Trenz Indonesia
News & Entertainment

Hengky Supit Wujudkan “All I Wanna Do” dan “Nathalie 2” Untuk Mendiang Nathalie Kullman

339

Jakarta, Trenz Music I  Medio tahun 1991, terlahir rocker’s Hengky Supit bareng Whizzkid band yang turut membesarkan namanya, setelah ia didapuk menjadi Vokalis Terbaik Festival Rock Indonesia ke-VI versi Loz Zhelebour, meriah juara II dalam festival musik tersebut.

“Itu masa lalu yang indah dalam hidup saya dan momen penting dalam perjalanan karir musikal saya. Jika ada yang saya rindukan dari momen hebat itu adalah bertemu kembali kawan-kawan seperjuangan saya di Whizzkid,” ungkap Hengky Supit suami dari Nathalie Kullman yang wafat Rabu, 1 April 2020 lalu.

Berbekal kecintaan yang mendalam yang teramat sulit untuk dilupakan perjalanan suka dan duka ±30 tahun bersama Nathalie kekasihnya. Maka lewat webinar  digelar Press Conference, Senin (25/1) siang, Hengky Supit membenarkan, telah merilis mini album solo dengan titel “Nathalie”.

“Mini album ini terdiri dari 5 lagu, saya membuatnya dengan konsep yang simple, asik buat akustikan, mengingat suara saya sudah tidak seperti dulu. Semua ini saya dedikasikan untuk almarhumah Nathalie, istri saya, sebagai sebuah memorabilia yang akan dikenang selamanya,” terang Hengky, yang melibatkan sejumlah sahabat musisinya di Amsterdam, termasuk Didik Sucahyo, bassist dari Elpamas, yang juga sudah lama menetap di Belanda.

Whizzkid Band. Tebak manakah Hengky Supit?

“All I Wanna Do” merupakan single perdana, yang diandalkan oleh Hengky dan publisher, CD Baby Amerika untuk menjadi ‘International Hit Single’. Sementara video klip pun meluncur pada hari Minggu, 24 Januari 2021 melalui YouTube Channel; Hengky Supit Reborn Official.

“Lagu ‘All I Wanna Do’, saya tulis bersama Nathalie beberapa tahun sebelum ia wafat. Nathalie sangat fasih dalam sastra Inggris, maka saya percayakan ia menulis lirik. Dan lagu bernuansa pop ini pas untuk selera universal di mancanegara,” beber pemilik akun Facebook, Instagram dan Twitter; Hengky Supit Reborn.

Sehari setelah klip “All I Wanna Do” dilepas kepada masyakarat umum, Hengky Supit tak sabar untuk segera memperkenalkan single kedua bertajuk “Nathalie 2”. Lagu pop mellow ini, disajikan dengan lirik Bahasa Indonesia, dipastikan bisa bikin meleleh pendengar musik di Indonesia.

“Karena saya lahir dan dibesarkan di Indonesia, saya berharap single kedua ‘Nathalie 2’ bisa mejadi Radio Hits, diseluruh Indonesia. Lagu ini tentang betapa saya kehilangan belahan jiwa yang tak kan tergantikan sampai kapan pun,” lirih Hengky dengan mata berbinar haru.

Untuk mencapai goals tersebut, melalui 150 radio siaran swasta yang mengudara di Indonesia, Hengky berharap, lagu “Nathalie 2”, bisa dinikmati masyarakat pecinta musik.

Nathalie Kullman

“Saya akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut,” singkat Hengky optimis.

Selain 2 lagu tersebut, adalah ketiga lagu lainnya, yakni; “Nathalie”; “Menaksir Dan Mengukur Jarak” ; dan “Bersama Kita”. Nuansa 90-an terasa mendominasi tiga lagu tersebut, dilengkapi dengan karakter vokal Hengky yang khas, pernah mengkhiasi etalase musik di tanah air.

Nama Hengky Supit, pemilik suara melengking mencapai 4 oktav ini, semakin berkibar tatkala melepas ‘Bila Engkau Izinkan’ di tahun 1993. Kemudian ia meroket bersama Whizzkid, ditahun 1994 dengan single hit ‘Percayalah’, hingga lagi slow rock bertajuk ‘Isi Hatiku’ di tahun 1995.

Saat itu, padahal namanya tengah meroket. Namun popularitas yang telah dimilikinya, ia justru memilih menikah dengan Nathalie, gadis berdarah Belanda yang menjadi dosen tamu di jurusan Anthropolgy Universitas Indonesia. Bahkan menjatuhkan pilihan berani untuk hijrah ke Negeri Kincir Angin dan menetap di Amsterdam selama lebih dari 20 tahun, hingga kini.

“Saya telah mencoba berhenti bernyanyi, dan berkarir sebagai orang kantoran di Amsterdam. Namun 3 bulan setelah mendiang istri saya wafat, adrenalin saya kembali bergejolak, hingga tercetus ide membuat mini album dengan konsep musik yang simple, bernuansa pop dan sedikit sentuhan musik era 90-an,” papar Hengky, yang masih berstatus sebagai Warga Negara Indonesia.

Berkaitan soal kewarganegaraan itu, Hengky yang memiliki fans club di Indonesia dengan nama Teman Hengky Supit, yang kerap disebut sebagau “Supiter”, mengaku akan tetap menjadi Warga Negara Indonesia, namun memilih menetap di Amsterdam demi anak-anaknya.

“Ibu saya masih ada, dan kini menetap di Palu, Sulawesi Tengah. Setiap tahun atau setiap 2 tahun, saya selalu berusaha balik ke Indonesia, menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelas kelahiran kota Palu, 28 Desember 1969, ayah dari 2 anak perempuan; Kim Supit (22) dan Levi Supit (19) serta seorang anak lelaki, Bo Supit (18).

Selain bisa menyaksikan klip “All I Wanna Do” di YouTube Channel, para Supiter atau Teman Hengky Supit, bisa mendengarkan sekaligus mendapatkan lagu-lagu secara digital, melalui sejumlah platform digital, diantaranya Spotify. Kedepannya Supiter bisa mengunduh lewat Joox, Apple Music, Google Play Music, dan SoundCloud. [Foto-foto: Dok. Hengky Supit].

Leave A Reply

Your email address will not be published.