HomeNewsIni Dia 7 Pahlawan Zaman Now Yang Ada di Sekitar Kita

Ini Dia 7 Pahlawan Zaman Now Yang Ada di Sekitar Kita

Published on

Trenz News | Bagi sebagian orang, kecintaan terhadap tanah air tidak hanya sekedar slogan atau pelengkap di hari besar nasional. Namun, mereka memilih menjadi pahlawan yang turut ambil bagian dari upaya membuat perubahan melalui aksi nyata yang kecil namun bermakna. Uniknya, pahlawan zaman now tidak melulu orang-orang yang jauh dari keseharian kita semua. Bisa jadi, mereka justru dengan mudah kita temui di sekitar kita. Kitabisa.com mencoba merangkum 7 figur pahlawan zaman now yang keberadaannya mungkin tidak pernah kamu duga.

 

Melissa, Ojek Online Cantik yang ajak netizen bantu Pak Sujono, Tukang Bersih Jalanan Kitabisa.com/bapaksujono

Sekilas tak ada yang membedakan Melisa Prita (20) dari anak muda pada umumnya. Melisa adalah seorang mahasiswi sebuah universitas swasta di Bandung yang juga bekerja sebagai driver ojek online untuk mencari penghasilan tambahan. Namun jiwa sosial yang ada dalam dirinya membuat Ia tersentuh ketika mengetahui Pak Sujono di usia senjanya masih bekerja sebagai tukang bersih jalanan di Bandung. Ia kemudian menceritakan kisah Pak Sujono dan viral di Instagram. Dia juga mengajak netizen untuk membantu beliau. Hasil yang terkumpul kemudian dibelikan sepeda baru untuk membantu pekerjaan Pak Sujono.

 

Mahasiswa Buddha Universitas Binus Bangun Madrasah Islam di Lebak  Kitabisa.com/sayapedulisekolah

Keberagaman tidak pernah menjadi pemisah di Indonesia, Ia justru menjahit kecintaan pada tanah air. Hal itulah yang mungkin dijadikan acuan ketika Keluarga Mahasiswa Buddhis Dhammavaddhana dari Universitas Binus menginisiasi pembangunan Madrasah Islam di Lebak yang kondisinya seperti kandang ayam. Mereka membangun ruang kelas, WC, perpustakaan serta donasi meja, kursi, perlengkapan sekolah, keperluan belajar siswa, dan perlengkapan kebersihan yang donasinya dikumpulkan melalui galang dana online.

 

Christoper Tobing, Inisiator Gerakan Nusantarun: menggunakan hobi berlari untuk bangun pendidikan kota yang Ia datangi Kitabisa.com/nusantarun

Ketika berlari menjadi lifestyle baru bagi banyak masyarakat urban, Christoper Tobing dan beberapa temannya yang juga hobi berlari melihat ini sebagai gerakan yang punya potensi besar. Ia pun menginisiasi gerakan Nusantarun, sebuah gerakan galang dana yang dikemas dalam bentuk event berlari dari satu kota ke kota lainnya. 2017 ini merupakan pelaksanaan Nusantarun yang ke-5. Inisiatif ini didukung ribuan orang, bahkan sebelum event lari dimulai, hingga kini sudah terkumpul Rp 470.258.259 terkumpul dari total 1379 orang donatur melalui halaman kitabisa.com/nusantarun.

 

Rahmat Mato, Founder The Floating School di Sulawesi Kitabisa.com/kapalsekolahterapung

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dipisahkan oleh luasnya lautan, yang selain bisa menjadi asset juga tantangan dalam meratakan akses terhadap pendidikan. Keterbatasan, justru mendorong Rahmat Mato menggagas The Floating School, kapal semi tradisional menyediakan buku-buku, alat tulis, materi belajar dan fasilitator yang akan berlayar ke pulau-pulau di Kabupaten Pangkep untuk memberikan workshop dalam beberapa bidang. Melalui The Floating School, Rahmat berlayar agar pemuda di kepulauan dapat belajar, mengembangkan skill, dan mewujudkan mimpi untuk berkarya di masa depan. Melalui Kitabisa.com, Rahmat berhasil menggalang Rp 90.726.778 dari 132 donatur untuk mendukung kampanye ini.

 

Kang Cecep, OB yang bangun sekolah untuk anak buruh tani di bogor Kitabisa.com/bantuobbangunsekolah

Keterbatasan seringkali justru mendorong seseorang untuk terus berbuat baik, Hal itu bisa kita rasakan dari Kang Cecep, seorang OB yang membangun sekolah untuk anak-anak Buruh Tani di desa asalnya, Desa Ciaruteun Ilir, Kab. Bogor. Hatinya terketuk karena hampir 80% anak-anak yang lulus SD disana tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP. Desa Ciaruteun Ilir ini jaraknya hanya 2 jam saja dari Ibukota, Tapi kita bisa mendapati kondisi yang jauh berbeda dengan apa yang ada di kota. Kebaikan hati Kang Cecep berhasil mengetuk hati 768 donatur untuk mengumpulkan dana Rp 256.418.625.

 

Ketimbang Ngemis, komunitas yang beri santunan lansia yang masih kerja di usia senja Kitabisa.com/knjumrahuntuksolia

Raga yang kian menua tak serta merta membuat hidup terasa gampang, keteguhan kaum lansia untuk memilih bekerja dibanding ngemis menjadi inspirasi dan dorongan bagi Komunitas Ketimbang Ngemis.Terkini mereka bahkan ingin mengantar Kakek Markum, Nenek Arsani dan kakek Parmo umroh. Sekali saja dalam hidup mereka menginjakkan kaki di tanah suci. Niat mulia ini mendapat sambutan luar biasa, Rp 101.962.356 terkumpul dari 644 donatur.

 

Mr Trevor, Bule Yang Bantu Kesehatan Anak dan Perempuan di Korowai Kitabisa.com/untukkorowai

Siapa menyangka orang asing ternyata tidak luput menaruh perhatian pada masyarakat Korowai, Papua. Hal tersebut dibuktikan Mr.Trevor dan istrinya Teresa, misionaris merangkap tenaga kesehatan yang ada disana. Anak-anak & Mama-mama di Korowai Papua yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan mendorong Lisa Duwiry melakukan penggalangan dana untuk membantu Mr Trevor. Inisiatif ini menggugah publik untuk kumpulkan Rp 136.551.906 dari 413 orang donatur. Dana yang terkumpul rencananya digunakan untuk perbaikan gizi dan vitamin, pakaian anak & dewasa, selimut, handuk, sabun, dll.

Perkembangan teknologi khususnya media sosial membuat kini siapa saja bisa menjadi pahlawan zaman now. Beberapa potret diatas menunjukkan kepada kita sebenar-benarnya perjuangan para pahlawan untuk memberi makna tidak hanya bagi bangsa dan negara tapi bagi mereka yang membutuhkan. (pr/Trenz Indonesia) | Foto: Dok.KitaBisa.com & Google.co.id

Latest articles

Saat Jurnalis Menyisih Waktu di Bekasi, Berbagi dengan Santri Penghafal Al-Quran

BEKASI,Trenzindonesia.com - Di tengah rutinitas memburu berita, sekelompok jurnalis yang tergabung dalam Program Jumat...

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berkolaborasi dalam program Mba Maya (Membina dan Memberdaya),untuk Ekonomi Syariah

Jakarta,Trenzindonesia.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berkolaborasi dalam...

Kasus Mobil Fidusia di Pandeglang, Polda Banten Sebut Ada Dugaan Perubahan Identitas Kendaraan

Banten,Trenzindonesia.com - Terkait dugaan keterlibatan anggota Polri berpangkat Brigadir dalam penanganan kendaraan yang menjadi...

Andrigo “Pacar Selingan” Dipastikan Hadir Meriahkan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 di Riau

Riau — Semarak perayaan budaya Melayu di Provinsi Riau dipastikan akan semakin meriah. Artis...

More like this

Saat Jurnalis Menyisih Waktu di Bekasi, Berbagi dengan Santri Penghafal Al-Quran

BEKASI,Trenzindonesia.com - Di tengah rutinitas memburu berita, sekelompok jurnalis yang tergabung dalam Program Jumat...

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berkolaborasi dalam program Mba Maya (Membina dan Memberdaya),untuk Ekonomi Syariah

Jakarta,Trenzindonesia.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berkolaborasi dalam...

Kasus Mobil Fidusia di Pandeglang, Polda Banten Sebut Ada Dugaan Perubahan Identitas Kendaraan

Banten,Trenzindonesia.com - Terkait dugaan keterlibatan anggota Polri berpangkat Brigadir dalam penanganan kendaraan yang menjadi...