pasar Gantung Belitung Timur di Babel; dan Pasar Paddys Market Kendari di Sulawesi Tenggara.

Sampai akhir 2021, terdapat 53 pasar rakyat bersertifikasi SNI Pasar Rakyat dimana 27 pasar di antaranya mendapat pendampingan Kemendag.

Leave A Reply

Your email address will not be published.