Sosialisasikan Antikorupsi Lewat Seni
Jakarta, Trenzindonesia | Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan memperkuat kampanye antikorupsi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar kegiatan nonton bareng film ACFFEST (Anti-Corruption Film Festival) bersama para pelajar SMA/SMK, Selasa (20/5).
Mengusung tema “Bersama Berantas Korupsi dengan Seni Kita Beraksi”, kegiatan ini berlangsung di Aula PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki (TIM), dan diikuti 180 pelajar dari SMAN 1, 4, dan 68 serta SMKN 1, 2, dan 34.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI, Amir Arief, menjelaskan bahwa film dipilih sebagai media penyampaian nilai-nilai antikorupsi karena sifatnya yang menarik dan mudah diterima oleh generasi muda.
“Tiga film dipertontonkan kepada ratusan siswa agar mereka mengetahui nilai-nilai antikorupsi dengan cara menyenangkan melalui seni,” ujar Amir.
Melalui kegiatan ini, KPK berharap para pelajar dapat menyerap pesan moral untuk menjadi pribadi yang jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan bekerja keras.
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sardjoko, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Ia menilai kegiatan nonton bareng merupakan bentuk sinergi yang baik dalam membangun generasi muda yang berintegritas.
“Jajaran kami juga sudah membekali guru-guru dalam menanamkan nilai-nilai integritas di sekolah, seperti budaya antimencontek,” jelasnya.
Sementara itu, Inspektur Pembantu bidang Investasi Inspektorat DKI Jakarta, Supendi, menambahkan bahwa acara ini merupakan hasil kolaborasi antara KPK dan berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) DKI Jakarta.
“Ke depan, kami juga akan menyelenggarakan program edukasi antikorupsi secara berkelanjutan untuk pelajar SMA dan SMK di Jakarta,” tegasnya. (Da_Bon/Fjr) | Foto: Istimewa
